Koran Jakarta | August 26 2019
No Comments
PRevolution LSPR 2019

Vadiel Mekha Beri Tips “Professional Grooming”

Vadiel Mekha Beri Tips “Professional Grooming”

Foto : Istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Penampilan diri alias grooming, merupa­kan hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang tentu saja ingin selalu tam­pil serasi dan menarik agar disukai oleh orang lain. Pe­nampilan menarik tentunya mencerminkan kepribadian seseorang. Itulah yang juga dibutuhkan oleh seorang public relation (PR) dalam menjalankan tugasnya. Na­mun, seorang PR tentunya perlu menanamkan sikap professional grooming dalam melakukan pekerjaannya.

Vadiel Mekha (28), seorang konsultan PR dan juga pebis­nis fashion, dalam kesempat­an talkshow di event PRevolu­tion yang dihelat oleh London School Public Relation (LSPR) di Gandaria City Mal, Minggu (21/7), memberikan masuk­an dan wejangan bagi para mahasiswa-mahasiswi LSPR bagaimana mengembangkan sikap professional grooming yang sangat dibutuhkan oleh para calon PR di dalam peker­jaannya kelak.

“Ada tiga poin yang perlu diperhatikan oleh para ca­lon PR dalam professional grooming. Pertama ada­lah penampilan, kemudian berbusana, dan yang ketiga adalah personality. Tiga ini sangat penting diperhatikan," ujar Vadiel di sela event.

Sekitar sepuluh tahun bergelut di dunia public relation, Vadiel mengakui pentingnya mengutamakan professional grooming. “Pe­nampilan sangat penting bagi seorang PR. Penampilan ha­rus diperhatikan, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, mencakup kebersihan wajah, lalu aroma badan, aroma nafas, semuanya diper­hatikan. Karena kita bertemu banyak orang, dan banyak berbicara," ungkap Vadiel.

Selain itu, gaya berbusana pun juga penting diperhati­kan. Vadiel menyebut seorang PR harus memahami situasi dan ke mana ia pergi. Berbu­sana harus rapi dan bersih, serta sesuai dengan situasi. "Dengan kita rapi, bersih, maka kita menghargai diri kita sendiri. Bagaimana orang mau menghargai kita, jika kita tak menghargai diri kita sen­diri," tutur Vadiel.

Sementara personality pun tak kalah penting me­nurut Vadiel. “Percuma juga kalau kita sudah berpe­nampilan baik, berbusana bagus, tapi personality kita buruk. Semua akan men­jadi tak berarti apa-apa. Kita harus menghargai orang lain, barulah kita dihargai oleh orang lain. Seorang PR harus bisa menghargai dan bekerja sama dengan banyak pihak. Ketiga hal itu aangat pen­ting dikuasai oleh para calon PR dalam dunia kerjanya," pungkas Vadiel Mekha. yzd/S-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment