Koran Jakarta | Informasi Berita Terkini Hari Ini
Koran Jakarta | October 26 2020
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Sinyal Pemulihan Ekonomi Mulai Terlihat

Senin 26/10/2020 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
» Anggaran perlindungan sosial yang secara kumulatif sebesar 203,9 triliun rupiah terus dipacu. » Peluang untuk mengembangkan usaha dan menciptakan lapangan kerja...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Oknum Polisi Ditangkap Bawa Sabu 16 Kg

Senin 26/10/2020 | 13:34
A   A   A   Pengaturan Font

PEKANBARU - Oknum perwira Polda Riau, Kompol IZ ditangkap polisi karena terlibat peredaran narkoba ilegal dengan barang bukti 16 kilogram (Kg) sabu.

Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi dalam konferensi pers di Pekanbaru, Sabtu (24/10), menegaskan oknum perwira tersebut mulai saat ini dianggap bukan anggota Polri lagi sambil menunggu proses hukum.

“Sekarang bukan (anggota) lagi. Saya berharap hakim akan memutuskan hukuman yang layak para pengkhianat bangsa ini,” kata Irjen Agung.

Menurut Irjen Agung, pengungkapan kasus narkotika dan obat-obatan terlarang ini dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau hingga sempat terjadi aksi kejar-kejaran di Jalan Soekarno Hatta Kota Pekanbaru.

Dua tersangka dengan bermobil awalnya berhenti di Jalan Parit Indah Pekanbaru dan diketahui polisi berbalik arah ke jalan Sudirman sehingga tim mengejarnya. Pada saat dikejar, tambah dia, HW, salah satu tersangka membuang tas di jalan dan bungkusan itu berhasil diamankan oleh anggota polisi.

Sedangkan tim lain tetap mengejar mobil tersangka dan sempat menembak beberapa kali hingga akhirnya tersangka oknum polisi itu tertembak. Pada saat tim melakukan interogasi lebih lanjut, tambah dia, didapati bahwa pengemudi mobil adalah seorang anggota Polri berpangkat Kompol.

Hasil Pengembangan

Kemudian tim mengamankan kedua tersangka serta membawa ke rumah sakit Bhayangkara guna dilakukan pengobatan. Barang bukti narkoba jenis sabu dalam kemasan teh berupa 16 bungkus besar. Pengungkapan kasus ini, tambah dia,  merupakan hasil pengembangan dari kasus penyitaan sabu 20 kg pekan lalu di Kota Dumai dengan menangkap dua tersangka.

Awalnya, dua tersangka melarikan diri masuk ke dalam hutan dan ketika dilakukan penggeledahan mobil ditemukan tiga buah tas ransel berisikan sabu sekitar 20 kg.

Setelah tiga hari tim melakukan pengejaran, pada Kamis (15/10) tim menemukan posisi kedua tersangka berada di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. Keduanya berencana akan melarikan diri ke Malaysia secara ilegal. Dari informasi kedua tersangka itulah, akhirnya polisi berhasil Kompol IZ dan kawannya di Kota Pekanbaru.

Anggota Komisi III DPR, Arteria Dahlan mengapresiasi keberhasilan Kapolda Riau dan jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau yang telah menembak Kompol IZ, perwira polisi yang terlibat dalam kasus penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 16 kilogram.

Menurut Arteria, keberhasilan ini memperlihatkan dan sekaligus membuktikan Polda Riau tegak lurus pada komitmen Kapolri dalam pemberantasan peredaran narkoba. 

“Saya sependapat dengan Pak Kapolri, kalau ada anggota Polri yang terlibat peredaran narkoba harus dihukum mati karena sebenarnya dia tahu undang-undang dan dia tahu hukum, dan sebagai aparat penegak hukum yang memiliki kewajiban hukum untuk memberantas justru terlibat,” kata Arteria. n ags/Ant/N-3

Tampilkan Semua

Warga Jangan Kendor Awasi Tahapan Pilkada

Senin 26/10/2020 | 13:26
A   A   A   Pengaturan Font
Semua pihak terkait harus sinergis mengawasi tahapan pelaksanaan Pilkada agar pesta demokrasi dapat berjalan baik dan tidak terjadi penyebaran Covid-19. JAKARTA - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) di masa pandemi, sedikit banyak tingkat...
Selengkapnya

Dokter Harus Adaptif Hadapi Masalah Kesehatan

Senin 26/10/2020 | 13:22
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Di era digital, tenaga kesehatan khususnya dokter harus mengasah terus skill dan pengetahuannya. Dengan begitu kemampuannya selalu adaptif dengan tantangan penyakit atau masalah kesehatan yang kian kompleks.  Rektor...
Selengkapnya

RPP Sektor Ketenagakerjaan Dibahas Tiga Bulan

Senin 26/10/2020 | 13:19
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dari Undang-undang (UU) Cipta Kerja sektor ketenagakerjaan. Pembahasan RPP direncanakan tiga bulan secara Tripartit Nasional antara...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Mondial

Jadi Anggota Dewan Juri Penghargaan Kemanusiaan Bergengsi, Jusuf Kalla dan Hamid Awaludin Kunjungi Paus Fransiskus

Senin 26/10/2020 | 13:51
A   A   A   Pengaturan Font

VATIKAN – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, dan Mantan Menteri Hukum dan HAM dan Mantan Dubes RI Moskow, Hamid Awaludin, pada Jumat (23/10) lalu mengunjungi Paus Fransiskus sebagai bagian dari delegasi dewan juri dan komite ahli 2021 Zayed Award for Human Fraternity. Zayed Award for Human Fraternity adalah penghargaan bagi mereka yang memperjuangkan terbosoan di bidang kemanusiaan secara universal.

Penghargaan tersebut diinisiasi oleh The Higher Committee for Human Fraternity, sebuah organisasi yang beranggotakan para tokoh terkemuka dunia di bidang agama, pendidikan, dan kebudayaan yang terinspirasi dengan Document on Human Fraternity, sebuah dokumen mengenai nilai-nilai kemanusiaan yang ditandatangani oleh Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar, Dr Ahmad At-Tayyeb, pada 4 Februari 2019 di Abu Dhabi.

The Higher Committee for Human Fraternity merupakan lembaga independen yang didukung oleh Pemerintah Uni Emirat Arab dan bermarkas di Abu Dhabi.

“Dalam pertemuan tersebut, Paus menyampaikan dukungannya terhadap penghargaan dimaksud yang dapat memacu semangat para pejuang kemanusiaan di seluruh dunia dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi dan kerukunan umat manusia yang universal tanpa memandang agama, etnis, dan golongan,” demikian dilaporkan KBRI Vatikan seperti dikutip dari laman kemlu.go.id, Senin (26/10).

“Selain itu, dalam kesempatan berbincang langsung dengan Jusuf Kalla, Paus mengutarakan bahwa beliau masih berkeinginan untuk mengunjungi Indonesia jika situasi sudah kondusif,” imbuh KBRI Vatikan.

Jusuf Kalla dan Hamid Awaludin juga berkesempatan untuk melihat Sistine Chapel dan Taman Borobudur (Borobudur Garden), sebuah ekshibisi permanen di Museum Etnologi Vatikan hasil kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Museum Etnologi Vatikan yang diresmikan pada 4 Oktober 2017.

Pada kesempatan ini, Jusuf Kalla dan delegasi didampingi oleh Lina Yanti Dilliane, Kuasa Usaha Sementara KBRI untuk Takhta Suci, dan Romo Markus Solo, pejabat Takhta Suci yang berkewarganegaraan Indonesia.

Keberadaan Taman Borobudur tersebut merupakan salah satu bentuk promosi kekayaan budaya Indonesia kepada dunia internasional mengingat sebagai bagian dari Museum Vatikan, Museum Etnologi Vatikan dikunjungi tidak kurang dari enam juta wisatawan tiap tahunnya di masa normal.

Selain itu, kehadiran Taman Borobudur juga merupakan simbol kerukunan umat beragama karena sebuah miniatur candi tempat beribadah umat Buddha dipersembahkan oleh Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan ditempatkan di sebuah museum di Vatikan, yang merupakan pusat Gereja Katolik dunia. I-1

 

Tampilkan Semua

Pasar Indonesia Populerkan Kuliner Nusantara di Afrika

Senin 26/10/2020 | 13:45
A   A   A   Pengaturan Font
PRETORIA – KBRI Pretoria pada Sabtu (24/10) lalu kembali menggelar Pasar Indonesia di Pretoria, Afrika Selatan. Pasar Indonesia adalah kegiatan tahunan KBRI Pretoria yang secara terbuka mengundang semua kalangan masyarakat, korps...
Selengkapnya

Normalisasi Hubungan Sudan-Israel Terobosan Baru Bagi Trump

Senin 26/10/2020 | 12:58
A   A   A   Pengaturan Font
Terwujudnya normalisasi hubungan Sudan-Israel yang dimediasi AS, jadi kemenangan diplomatik terbaru bagi Presiden Donald Trump, apalagi kesepakatan damai itu diumumkan beberapa hari jelang pelaksanaan pilpres AS. WASHINGTON DC –...
Selengkapnya

Demonstran Desak PM Prayut untuk Mundur

Senin 26/10/2020 | 12:56
A   A   A   Pengaturan Font
BANGKOK – Ratusan pengunjuk rasa antipemerintah pada Minggu (25/10) malam turun ke jalan-jalan utama Bangkok untuk kembali menyerukan desakan Perdana Menteri Prayut Chan-Ocha mengundurkan diri. Massa ini kembali berunjuk rasa...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Polkam

Sisa Massa Demonstran di Patung Kuda Minta Air dan Rokok ke Petugas Keamanan

Selasa 20/10/2020 | 19:39
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA- Sejumlah orang yang tidak teridentifikasi kelompoknya dan masih berkumpul di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, meminta air dan rokok kepada petugas keamanan dari TNI dan polisi.

Permintaan itu disampaikan saat diminta untuk membubarkan diri.

"Haus pak haus," kata mereka yang terlihat berperawakan remaja dan rata-rata menggunakan pakaian serba hitam di dekat Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Selasa (20/10).

Petugas dari TNI pun akhirnya meminta petugas keamanan lainnya memberikan air yang diminta oleh para massa itu.

"Mau minum? Aparat tolong beri mereka air dari pinggir. Tapi jangan anarkis," ujar petugas dari TNI yang memimpin anggotanya dari mobil komando seperti dikutip Antara.

Tak lama dari itu massa yang berpakaian hitam-hitam itu meminta awak media yang menggunakan rompi oranye agar mundur dari lokasi berkumpulnya massa.

Petugas dari TNI pun meminta kepada petugas media untuk mundur sehingga dengan cepat awak media pun mundur dari lokasi itu.

Namun permintaan yang terakhir dari massa tak dipenuhi oleh petugas keamanan. Mereka itu meminta rokok kepada para petugas.

"Kami tidak ada yang merokok. Jadi tidak ada rokok. Sudah harap pulang kawan-kawan," ujar petugas TNI.

Massa dari buruh dan mahasiswa telah bubar sejak pukul 16.10 WIB dan 16.30 WIB.bud/E-9





Tampilkan Semua

Ketua MPR Bambang Soesatyo Dorong E-Voting di Pilpres dan Pilkada

Senin 19/10/2020 | 16:59
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong penyelenggaraan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah bisa segera bertransformasi dari cara konvensional melalui pencoblosan surat suara menjadi menggunakan electronik voting...
Selengkapnya

PWI Menyambangi Kadiv Humas, Polri Bakal Siapkan Rompi Wartawan untuk Liput Demo

Senin 12/10/2020 | 22:50
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Jajaran Pengurus Pusat  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyambangi Mabes Polri, Senin (12/10. Tujuannya membahas keselamatan wartawan saat meliput aksi demonstrasi di lapangan, serta mencegah terjadinya kekerasan...
Selengkapnya

PWI Sambangi Kadiv Humas, Polri Bakal Siapkan Rompi Wartawan untuk Liput Demo

Senin 12/10/2020 | 22:30
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Jajaran Pengurus Pusat  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyambangi Mabes Polri, Senin (12/10. Tujuannya membahas keselamatan wartawan saat meliput aksi demonstrasi di lapangan, serta mencegah terjadinya kekerasan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Ekonomi

Pemprov Babel Kembangkan Padi Hitam Organik

Senin 26/10/2020 | 13:49
A   A   A   Pengaturan Font

Pangkalpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengembangkan pertanian padi hitam organik, guna meningkatkan ekspor beras hitam ke Jepang yang akan berdampak baik terhadap kesejahteraan petani di daerah itu.

"Pada tahun ini, kita mengembangkan 25 hektare padi hitam organik di Desa Kemuja Kabupaten Bangka," kata Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djona di Pangkalpinang, Senin (26/10/2020).

Ia mengatakan pengembangan padi hitam organik ini, karena permintaan ekspor, khususnya Jepang yang tinggi, sehingga petani tidak lagi kesulitan memasarkan hasil pertaniannya, karena beras hitam ini telah ada pangsa pasarnya.

"Pada tahun ini 25 hektare dan tahun depan akan ditambah lagi 50 hektare, sehingga produksi beras hitam tanpa kimia ini semakin meningkat," ujarnya.

Menurut dia dalam meningkatkan produksi beras ini, pemerintah provinsi akan membangun irigasi dan embung untuk mendorong petani untuk melakukan penanaman dua hingga tiga kali setahun.

"Selama ini, petani hanya melakukan penanaman padi sekali dalam setahun disaat musim hujan saja, sehingga produksi yang diperoleh petani kurang memadai dan hanya cukup untuk memenuhi permintaan pasar lokal," katanya.

Oleh karena itu, ia berharap Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar dapat menyinergikan kegiatan-kegiatan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) berupa lumbung, irigasi, dan saluran cacing.

"Saya berharap semua kegiatan dapat berjalan lancar agar dapat meningkatkan ketahanan pangan bagi Bangka Belitung," katanya.

Kabid Prasarana Sarana Pertanian dan Penyuluhan Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Babel, Asdianto mengatakan bahwa beras hitam organik ini sudah memiliki pangsa pasar yang jelas yaitu Jepang.

"Penanaman sawah organik merupakan langkah yang tepat, karena Bangka Belitung merupakan daerah potensial untuk mengembangkan sawah organik, yang mana untuk membuka sawah organik dibutuhkan lahan baru yang belum terkontaminasi oleh bahan kimia," katanya. Ant/E-10

 

 

Tampilkan Semua

Jasa Marga Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas saat Libur “Long Weekend”

Senin 26/10/2020 | 13:47
A   A   A   Pengaturan Font
Bekasi – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengantisipasi kepadatan lalu lintas saat libur panjang cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW 1.412 Hijriah periode 28 Oktober 2020-1 November 2020. "Khusus pada layanan di tempat istirahat,...
Selengkapnya

Karet Lempengan asal Bintan Tembus Pasar Belanda dan Perancis

Senin 26/10/2020 | 13:46
A   A   A   Pengaturan Font
Tanjungpinang – Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Tanjungpinang mencatat untuk pertama kalinya komoditas karet lempengan asal Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, pada Oktober 2020, menembus pasar dua negara...
Selengkapnya

Kementerian PUPR Buka Layanan Pengaduan Program Perumahan

Senin 26/10/2020 | 13:44
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuka layanan pengaduan masyarakat terkait program perumahan di berbagai daerah. "Kami siap untuk memberikan informasi serta jawaban apabila ada masyarakat yang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Pemkab Bekasi Bakal Merenovasi 14 Stadion

Minggu 25/10/2020 | 22:10
A   A   A   Pengaturan Font

BEKASI- Sebanyak 14 stadion sepak bola se-Kabupaten Bekasi, Jawa Barat direncanakan akan direvitalisasi oleh pemerintah daerah setempat.

"Revitalisasi dilakukan dengan memenuhi fasilitas stadion sepak bola sesuai standar PSSI dan FIFA," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bekasi Rahmat Atong di Cikarang, Minggu (25/10).

Dia mengatakan pekerjaan revitalisasi stadion sepak bola itu meliputi penataan rumput dan tribun penonton hingga penambahan fasilitas serta sarana dan prasarana di area stadion.

"Anggaran revitalisasi stadion sudah kami usulkan dan disetujui pemerintah daerah, tinggal pelaksanaannya saja apakah di anggaran tambahan ini atau APBD murni di awal tahun depan," ungkapnya seperti dikutip dari Antara.

Dia menyebut 14 stadion yang akan direvitalisasi antara lain stadion mini di Desa Pasir Tanjung Kecamatan Cikarang Pusat, Desa Wanasari dan Desa Wanajaya Kecamatan Cibitung, serta Desa Tambun dan Desa Setiamekar Kecamatan Tambun Selatan.

Kemudian stadion mini di Desa Sriamur Kecamatan Tambun Utara, Desa Sukadami dan Desa Sukasejati Kecamatan Cikarang Selatan, Desa Sukamulya Kecamatan Sukatani, Desa Sukarapih Kecamatan Tambelang, Kecamatan Pebayuran, Kecamatan Tarumajaya, serta dua stadion di Kecamatan Cikarang Barat.

Atong menjelaskan revitalisasi stadion itu selain untuk sarana olahraga masyarakat juga dapat dijadikan lokasi latihan para pemain sepak bola Persikasi (Persatuan Sepak Bola Kabupaten Bekasi) sekaligus tempat latihan untuk event nasional maupun internasional.

"Bisa digunakan juga sebagai lapangan pendukung untuk pemain berlatih jika ada ajang nasional dan internasional, sesuai standar PSSI dan FIFA," katanya.

Ketua KONI Kabupaten Bekasi Reza Luthfi Hasan mengapresiasi langkah pemerintah daerah menata belasan stadion mini tersebut. Menurut dia sudah seharusnya stadion mini itu menjadi pusat kegiatan olahraga di setiap wilayah kecamatan.

Kabupaten Bekasi saat ini sudah memiliki Stadion Wibawa Mukti yang berada di Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur dengan standar internasional terlihat dari infrastruktur stadion, sarana penunjang, serta akses jalan.

"Selain Stadion Wibawa Mukti, stadion mini juga wajib untuk ditata agar memenuhi standar FIFA," katanya.bud/E-9

Tampilkan Semua

Tim Kajati Medan Tangkap Terpidana Korupsi di Dinas KKP Medan

Minggu 25/10/2020 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
MEDAN- Tim Intel Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bekerja sama dengan Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri Belawan menangkap Boy MF Tampubolon (42) terpidana kasus korupsi di Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan sebesar 492.781.650...
Selengkapnya

Polri Tangkap 8 Mahasiswa Coba Sabotase Pintu Tol Pasteur

Sabtu 24/10/2020 | 06:26
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Polda Jawa Barat menangkap delapan massa demonstrasi menentang UU Cipta Kerja di Gerbang Tol Pasteur Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/10) karena mencoba untuk melakukan sabotase pada pintu tol. "Keseluruhan (yang diamankan)...
Selengkapnya

BNN Telusuri Keberadaan Kebun Tanaman Ganja di Tasikmalaya

Jumat 23/10/2020 | 05:20
A   A   A   Pengaturan Font
TASIKMALAYA-Badan Narkotika Nasional (BNN) Tasikmalaya, Jawa Barat, menerjunkan tim untuk menelusuri kebenaran dugaan adanya kebun ganja yang sengaja ditanam oleh seseorang."Makanya kami dari tim sedang turun ke lapangan dalam rangka...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Otomotif

Renault Hentikan Pembuatan Van Fiat Talento

Senin 26/10/2020 | 05:10
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA- Renault akan berhenti membuat van Fiat Talento untuk Fiat Chrysler (FCA), menurut wakil kepala eksekutif Clotilde Delbos usai menyelesaikan perjanjian merger dengan Peugeot PSA Group.

Dalam kesepakatan yang dibuat di bawah mantan bos Renault Carlos Ghosn, produsen mobil Prancis itu telah memproduksi van Fiat Talento di pabriknya di Sandouville di Prancis sejak 2016.

"Kami mengakhiri beberapa kontrak, termasuk dengan Fiat," kata Delbos dalam panggilan konferensi setelah pembaruan perdagangan Renault, dikutip dari Reuters, Minggu (25/10).

Penjualan Renault kepada para mitranya tetap menjadi titik lemah bagi produsen mobil itu meskipun berhasil mengurangi penurunan pendapatan kuartal ketiga. Produsen mobil tersebut membuat mesin diesel untuk perusahaan lain dan memiliki beberapa kolaborasi produksi, termasuk dengan Nissan.

“Penjualan kami kepada mitra akan terus melambat dan kemudian stabil pada level rendah sampai kami dapat menandatangani kontrak baru,” kata Delbos.

PSA, akan menyelesaikan hubungannya dengan Fiat pada akhir kuartal pertama 2021.

Renault telah mengambil alih kontrak untuk memproduksi van kompak untuk Fiat di Prancis dari PSA pada 2014.

Tidak jelas apakah kontrak Renault / Fiat akan berakhir secara alami atau dihentikan lebih awal. FCA menolak berkomentar dan Renault tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Pembuat mobil cenderung mencapai kesepakatan produksi semacam ini untuk memanfaatkan pabrik khusus mereka sebanyak mungkin.

Sementara, regulator antitrust Komisi Eropa memeriksa pangsa pasar besar FCA dan PSA di van kecil dan telah menyatakan keprihatinan tentang hal ini dan berpotensi meminta konsesi di area ini.Ant/E-9

Tampilkan Semua

Tesla Akan Recall 30 Ribu Kendaraan yang Diimpor ke Tiongkok

Senin 26/10/2020 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Produsen mobil listrik Amerika Serikat, Tesla akan menarik kembali (recall) sebanyak 30.000 kendaraan yang diimpor ke Tiongkok karena masalah cacat suspensi.Kantor berita AFP pada Sabtu (24/10) mewartakan bahwa regulator...
Selengkapnya

Renault Samsung Motors Corp Operasikan Kembali Pabriknya di Busan Korsel

Sabtu 24/10/2020 | 05:20
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Renault Samsung Motors Corp kembali mengoperasikan pabriknya di Busan, Korea Selatan, setelah sempat dihentikan pada 25 September - 18 Oktober karena pandemi COVID-19.Pabrik itu akan melanjutkan produksi mobil sport utulity...
Selengkapnya

Ford Motor Co Siap Recall Dua Model Kendaraannya

Sabtu 24/10/2020 | 05:15
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Ford Motor Co. siap menarik kembali, me-recall, beberapa unit dari dua model kendaraannya, yaitu van Ford Transit Connect 2019-2020 dan SUV Ford Escape 2020 yang keduanya memiliki cacat dan risiko seperti risiko kebakaran dan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Telko

Infinix Hot 10 Resmi Di Luncurkan Di Indonesia

Selasa 20/10/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Penjualan yang sukses pada seri-seri produk smartphone sebelumnya, kini membawa Infinix menjadi salah satu smartphone yang banyak dicari. Terbukti dari pencapaiannya sebagai TOP 1 Brand Smartphone Terlaris pada 9 September 2020 lalu di platform e-commerce Lazada Indonesia.
 
Melalui peluncuran online secara livestreaming pada hari Senin (19/10) kemarin di social media INFINIX dan Aplikasi Lazada, INFINIX HOT 10 akhirnya resmi di perkenalkan di Indonesia sebagai salah satu produk terbaru dari INFINIX Indonesia. 
 
“Dengan spirit baru dari INFINIX Indonesia yaitu Take The Lead, maka yang kami harapkan para anak muda di Indonesia bisa menjadi pemimpin dalam setiap pertandingan yang mereka jalani, baik itu di kantor, di sekolah, di rumah atau dimanapun mereka berada. Ini adalah saatnya untuk para anak muda di Indonesia agar bergerak maju dan menjadi leader, dimana dengan support dan inovasi dari INFINIX, pengguna bisa tetap produktif dengan spesifikasi ter up to date namun dengan harga yang terjangkau. Hal itu juga yang akhirnya membawa Infinix dengan bangga memperkenalkan INFINIX HOT 10 secara resmi di Indonesia. Seri HOT yang diyakini menjadi seri yang paling laris dan ditunggu banyak penggunanya ini memiliki spesifikasi yang #ANTIKALAH karena memiliki performa berbeda dari seri HOT sebelumnya. Jelas Sergio Ticoalu, Country Marketing Manager Infinix Smartphone Indonesia.
 
Infinix HOT 10 memiliki chipset khusus untuk gaming yakni Helio G70. Chipset ini menjadi yang pertama disematkan pada seri HOT dari Infinix. Tidak hanya itu, spesifikasi lainnya untuk mendukung pengalaman gaming yang makin seru juga sudah lah sangat lengkap pada Infinix HOT 10 seperti  layar dengan luas 6.78 Inch Punch Hole Display, dimana layar ini sendiri memiliki peningkatan dibandingkan dengan seri HOT sebelumnya. Dan juga baterai dengan kapasitas 5200 mAh dan dibekali dengan Power Marathon Technology, dimana daya akan terasa lebih lambat untuk habis saat penggunaan.
 
Tak kalah penting, Infinix HOT 10 juga ingin memberikan pengalaman lebih nyata lewat DTS Sound untuk petarungan game yang semakin seru. Dimana suara yang dihasilkan akan lebih jelas dan lebih menggelegar di setiap detil efek maupun musiknya.
 
“Dibekali dengan chipset khusus gaming, Infinix HOT 10 mengajak pengguna untuk lebih semangat menjadi #AntiKalah dalam kehidupan gadget mereka sehari-hari. Apalagi di masa pandemi ini, banyak yang harus melakukan kegiatannya melalui online. Seperti sekolah ataupun pekerjaan, dimana pengguna dituntut untuk terus produktif dan aktif. Performa pada Infinix HOT 10 ini bisa mendukung mereka, ditambah dengan spesifikasi lainnya seperti pada layar dan baterai sehingga kesibukan terasa lebih menyenangkan. Kegiatan dan hiburan bisa dilakukan hanya dalam satu genggaman.” jelas Bruno Li, CEO Infinix Indonesia.
 
Selain 3 keunggulan untuk kegiatan gaming tersebut, Infinix HOT 10 juga sudah dibekali dengan resolusi kamera hingga 16MP Quad AI Camera, dimana pengguna mampu menghasilkan foto lebih detil dan tangkapan yang lebih cepat meski dalam keadaan minim cahaya. Dan juga kamera depan yang sudah didukung dengan 8MP wide angle, dimana pengguna dapat memotret pemandangan lebih luas.
 
Infinix HOT 10 akan dijual dengan dua varian storage yang berbeda. Untuk varian 4/64GB akan di jual perdana dari harga normal Rp.1.749.000 menjadi Rp.1.599.000. Sedangkan untuk varian 4/128GB akan dijual dari harga normal Rp.1.949.000 menjad Rp.1.799.000. Yang tentunya akan dijual pertama kali pada tanggal 23 Oktober 2020 mendatang secara eksklusif di platform e-commerce Lazada Indonesia. mza
Tampilkan Semua

Infinix HOT 10 Pecahkan Guiness World Record

Sabtu 17/10/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Setelah sukses menjadi TOP 1 smartphone brand pada tanggal 9 September 2020 lalu di platform e-commerce Lazada Indonesia dan Top 15 Global Chinese Brand to Watch, kini Infinix kembali menunjukkan eksistensinya dengan memecahkan...
Selengkapnya

WIKO Luncurkan 3 Smartphone Andalannya

Kamis 15/10/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Merek smartphone asal Prancis, WIKO, kembali meramaikan pasar smartphone di Indonesia dengan meluncurkan 3 smartphone andalannya, yaitu WIKO View 4, WIKO View 4 Lite, dan WIKO Y61.   Agus Supangat, Head of Commercial PT....
Selengkapnya

Apple Resmi Luncurkan Jajaran iPhone 5G

Rabu 14/10/2020 | 13:52
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Apple resmi meluncurkan jajaran iPhone yang dibekali teknologi internet generasi kelima atau 5G dalam acara virtual yang mengambil tempat di Apple Campus, di Cupertino, California, Amerika Serikat. "Hari ini adalah awal...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Properti

Topping Off Hotel Episode Serpong

Jumat 28/8/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Hotel Episode merupakan hotel berbintang empat yang terletak di Gading Serpong yang dikenal sebagai kota satelit yang ramai, terletak di lokasi yang strategis karena dekat dengan pusat pameran terbesar di Indonesia yakni ICE BSD dan berjarak 40 menit dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 
 
Hotel ini mulai dibangun dari 9 Desember 2017 dan akan beroperasi pada semester pertama di tahun 2021. Nantinya, Hotel Episode Gading Serpong akan dikelola oleh hospitality management yaitu JHL Collections yang merupakan salah satu unit bisnis dari JHLGroup.
 
Hotel dengan interior yang unik ini menghadirkan konsep kebudayaan Banten ditengah bangunan seluas 55.000 m2. Provinsi Banten yang kental dengan kebudayaan lokalnya yakni Baduy dan Peranakan serta topologi yang bervariasi menjadi inspirasi utama yang dituangkan dalam konsep perhotelan dan desain Hotel Episode Gading Serpong.
 
Dengan hal itu maka para tamu akan disuguhkan pengalaman yang unik. Episode akan membawa para wisatawan mengenal lebih jauh tentang Banten dengan beragam aktivitas terkait kebudayaan Banten di dalam area hotel hingga paket wisata kebudayaan di daerah Banten. 
 
Terdapat 320 kamar yang memiliki 2 konsep utama yakni Baduy dan Peranakan dengan beberapa tipe, diantaranya adalah Deluxe Room, Family Room,dan Junior Suite untuk masing-masingkonsep.
 
Bangunan 28 lantai ini memiliki fasilitas yang lengkap, terdapat Ballroom dan Exhibition Hall dengan kapasitas 1000 pax yang dapat digunakan untuk acara pernikahan, ulang tahun, gathering, dan pameran. Selain itu, terdapat Mini Ballroom, 8 meeting rooms, swimming pool, gym, spa, gift shop, dan organic shop.
 
Episode juga mempunyai restoran dengan pengalaman bersanta pall day dining dan hotel ini akan mengenalkan makanan khas lokal banten di menu breakfast maupun a la carte.
 
Sesuai dengan makna kata Episode yaitu sepenggal peristiwa dalam kehidupan manusia yang berarti, managemen berharap pengalaman tamu saat menginap, menikmati layanan dan sajian di Hotel Episode Gading Serpong ini menjadi pengalaman yang berarti dalam hidup mereka. mza
 
” Unfolding history and retelling the story” – Hotel Episode Gading Serpong
Tampilkan Semua

Di Tengah Pandemi, Struktur Pencakar Langit St Regis Selesai Dibangun

Senin 17/8/2020 | 18:58
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Meski sempat terhambat oleh kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19, PT Permadani Khatulistiwa Nusantara (PKN) anak usaha Rajawali Property Group (RPG) akhirnya berhasil menyelesaikan...
Selengkapnya

Ruang Kerja Nyaman saat “Work From Home”

Senin 20/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Skema work from home (WFH) menjadi pola kerja yang banyak dilakukan di tengah wabah Covid-19. Rumah pun mendadak bertambah fungsi sebagai ruang kerja. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, penghuni dapat memanfaatkan berbagai sudut...
Selengkapnya

Pandemi Covid-19 Bakal Pengaruhi Desain Interior

Senin 20/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pandemi Covid-19 dinilai bakal mampu menelurkan ide baru dan memengaruhi adanya perubahan dalam desain interior, baik untuk hunian maupun perkantoran. Selain itu, adanya pola hidup untuk selalu menjaga kebersihan juga akan menjadi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Olahraga

Southampton Tundukkan Everton 2-0

Senin 26/10/2020 | 13:53
A   A   A   Pengaturan Font

SOUTHAMPTON - Southampton mengakhiri awal musim tanpa kekalahan bagi Everton setelah menundukkan tamunya itu dengan skor 2-0 dalam laga pekan keenam Liga Inggris di Stadion St. Mary's, Minggu waktu setempat.

Hasil itu membuat catatan tanpa kekalahan Everton di awal musim ini berakhir sudah, kendati demikian tim besutan Carlo Ancelotti itu masih duduk di puncak klasemen sementara dengan koleksi 13 poin.

Raihan itu kemarin disamai oleh Liverpool, tetapi Everton masih punya keunggulan selisih gol surplus lima dibandingkan surplus satu yang dimiliki rival sekotanya.

Sedangkan bagi Southampton, hasil itu membuat mereka melompat naik ke peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 10 poin.

Pasukan Ralph Hasenhuettl menunaikan ambisi sang pelatih ketika memasuki pertandingan dengan inisiatif menyerang lebih tinggi, tetapi Everton hampir mencuri keunggulan jika saja tembakan melengkung Gylfi Sigurdsson tak ditolak oleh mistar gawang pada menit ke-19.

Keberuntungan itu dibayar lunas oleh Southampton dengan kerja keras untuk membuka keunggulan pada menit ke-27, saat Danny Ings mengirim umpan terobosan yang diselesaikan James Ward-Prowse dengan sepakan cantik ke area tiang jauh tak terjangkau kiper Jordan Pickford.

Keunggulan Southampton itu digandakan delapan menit kemudian, ketika Sigurdsson gagal menyapu umpan silang Ings dan bola jatuh ke hadapan Che Adams untuk dilesakkan dengan sepakan kaki kanannya.

Gol itu membuat Ings pertama kalinya dalam 117 penampilan di Liga Inggris bisa mengemas dua assist dalam satu pertandingan.

Ancelotti berusaha mengatasi ketertinggalan dengan memasukkan Bernard menggantikan Alex Iwobi pada awal babak kedua, tetapi tak ada perubahan berarti bagi penampilan Everton.

Ings sendiri berpeluang untuk turut mencetak gol pada menit ke-62, tetapi ia kurang cepat menjangkau umpan tarik Stuart Armstrong kendati gawang Everton sudah ditinggalkan oleh Pickford.

Situasi bagi Everton kian berat sejak menit ke-72, ketika Lucas Digne diganjar kartu merah langsung oleh wasit Kevin Friend karena jegalan berbahaya terhadap Kyle Walker-Peters dari arah belakang. Dua kartu merah dalam dua laga beruntun, setelah Richarlison juga menerimanya di Derby Merseyside kontra Liverpool.

Itu sekaligus menjadi kartu merah ke-98 yang diterima Everton di Liga Inggris merupakan hukuman terbanyak di antara semua tim sepanjang era Liga Premier.

Ketika peluit tanda laga usai berbunyi, Everton menelan kekalahan pertamanya musim ini dan Dominic Calvert-Lewin gagal menyamai rekor penyerang tajam Manchester City Sergio Aguero, yakni selalu mencetak gol dalam enam pertandingan pertama sebuah musim Liga Inggris.

Kedua tim sama-sama memainkan laga pekan ketujuh mereka pada Minggu (1/11), saat Southampton bertandang ke markas Aston Villa dan Everton bertamu ke St. James' Park menghadapi Newcastle United. ion/AFP/S-2

Tampilkan Semua

Juventus Ditahan Imbang 1-1 oleh Verona

Senin 26/10/2020 | 13:46
A   A   A   Pengaturan Font
TURIN - Juventus kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang tamunya Verona 1-1 pada pertandingan putaran kelima Liga Italia yang dimainkan di Stadion Allianz, Turin, Senin (26/10) dini hari WIB. Verona memimpin terlebih...
Selengkapnya

Lyon Menang Telak 4-1 Atas Monaco

Senin 26/10/2020 | 13:36
A   A   A   Pengaturan Font
LYON - Karl Toko Ekambi mencetak dua gol untuk membawa Lyon meraih kemenangan telak 4-1 atas  Monaco pada laga Liga Prancis di Stadion Groupama, Senin (26/10) WIB. Memphis Depay dan Houssem Aouar mencetak dua gol kemenangan lainnya...
Selengkapnya

Jamie Vardy Bawa Leicester Permalukan Arsenal

Senin 26/10/2020 | 13:31
A   A   A   Pengaturan Font
LONDON - Leicester City mencatat kemenangan pertama atas Arsenal dalam hampir setengah abad atau tepatnya 47 tahun, berkat gol melalui sundulan di menit-menit terakhir dari pemain pengganti Jamie Vardy pada laga lanjutan Liga Premier di...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Perspektif

Persiapan Piala Dunia U-20

Senin 26/10/2020 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kepastian jadwal Piala Dunia-U-20 sangat krusial. Tidak seperti kejuaraan senior yang tidak men-syaratkan batasan usia.

Di tengah pandemi Covid-19 yang entah sampai kapan akan berakhir, Indonesia kini tengah sibuk menyiapkan diri menjadi tuan rumah Kejuaraan Sepak Bola Piala Dunia U-20 (di bawah usia 20). Kejuaraan yang diikuti oleh 24 negara tersebut, rencananya akan berlangsung Mei–Juni 2021.

Sebanyak enam stadion sudah disiapkan, yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Si Jalak Harupat (Kabupaten Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion Jakabaring (Palembang), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar, Bali).

Presiden Joko Widodo memastikan Indonesia siap menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Maski nanti diprediksi Pandemi Covid-19 masih belum reda, Indonesia akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penularan sehingga aman untuk dikunjungi dan dijadikan tempat penyelenggaraan.

Sampai saat ini belum ada petunjuk resmi dari FIFA (Federasi Sepak Bola Dunia) apakah nantinya kejuaraan tersebut akan tanpa penonton seperti pertandingan sepak bola liga di negara-negara Eropa atau dihadiri penonton dengan menerapkan protokol kesehatan. Meski begitu, Inafoc (Indonesia FIFA World Cup 2021 Organizing Committee) harus mempersiapkan kemungkinan pertandingan tanpa dihadiri penonton.

Tidak hanya itu, agar tidak terlalu kecewa, Inafoc sesegera mungkin harus berkomunikasi dengan FIFA untuk berjaga-jaga bukan hanya pertandingan nanti akan berlangsung tanpa penonton, tapi juga ada kemungkinan diundur hinga pandemi Covid-19 reda. Ingat, Olimpiade ke-32 yang seharusnya berlangsung musim panas 2020 di Tokyo, diundur ke musim panas 2021. Bahkan, kabar terbaru menyebutkan Olimpiade Tokyo tak akan bisa digelar musim panas mendatang (2021), kecuali vaksinasi Covid-19 sudah aman dilaksanakan.

Pemerintah Jepang sangat memperhatikan perkembangan vaksin dan pengobatan untuk virus korona karena Olimpiade. Vaksin Covid-19 sedang dalam fase uji coba pra klinis. Jepang agak terambat dalam peta persaingan penemuan vaksin global karena mereka menerapkan aturan yang sangat ketat. Mereka khawatir bila terburu-buru, antibodi yang dihasilkan malah membuat virus korona lebih kuat.

Tidak ada salahnya Pemerintah Indonesia meniru langkah Jepang. Kita semua tentu ingin Piala Dunia U-20 berlangsung sukses. Menjadi tuan rumah hajatan Piala Dunia U-20 tentu membanggakan. Piala Dunia U-20 telah melahirkan bintang-bintang sepak bola dunia, salah satunya mega bintang Diego Armando Maradona yang memimpin Argentina menjadi juara pada 1979.

Kepastian jadwal dalam kejuaraan olahraga dengan batasan usia seperti Piala Dunia-U-20 sangat krusial. Tidak seperti kejuaraan senior yang tidak mensyaratkan batasan usia, diundur kapan pun tidak masalah, komposisi tim peserta tidak akan banyak berubah. Tetapi untuk Piala Dunia U-20, jadwal sedikit bergeser, dipastikan akan ada beberapa nama yang sudah dipersiapkan tidak bisa tampil karena usianya sudah lebih dari 20 tahun.

Meski jumlah pemain usia muda di Indonesia jumlahnya lumayan banyak, namun yang mempunyai kualitas untuk tampil di Piala Dunia U-20 tidak banyak. Tim yang disiapkan sekarang pun sampai haraus memanggil beberapa pemain keturunan Indonesia yang bermukim di luar negeri. Hasilnya lumayan. Dalam pemusatan latihan di Kroasia, Timnas U-20 menunjukkan grafik yang membaik.

Sayangnya, sepulang dari pemusatan latihan nanti, anak asuh pelatih asal Korea Selatan tersebut dikhawatirkan tingkat permainannya menurun karena berhentinya kompetisi sepak bola dalam negeri, baik Liga 1 dan Liga 2. Sebagian besar pemain Timnas U-20 adalah anggota klub-klub Liga 1 dan Liga 2. Kalau kompetisi sepak bola berhenti, dipastikan mereka kurang jam terbang pertandingan dalam kompetisi yang ketat, bukan sekadar friendly match.

Untuk itu, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sebaiknya kembali duduk bersama dengan pihak kepolisian, meyakinkan pentingnya rekomendasi lanjutan kompetisi sepak bola Tanah Air, baik Liga 1 maupun Liga 2. Dengan main di kompetisi sesungguhnya, para pemain akan terbiasa dengan tekanan dan diharapkan nanti akan terbawa saat tampil di Piala Dunia U-20. Jangan sampai para pemain tampil mengecewakan di kandangnya sendiri. Jangan sampai mereka menjadi bulan-bulanan tim lain seperti ketika Indonesia pertama kali tampil di kejuaraan ini pada 1979 di Tokyo. ν

Tampilkan Semua

Krisis Politik Thailand

Sabtu 24/10/2020 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Hubungan sipil dan militer di Thailand memang selalu diwarnai pasang-surut dan kudeta telah berurat berakar dalam sistem politik Negeri Gajah Putih ini. Konflik politik dan keamanan di Thailand masih memanas. Ribuan pengunjuk rasa...
Selengkapnya

Fase Baru Covid-19

Jumat 23/10/2020 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kita semua hendaknya fokus memutus mata rantai penularan, misalnya secara aktif menemukan kasus, melakukan investigasi klaster, dan mengisolasi semua kasus. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, World Health Organization) mengingatkan bahwa...
Selengkapnya

Pilpres Amerika

Kamis 22/10/2020 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pemilihan Presiden AS pernah menyajikan fakta hasil pemilihan menjungkirbalikkan hasil survey. Pemilihan Presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) akan dilaksanakan Selasa (3/11) atau 12 hari lagi . Debat ter­akhir antara calon...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita perspektif lainnya
Rona

Lala Karmela Ungkap Harapan dan Mimpi di Lagu "Hometown"

Senin 26/10/2020 | 07:00
A   A   A   Pengaturan Font

Penyanyi Lala Karmela merilis lagu "Hometown" yang mengungkapkan tentang mimpi dan harapan banyak orang pada masa pandemi ini.

Lala Karmela mengatakan bahwa lagu ini merepresentasikan harapan dan mimpi banyak orang saat ini yang seolah terperangkap karena kondisi pandemi.

"Kita merindukan pergi ke dunia luar untuk bebas mengejar mimpi, dan sekarang kita seperti terperangkap. Dalam kondisi yang sulit ini, saya berharap kita semua bisa kembali ke rumah bersama orang terkasih," kata Lala Karmela dalam keterangan resminya, Minggu.



"Hometown" ditulis liriknya oleh Tintin dengan mengusung aransemen pop alternatif yang menggandeng nama Kitut Sinjingo.

Kitut Sinjingo sendiri selama ini dikenal juga sering mengaransemen lagu untuk para penyanyi ternama Indonesia, seperti Tulus, Afgan, hingga Raisa.

Lala mengungkapkan sangat bahagia bekerja sama dengan kedua nama tersebut karena mereka memberikan kebebasan kepadanya dalam mengarahkan lagu ini.

"Hometown" sekaligus menjadi lagu terbaru Lala Karmela setelah terakhir merilis "Seventeen" pada 2019 lalu.

Lagu "Hometown" dari Lala Karmela sudah dapat didengarkan melalui berbagai layanan musik digital.ant/P-4

Tampilkan Semua

Kevin Aprilio Resmi Nikahi Vicy Melanie

Minggu 25/10/2020 | 17:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta,- Pianis dan pengusaha Kevin Aprilio resmi menikah dengan kekasihnya Vicy Melanie, Minggu (25/10) pagi ini. "Alhamdulillah, walau pun lagi COVID-19 tetap bisa menjalankan wedding ini, suatu anugerah buat kami," kata...
Selengkapnya

Sens Aransemen Ulang "Hanya Karena Cinta" Lobow

Minggu 25/10/2020 | 15:52
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta - Grup band Sens mengaransemen ulang lagu "Hanya Karena Cinta" yang ditulis oleh Lobow dan sempat dipopulerkan oleh Mata Air Band. Lagu ini dianggap kuat dari sisi melodi sehingga menjadi pilihan band beranggotakan Dika Aleandra...
Selengkapnya

Cara Menghemat Paket Data

Minggu 25/10/2020 | 13:29
A   A   A   Pengaturan Font
Pemakaian internet memang naik tajam sejak pandemi virus korona, banyak yang harus tetap berada di rumah untuk bekerja dan belajar. Oppo Indonesia, melalui keterangan pers, mengutip data Survei Sosial Demografi Dampak Covid-19 dari Badan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Operasi Zebra Digelar, Polisi Fokus Pada Lima Pelanggaran

Senin 26/10/2020 | 09:59
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA   - Polda Metro Jaya menyebutkan, sedikitnya ada lima fokus penindakan pelanggaran tematik pada Operasi Zebra 2002 di wilayah DKI Jakarta.

"Di Polda Metro Jaya ada lima pelanggaran tematik yang jadi fokus penindakan kita," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo, dalam gelar pasukan Operasi Zebra 2020 di Jakarta, Senin (26/11-_.

Ia mengatakan Operasi Zebra tidak mengenal target, tetapi ada pelanggaran tematik yang menjadi fokus utama di setiap wilayah Polda.

Lima pelanggar tematik tersebut, yakni melawan arus, termasuk melawan arus di jalur busway dan jalan layang non tol (JLNT).

Selanjutnya pelanggaran tidak menggunakan helm, khususnya di jalur-jalur sepi yang jarang ada petugas polisi mengawasi.



Pelanggaran berikutnya, pelanggaran "stop line" atau markah berhenti, pelanggar penggunaan strobo serta lampu rotator tidak sesuai ketentuan dan yang kelima pelanggaran melintas di bahu jalan khususnya pengguna jalan tol.

"Lima pelanggaran ini jadi pelanggaran tematik khusus di Polda Metro Jaya di luar pelanggaran lainnya," kata Sambodo.
Operasi Zebra 2020 berlangsung selama 14 hari, dimulai dari 26 Oktober hingga 8 November mendatang.

Menurut Sambodo, Operasi Zebra Jaya 2020 yang berlangsung di tengah masa pandemi COVID-19 menjadi bagian edukasi jajarannya untuk tetap melakukan kampanye protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Edukasi dilakukan dengan pembagian pamflet serta masker kepada masyarakat pengguna jalan yang kedapatan tidak menggunakan masker.



Menurut Sambodo, Operasi Zebra tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena berlangsung di masa pandemi COVID-19.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya, Operasi Zebra yang merupakan operasi tutup tahun, lebih mengedepankan upaya penindakan, karena sudah diawali dengan Operasi Simpatik (awal tahun) sebagai operasi operasi preventif dan Operasi Patuh (tengah tahun) sebagai operasi preventif dan penindakan dengan persentase 50:50.

"Karena Operasi Zebra 2020 dilaksanakan masih dalam pandemi COVID-19 dan Jakarta masih masa PSBB transisi, jadi persentase penegakan hukum masih sama seperti operasi simpatik yaitu 20 persen, 40 preemtif lebih banyak kegiatan edukasi sosialisasi dan 40 preventif atau pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli," kata Sambodo.

Operasi Zebra 2020 diawali di Pasar Rumput, Jakarta Selatan antara lain dimulai dengan gelar pasukan, setelah itu pasukan di sebar ke wilayah masing-masing melakukan operasi. ant/p-5

Tampilkan Semua

Kebakaran Terjadi di Parkir Mal Sanayan City

Senin 26/10/2020 | 09:44
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA  - Kebakaran dilaporkan terjadi di Lapangan Parkir Mal Senayan City, Jakarta Pusat, Senin (26/10) pagi. "Infonya api berasal dari warung dekat parkiran itu, sekitar pukul 07.50 WIB. Ini petugas...
Selengkapnya

19 Masjid Ikut Terendam Banjir, Akibat Luapan Sungai Cileungsi

Minggu 25/10/2020 | 23:56
A   A   A   Pengaturan Font
BOGOR-  - Bupati Bogor, Ade Yasin menyebutkan bahwa sebanyak 19 masjid dan mushala ikut terendam banjir akibat luapan Sungai Cileungsi di Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. "Fasilitas umum yang...
Selengkapnya

Perumahan Griya Cimanggu, Bogor Terendam Banjr

Minggu 25/10/2020 | 23:25
A   A   A   Pengaturan Font
BOGOR  - Sebanyak 17 rumah di Perumahan Griya Cimanggu Indah Kelurahan Kedung Badak Kedamatan Tanah Sereal, Kota Bogor, Minggu (25/10), terendam banjir akibat hujan deras yang turun pada Sabtu (24/10) malam dan saluran drainase...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
The Alun-Alun

PDPI dan PAPDI Menghimbau PB IDI

Senin 26/10/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dalam suratnya per tanggal 21 Oktober 2020 mendesak berbagai pihak untuk memperhatikan beberapa hal terkait vaksinasi Corona. Termasuk dengan syarat penerima vaksin Corona yang akan dipakai Indonesia.
Tenaga kesehatan dipastikan menjadi kelompok prioritas untuk vaksinasi Corona yang rencananya akan dimulai pada November nanti menggunakan vaksin ready to use dari China. Namun di sisi lain, asosiasi dari para dokter pun tak ingin program ini dilaksanakan dengan terburu-buru.
Berbagai upaya dilakukan untuk menanggulangi COVID-19, Mulai dari upaya menemukan terapi yang sesuai hingga menemukan metode prevensi yang efektif, salah satunya adalah dengan vaksin yang sedangdalam proses uji klinis.
"PDPI mengimbau agar setiap jenis vaksin yang akan digunakan di Indonesia harus melewati uji klinis pada populasi Indonesia sebelum disuntikkan ke orang Indonesia," sebut PDPI dalam rilis.
Berikut beberapa pandangan dari PDPI terkait vaksinasi Corona.
• PDPI mendukung proses inisiasi dan pengadaan vaksin COVID-19 di Indonesia
• PDPI mengimbau agar setiap jenis vaksin yang akan digunakan di Indonesia harus melewati uji klinis pada populasi Indonesia sebelum disuntikkan ke orang Indonesia
• PDPI mengimbau agar setiap jenis vaksin yang akan digunakan di Indonesia sudah mendapatkan persetujuan dari BPOM
• PDPI menilai bahwa Kemenkes perlu untuk menyampaikan syarat-syarat terkait indikasi penerima vaksin yang resmi dari Pemerintah
• PDPI memohon kepada PB IDI agar dapat membuat panduan atau pedoman pemberian vaksin COVID-19 yang dapat dijadikan pegangan bagi anggota PB IDI dalam pemberian vaksinasi.
Senada dengan PDPI, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) juga meminta agar pemerintah tidak tergesa-gesa dalam melakukan vaksinasi Covid-19.
Sehubungan dengan rencana program vaksinasi COVID-19 PAPDI mengeluarkan beberapa rekomendasi tersebut, PAPDI mendukung segala upaya pemerintah untuk menghadapi pandemic COVID-19, salah satunya dengan program vaksinasi.
PAPDI juga berterima kasih kepada pemerintah atas pengadaan vaksin Covid-19 untuk masyarakat. "Berterima kasih kepada pemerintah yang telah berusaha mengadakan vaksin ini untuk masyarakat, termasuk tenaga kesehatan," tulis PAPDI dalam suratnya.
Namun, PAPDI meminta vaksin Covid-19 yang akan digunakan untuk mencapai hasil yang baik dari program vaksinasi tersebut di perlukan persiapan yang baik pula, yaitu vaksin yang akan digunakan sudah sudah terbukti efektivitas, keamanan, dan imunogenisitasnya melalui uji klinik sesuai tahapan pengembangan vaksin baru.
Untuk mencapai tujuan tersebut, PAPDI merekomendasikan agar membutuhkan waktu yang cukup sehingga tidak tergesa-gesa dalam upaya vaksinasi itu. Sambil menunggu, pemerintah bisa terus mengingatkan kepada masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan. arn

Tampilkan Semua

PB IDI Surati Menkes, Vaksinasi COVID-19 Harus Teruji

Senin 26/10/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) kirim surat ke Menteri Kesehatan Republik Indonesia, agar tidak tergesa-gesa untuk melakukan vaksinasi COVID-19. IDI minta agar vaksinasi dilakukan setelah vaksin COVID-19 terbukti teruji...
Selengkapnya

Mitos-Mitos Terkait Vaksin

Senin 26/10/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dunia saat ini sedang berlomba-lomba untuk menyelesaikan pembuatan vaksin Covid-19. Namun, ada beberapa mitos tentang vaksin dan imunisasi yang beredar. Mitos ini menyebabkan masyarakat takut dan enggan untuk melakukan vaksinasi....
Selengkapnya

Adidas Nostalgia dengan Warna Biru Japan

Sabtu 24/10/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Adidas Football meluncurkan siluet sneaker Predator Mania TR yang diberi nama 'Japan Blue' dari sepatu bot Royal Blue Predator Mania FG. Colorway pertama kali menarik perhatian pada tahun 2002 selama Piala Dunia FIFA di Jepang dan di...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita the alun-alun lainnya
Kupas

Vaksinasi Harus Secepatnya, tapi Tidak Boleh Grasah-grusuh

Senin 26/10/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Sejumlah negara berlomba-lomba mengembangkan vaksin Covid-19, begitu juga Indonesia. Vaksin merupakan salah satu solusi menangani pandemi yang telah memukul hampir seluruh sektor kehidupan.

 

Dengan vaksin, diharapkan masyarakat memiliki imunitas yang tinggi dan kebal terhadap virus korona jenis baru atau Sars-Cov-2. Meski begitu, Indonesia punya tan­tangan besar dalam proses vaksinasi.

Dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang banyak, kebutuhan vaksin Indonesia sangat tinggi. Terlebih jika mengikuti standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebut vaksinasi di­berikan 70 persen dari total populasi.

Untuk mengupas terkait pengembangan vaksin serta vaksinasi Covid-19, Koran Jakarta mewawancarai Menteri Koordina­tor Pembangunan Manusia dan Ke­budyaan, Muhadjir Effendy. Berikut petikan wawancaranya.

Bagaimana progres pengembangan vaksin sejauh ini?

Sejumlah lembaga penelitian pemerintah maupun nonpemer­intah telah berupaya menemukan vaksin Covid-19. Itu merupakan wujud nyata dari tanggung jawab semua pihak untuk dapat segera mengatasi persoalan bangsa akibat penyebaran virus tersebut.

Meski begitu, pemanfaatan vaksin Covid-19 harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Inti­nya, Presiden pesan betul untuk hati-hati di dalam pemanfaatan vaksin Covid-19, termasuk biaya pengadaan. Beliau menyampaikan, ingat bahwa ini kita menggunakan APBN dan itu menjadi tanggung jawab terhadap rakyat. Karena itu, Beliau mewanti-wanti agar itu dipertimbangkan betul.

Untuk proses vaksinasinya seperti apa?

Nantinya tidak semua orang harus disuntik vaksin Covid-19. Mengacu pada standar ideal WHO yaitu 70 persen dari populasi dengan asumsi di wilayah tersebut semuanya terpapar.

Ini kalau di Indonesia kan tidak. Jadi, tidak semua daerah memiliki tingkat viral loud yang sangat berbaha­ya. Karena itu, nanti jangan ada pikiran bahwa semua harus tervaksinasi.

Dengan begitu, apakah herd immunity dapat tercapai?

Target vaksinasi Covid-19 adalah untuk herd immunity. Istilah yang dalam dunia kedokteran be­rarti kekebalan kelompok di mana kondisi sebagian besar orang dalam suatu kelompok itu telah memiliki kekebalan terhadap penyakit infeksi tertentu.

Jadi, cu­kup untuk yang herd immunity. Untuk mereka yang memiliki kemampuan beli, silakan, tapi tidak dipaksa dan sukarela. Presiden selalu mewanti-wanti supaya hati-hati, harus cepat, tapi tidak boleh grasah-grusuh, harus dihitung betul termasuk by name by address-nya siapa, orangnya siapa, kenapa dia diberi itu harus jelas.

Selain itu, berhati-hati dalam penanganan prosedur, termasuk dari penyiapan tenaga ahli. Kare­na ini vaksinnya dari berbagai macam jenis, penanganannya, tenaganya juga harus dilatih dengan sungguh-sungguh jangan sampai jadi kesalahan human error dalam vaksinasi.

Sembari menunggu keberadaan vak­sin, bagaimana menurut Anda protokol kesehatan sejauh ini?

Efek­tivitas penerapan protokol kesehatan akan lebih optimal jika diim­bangi dengan upaya sosialisasi dan edukasi. Hal itu harus dilakukan secara berkesinambungan sehingga masyarakat akan patuh dan men­jadikan protokol kesehatan sebagai kebiasaan baru.

Masyarakat cenderung lebih mudah menerima pendekatan kultural, yakni melalui penyadaran. Seperti dalam teori pengadopsi baru, masyarakat ini harus diingatkan terus. Pendekatannya juga akan lebih efektif melalui penyadaran dengan memberikan edukasi, imbauan, nasehat, itu yang harus dikedepankan.

Meski begitu, masyarakat juga tidak bisa diberikan pendekatan penyadaran secara paksa. Alih-alih membuat masyarakat sadar menjalankan protokol kesehatan, sebaliknya malah justru akan menolak jika dipaksaterus-menerus. n m aden ma’ruf/P-4

Tampilkan Semua

Vaksin Covid-19 Sangat Diperlukan dalam Pembentukan “Herd Immunity”

Jumat 23/10/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Negara-negara tengah berlomba mengembangkan vaksin Covid-19, begitu juga Indonesia. Vaksin merupakan salah satu solusi menangani pandemi yang telah memukul hampir seluruh sektor kehidupan.   Dengan vaksin, diharap­kan masyarakat...
Selengkapnya

Vaksin Tidak Boleh Dianggap sebagai Penyelesaian Akhir Pandemi

Kamis 22/10/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Hampir delapan bulan virus Covid-19 menyebar di Indonesia sejak bulan Maret lalu. Penanganan terus dilakukan mulai dari meningkatkan testing dan tracing, menerapkan pembatasan sosial, dan tetap disiplin protokol kesehatan. ...
Selengkapnya

Mahasiswa Semestinya Memberikan Masukan dengan Kajian-kajian Intelektual

Selasa 20/10/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Setelah disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja, banyak penolakan dari berbagai kalangan termasuk dari para mahasiswa. Para mahasiswa turut melakukan aksi unjuk rasa, tidak hanya di Ibu Kota, tapi juga di daerah-daerah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Masyarakat Jangan Mudah Termakan “Hoax”

Sabtu 24/10/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Menko Polhukam menilai maraknya demonstrasi menolak UU Cipta Kerja karena banyaknya hoax yang beredar di masyarakat. Soal penembakan pendeta, pemerintah akan objektif. Terkait kekhawatiran ancaman Covid-19 pada tahapan pilkada, sejauh ini tak terjadi.

Dalam sebulan terakhir, masyarakat Indonesia tengah dihadapkan pada polemik terkait dengan disahkannya UU Cipta Kerja atau Omnibus Law, persoalan penem­bakan pendeta di wilayah Papua hingga pelaksanaan pilkada se­rentak yang mengundang pro dan kontra karena masih dalam masa pandemi korona atau Covid-19.

Terkait kondisi tersebut, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, mengungkapkan beberapa langkah yang dilakukan pemerintah terkait persoalan-per­soalan yang tengah dihadapi peme­rintahan Presiden Jokowi. Berikut petikan wawancara wartawan Koran Jakarta, Agus Supriyatna, dengan Menko Polhukam, Mahfud MD, dalam beberapa kesempatan.

Banyak yang menyebut pe­nolakan atau penentang UU Cipta Kerja ini karena termakan informasi tentang UU ini yang menyesatkan. Benarkah banyak hoax seputar UU ini sehingga masyarakat maupun buruh men­jadi termakan isu yang tak benar tersebut?

Tugas kita menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan cara memberi pengertian tentang latar belakang Undang-undang Cipta Kerja, tentang materi-materi yang sebenarnya dibandingkan de­ngan yang hoax, dan apa manfaat yang diperoleh dari Undang-un­dang Cipta Kerja ini.

Apa yang menjadi latar belakang disusunnya UU Cipta Kerja ini?

Undang-undang Cipta Kerja ini dilatarbelakangi oleh lamanya proses perizinan dan terlalu ba­nyaknya meja-meja birokrasi yang harus dilalui jika orang ingin izin usaha. Sehingga kemudian Presi­den mengambil inisiatif bagaimana caranya agar perizinan itu bisa lebih cepat. Jadi, kalau orang mau izin usaha, termasuk yang di dalam negeri, akan lebih mudah karena tidak terlalu banyak meja dan tidak dikorupsi.

Adakah latar belakang lain yang melandasinya?

Kemudian ada juga kenyataan angkatan kerja yang setiap tahun­nya bertambah. Berdasarkan data yang diterima, ada 2,9 juta ang­katan kerja dan ditambah dengan yang di PHK, sehingga jumlahnya ratusan ribu bahkan jutaan orang. Itu harus ditampung dan sediakan lapangan kerja.

Itulah yang menyebabkan Pre­siden sejak periode sebelumnya, jadi ini bukan ujug-ujug (tiba-tiba), mengampanyekan penyederha­naan perizinan. Itulah yang disebut dengan istilah Omnibus Law, satu undang-undang yang menyatu-pintukan undang-undang lain dengan masalah yang sama.

Apakah serikat atau organisasi buruh dan pekerja ikut dilibatkan dalam pembahasan UU ini?

Sudah mengundang serikat-seri­kat pekerja, baik yang mendukung ataupun yang tidak untuk mendis­kusikan soal UU ini. Ada 63 kali pertemuan dan 13 masukan yang disampaikan oleh serikat pekerja.

Pemerintah sudah bicara dengan semua serikat buruh, berkali-kali, di kantor ini, di kantor Kemenko Polhukam, dan di kantor Menko Perekonomian. Kemudian pernah di kantor Menteri Tenaga Kerja. Jadi bukan tidak ditampung, tapi tidak 100 persen sama. Kita ambil jalan tengahnya.

Soal banyaknya hoax seputar UU ini, apakah ini juga yang men­jadi salah satu faktor terjadinya unjuk rasa di mana-mana?

Banyaknya hoax yang beredar memang menyebabkan timbulnya gerakan-gerakan di sejumlah dae­rah. Misalnya tentang PHK yang tidak dapat pesangon. Padahal pesangon tetap diberikan, namun jumlahnya menurun dari 32 kali menjadi 25 kali.

Bahkan sekarang diberi kepas­tian tidak boleh orang di-PHK dan tidak diberi pesangon tanpa ada kepastian yuridisnya. Dan sekarang ada jaminan kehilangan pekerjaan yang dijamin oleh pemerintah yang dulu tidak ada.

Ada yang mengatakan, UU Cipta Kerja mendorong komer­sialisasi dunia pendidikan, bena­rkah seperti itu?

Ya ada yang mengatakan, pendi­dikan dikomersialkan. Ketahuilah bahwa empat undang-undang pen­didikan sudah dicabut (dari RUU Ciptaker). Karena aspirasi setelah diskusi-diskusi. Enggak ada di situ yang ngatur soal pendidikan, apa­lagi mengomersialkan.

Pendidikan di Indonesia hanya diatur dalam Pasal 65 UU Cipta Kerja. Dalam pasal dimaksud apakah benar isinya sebenarnya justru mempermudah dunia pen­didikan?

Itu justru mempermudah, pen­didikan itu lembaga nirlaba bukan lembaga usaha, bukan lembaga komersial. Ini ditegaskan dalam undang-undang ini, malah di balik dalam berita-berita yang hoaks itu.

Justru UU Ciptaker dibentuk un­tuk melaksanakan tugas pemerin­tah, melalui penciptaan lapangan kerja yang semakin banyak, serta untuk melakukan pemberantasan korupsi dan pungli dan pencegah­an tindak pidana korupsi lainnya.

Tanggapan Anda soal masih adanya unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja bagaimana?

Sejauh menyampaikan aspirasi maka tidak apa-apa karena ada aturannya dan itu dilindungi oleh undang-undang. Tetapi memang ada yang anarkis seperti memba­kar, membawa bom molotov, dan membawa parang. Biasanya yang anarkis-anarkis ini muncul sudah agak sore, begitu izin sudah habis.

Pemerintah bertanggung jawab. Unjuk rasa yang aspiratif silakan dengan menunjukkan aspirasinya, tetapi yang anarkis akan ditangani. Jangan sampai kita kacau, lalu tidak terkendali. Kalau kita diamkan se­lama satu jam atas nama demokrasi maka bisa habis negara ini.

Oleh sebab itu, Forkompinda mohon diperhatikan yang anarkis-anarkis. Sekarang ini sudah banyak yang ditangkapi dan itulah yang nanti akan dibuktikan di pengadilan.

Soal investigasi Tim Gabung­an Pencari Fakta (TGPF) untuk menyelidiki kasus penembakan pendeta di Papua, tanggapan Anda?

Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) adalah tim yang objektif. Anggota yang tergabung tidak bisa didikte pikirannya sehingga tidak akan mungkin menyampaikan informasi yang bohong.

Jadi, saya ingin pastikan bahwa tim ini adalah tim pencari fakta yang objektif. Tim ini tidak bisa dikaitkan dengan pesanan pemerintah. Di sini ada orang-orang yang tidak bisa dibeli pikirannya, dari kampus ada I Dewa Gede Palguna, ada Apoli Safanpo, ada Makarim Wibisono, ada Bambang Purwoko. Itu tidak bisa didikte, sehingga tidak mungkin tim ini berbohong.

Apakah Anda sudah menerima hasil investigasi TGPF?

Saya sudah menerima laporan hasil penyelidikan sejak tanggal 7 hingga kembali tanggal 12 Oktober kemarin. Sekarang ini tim sudah melaporkan seluruhnya dan tinggal menyusun nanti laporan yang lebih sistematis dan diberi waktu sampai dengan tanggal 17 untuk membuat laporan dan mendiskusikan semua fakta-fakta yang ditemukan sehing­ga sampai pada kesimpulan yang meyakinkan.

Tim mendapat keterangan dari saksi kunci soal penembakan dan pendeta Yeremia, sehingga kete­rangan ini bisa juga dipakai polisi untuk menangkap para pelaku. Tim ini juga sudah menemui saksi-saksi kunci. Di sini yang dimiliki oleh tim adalah data primer. Ada saksi-saksi kunci, kemudian keluarga korban, olah TKP bersama keluarga korban itu sudah dibuat semua.

Kerja TGPF ini juga turut dipermudah dengan terbukanya pihak keluarga korban akan proses investigasi yang dilakukan. Ke­luarga korban bahkan memberikan izin kepada tim untuk mengautopsi jenazah pendeta Yeremia yang menjadi korban penembakan yang diduga kuat dilakukan KKB Papua saat itu. Dulu itu sulit sekali. Dari awal kita masuk rumah sakit kita masuk, dokter-dokter kita masuk, sekarang tim ini sudah berhasil. Ka­rena tim kami memang pendeka­tannya lebih kultural.

Terkait pilkada serentak di masa pandemi, apakah ada catat­an atau semacam evaluasi dari Anda sebagai Menko Polhukam terhadap beberapa tahapan pil­kada?

Kita bersyukur kepada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, rasa deg-degan kita, rasa kekhawatiran kita yang kita antisipasi sebelum tang­gal 23 September ternyata berjalan dengan baik karena sudah kita antisipasi. Semula memang ada kekhawatiran ketika terjadi proses pendaftaran calon banyak keru­munan karena itu kita antisipasi sebelum kampanye.

Yang pilkada ada beberapa pelanggaran saya terima laporan setiap hari dari Pak Mendagri dan juga membaca statemen-statemen Bawaslu tentang apa yang terjadi hari ini dan di mana, secara umum alhamdulillah cukup baik.

Masa kampanye pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 ini kan sudah dimulai tanggal 26 Septem­ber dan akan berakhir Desember 2020. Yang menarik berdasarkan survei Indikator Indonesia pada bulan Juli 2020 memang ada 61 persen responden pada waktu itu memilih metode kampanye terbuka seperti biasanya pada saat pilkada, itu survei bulan Juli.

Evaluasi tahapan Pilkada tahun 2020 sebelum masa kampanye yaitu masa penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut paslon sudah mulai menunjukkan perbaikan dan ketertiban serta kepatuhan pada protokol kesehat­an. Memang masih ada kerumunan massa meskipun jumlahnya tidak banyak. Kami mencatat misalnya ada di Kepri, ada di Sidoarjo, di Manggarai, dan beberapa tempat lain yang tidak terlalu menghebo­hkan. Bahwa pelanggaran-pelang­garan itu terjadi yang sifatnya bisa diselesaikan ditempat dan tidak menimbulkan sambungan kehebo­han. Memang biasa terjadi dan itu bukan hanya dalam konteks pilka­da, terjadi di pasar, di jalan, di mall, di kantor-kantor, dan masih ada pelanggaran yang seperti itu.

Jadi pelanggaran protokol kesehatan di tahapan pilkada, jumlahnya tidak signifikan?

Jadi sekarang ini tampak ber­kurang jika dibanding dengan ter­jadinya pelanggaran yang hampir besar-besaran dan menghebohkan masyarakat ketika terjadi pendaf­taran pasangan calon tanggal 4–6 September. KPU juga sekarang ini melalui PKPU Nomor 13 Tahun 2020 sudah melarang berbagai ben­tuk kegiatan yang menimbulkan kerumunan lebih dari 50 orang. Itu pun 50 orang harus dengan proto­kol kesehatan, pakai masker, men­jaga jarak dan bersihkan tangan dengan sabun atau hand sanitizer kalau di ruangan, yang dilarang itu kumpulan lebih dari 50 orang itu mulai dari konser musik, Porseni, panen raya, bazar, ulang tahun par­tai, perlombaan-perlombaan dan lain sebagainya.

Sanksi atas pelanggaran itu ada aturan, pembubaran atau larangan selama berkampanye 3 hari. Di dalam PKPU Nomor 13 Tahun 2020 diatur juga sejumlah sanksi pelang­garan terhadap protokol kesehatan yaitu teguran oleh Bawaslu dan ingat ada penerusan proses pidana, sesuai dengan perundang-undang­an yang dasar hukumnya, hukum materilnya itu sudah dikeluarkan melalui maklumat Kapolri tanggal 21 September 2020 dengan maklu­mat bernomor 3.

Soal adanya usulan penun­daan pilkada yang disuarakan sejumlah ormas besar, tanggapan Anda?

Ya, sejumlah ormas yang ber­pengaruh dengan niat baik dan tulus telah menyerukan penundaan Pilkada. Kita terima itu sebagai niat yang baik dan niat yang tulus yaitu seperti NU, Muhammadiyah, KWI, Merci, MUI, dan lain-lain. Kita terima itu sebagai niat yang baik dan tulus, tetapi pemerintah tetap harus mengambil langkah karena pendapat itu juga banyak, yang lain ada yang mengusulkan justru harus dilaksanakan Pilkada tanpa mengganggu agenda-agenda konstitusional.

Catatan lainnya dari Anda ter­hadap tahapan kampanye pilkada yang telah berjalan?

Catatan yang cukup menarik, secara umum pelaksanaan kampa­nye pilkada pada minggu pertama, seminggu pertama ini berjalan cukup baik, karena memang ada pelanggaran-pelanggaran tetapi tidak signifikan sama sekali. Misal­nya tidak signifikan itu seharusnya yang hadir 50 ternyata 53 orang, atau ada yang 50 jaga jaraknya di bagian tertentu tidak tertib, ada yang lupa pakai masker sebagian pakai, ada di 53 daerah itu terjadi, di 53 daerah dari 309 daerah tingkat II. Itu kecil-kecil tidak menimbul­kan kegaduhan.

Yang kedua ini berdasarkan data perkembangan zona tentang Covid, karena ada zona merah, kuning, hijau. Ini menarik, di daerah-dae­rah yang ada Pilkada yaitu di 309 daerah itu justru zona merah turun. Dari 45 menjadi 29, sementara di daerah-daerah yang tidak ada Pilkadanya zona merah naik, dari 25 menjadi 33.

Seminggu terakhir ini, di DKI dan Aceh yang tidak ada Pilkada justru angka terinfeksi tinggi. Kalau di aceh turun naik cukup tinggi, di DKI Jakarta selalu menjadi juara satu tertinggi penularannya. Itu artinya apa? Artinya adalah yang terpenting dalam komitmen pada protokol kesehatan.

Oleh karena itu elemen masya­rakat, pemerintah, dan lembaga-lembaga sosial kemasyarakat harus menyadarkan masyarakat, bahwa protokol kesehatan harus dilak­sanakan secara ketat. Sementara ini hasil evaluasi bahwa kerawanan tidak tidak terletak pada daerah itu ada Pilkada atau tidak, tetapi pada kedisiplinan di dalam melaksana­kan protokol kesehatan, meskipun begitu kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh lembaga-lembaga masyarakat sipil seperti ormas NU, Muhammadiyah, dan lain-lain yang telah memberi saran agar pilkada mengutamakan kese­hatan.

Inti mengutamakan kesehat­an itu kami ambil intinya, tapi teknisnya Pilkada kita laksanakan. Protokol kesehatan kita perketat.

Saya sudah menginstruksikan kepada Polri, TNI dan seluruh aparat penegak hukum supaya di­lakukan penegakan disiplin melalui tiga strategi atau pendekatan. Per­tama mitigatif atau preventif cegah. Yang kedua persuasif. Jika sudah diberitahu secara baik-baik tidak usah ribut, selesai ya selesai, tapi kalau diperlukan harus ada tindak­an represif. n S-2

 

Riwayat Hidup
Nama : Mohammad Mahfud MD
Tempat, Tanggal Lahir : Sampang, Jawa Timur, 13 Mei 1957
Istri : Zaizatoen Nihajati
Anak : Mohammad Ikhwan Zain, Vina Amalia, dan Royhan Akbar
Pendidikan:
- Sarjana Hukum di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta (1983)
- Magister Ilmu Politik di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta (1989)
- Doktor Ilmu Hukum Tata Negara, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1993)
Karier:
- Dosen Hukum (1984–sekarang)
- Sekretaris Jurusan Hukum Tata Negara, Universitas Islam Indonesia (1986–1988)
- Pembantu Dekan II Fakultas Hukum, Universitas Islam Indonesia (1988–1990)
- Direktur Karyasiswa, Universitas Islam Indonesia (1991–1993)
- Pembantu Rektor I, Universitas Islam Indonesia (1994–2000)
- Direktur Pascasarjana Universitas Islam Indonesia (1996–2000)
- Anggota Panelis dan Asesor, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (1997–1999)
- Menteri Pertahanan dan Menteri Kehakiman (2000–2001)
- Wakil Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP Partai Kebangkitan Bangsa (2002–2005)
- Rektor Universitas Islam Kadiri (2003–2006)
- Anggota DPR RI (2004–2008)
- Ketua Mahkamah Konstitusi (2008–2013)
- Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (2017–2018)
- Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (2018–2020)
- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
(2019–sekarang)

BERBAGAI SUMBER/LITBANG KORAN JAKARTA/AND

Tampilkan Semua

Mengenal LiDar, Sensor Kamera di iPhone 12 Pro

Minggu 18/10/2020 | 15:39
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta- Apple pekan lalu meluncurkan empat model iPhone 12, yang menggunakan teknologi baru seperti sambungan ke jaringan 5G. Sejak kemunculan iPhone 12, teknologi LiDAR menjadi perbincangan karena disematkan pada kamera di iPhone 12...
Selengkapnya

Investor Harus Dibuat Tertarik Terjun ke EBT

Sabtu 17/10/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dunia telah bertekad untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Antara lain mulai digencarkan secara optimal pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). Indonesia sebagai warga dunia tak mau ketinggalan. Maka pemerintah telah menetapkan...
Selengkapnya

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primanto Joewono Upayakan Digitalisasi Bansos untuk Pemulihan Ekonomi

Sabtu 10/10/2020 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Digitalisasi bantuan sosial (bansos) bisa menjadi salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk memulihkan ekonomi nasional yang tertekan oleh pandemi Covid-19. Digitalisasi bansos sangat efektif untuk mendorong ekonomi, supaya bansos...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta