Koran Jakarta | April 22 2018
No Comments

Ujian Penting “Selecao”

Ujian Penting “Selecao”
A   A   A   Pengaturan Font

Tim nasional Brasil melakoni uji coba jelang tampil di Piala Dunia dengan menjajal tuan rumah Russia.

MOSKOW – Tim nasional Brasil berlatih di antara tumpukan salju tanpa Neymar saat mereka bersiap menghadapi tuan rumah Russia dalam laga pemanasan jelang Pia­la Dunia. Pertandingan itu akan berlangsung di Stadion Luzhniki, Russia, Jumat malam (23/3) WIB.

Neymar berada di rumahnya untuk merayakan ulang tahun adiknya dengan kaki kanannya masih dalam pemulihan dari op­erasi dalam boot pelindung. Tapi hal-hal serius dihadapi timnas Brasil di Moskow. “Selecao” ber­harap untuk mengangkat trofi Piala Dunia keenam pada 15 Juli mendatang.

Pelatih Tite akan mencoba un­tuk memastikan para pemainnya belajar dari bencana, kalah telak 1-7 dari Jerman di depan pendu­kung sendiri pada 2014. Pada laga semifinal Piala Dunia yang me­nentukan itu empat tahun lalu itu Brasil tanpa Neymar yang cedera. Kali ini situasinya hampir sama, Brasil akan tanpa pahlawan me­reka yang kini berusia 26 tahun.

Striker Paris Saint-Germain itu adalah pemain yang berbeda. Dia adalah salah satu dari tiga teratas di dunia,” ujar Tite. “Te­tapi tim yang kuat tidak boleh bergantung pada sosok tertentu,” sambungnya.

Tanpa Neymar, Tite memper­cayakan sayap kiri kepada pe­main Juventus, Douglas Costa. Pemain berusia 27 tahun ini berada di puncak kariernya se­telah menghabiskan sebagian waktunya di Ukraina, membela Shakhtar Donetsk.

Costa hanya menjaringkan bola tiga kali dalam 22 penam­pilan saat berkostum Brasil. Tapi inilah adalah waktunya untuk bersinar, dan dia mengatakan siap memaksimalkan kesempatan itu.

“Menggantikan Neymar mer­upakan tantangan besar, tetapi kami memiliki banyak pemain ba­gus dan tim ini memiliki potensi besar,” ujar Costa. “Ketiadaan Neymar memberi kesempatan pemain lain untuk menunjukkan diri, untuk menunjukkan sisi ter­baik mereka,” sambungnya.

Costa akan diturunkan di depan dengan winger Chelsea Willian dan Gabriel Jesus, yang telah mencetak 11 gol untuk Manchester City musim ini.

Banyaknya pemain dengan kemampuan hampir sama akan memusingkan pelatih Tite. Ge­landang Real Madrid Casemiro juga telah menempatkan dirinya menjadi salah satu yang perlu diperhitungkan. Dia mengatakan siap bersaing untuk mempere­butkan posisi.

“Saya tidak ingin kehilangan tempat untuk diberikan kepada siapa pun,” ujar Casemiro. “Saya ingin bermain untuk negara saya, bermain di semua pertandingan, dan saya siap untuk menunjuk­kan yang terbaik di pelatihan un­tuk melakukannya,” sambungnya.

Hal lain yang membuat Tite menghabiskan malam tanpa ti­dur, itu mungkin bukan karena ketidakhadiran Neymar tetapi karena lini pertahanannya. Mes­kipun memiliki tiga rekan setim Neymar di PSG: Thiago Silva, Marquinhos dan Dani Alves, Bra­sil memiliki kelemahan di posisi bek kiri jika terjadi sesuatu pada pemain Real Madrid Marcelo.

Penggantinya, Filipe Luis, menderita patah kaki saat ber­main untuk Atletico Madrid pe­kan lalu dan diperkirakan akan absen selama dua bulan. Pili­han ketiga pemain Juventus Alex Sandro cedera selama sesi lati­han pertama di Moskow.

Test Event

Bagi tuan rumah Russia, laga kontra Brasil akan menjadi test event pertama mereka. Usai menghadapi Brasil, Russia akan berhadapan dengan Prancis.

Pelatih tim nasional Rusia Stanislav Cherchesov mengata­kan timnya termotivasi meski mengalami tekanan untuk men­capai target yang ditetapkan Presiden Vladimir Putin di kan­dang sendiri.

Absennya Neymar akan men­jadi sedikit keuntungan, tapi Russia adalah tim yang tengah didera badai cedera. Mereka su­dah kehilangan pemain depan dan sepasang pemain kunci un­tuk putaran final Piala Dunia 14 Juni hingga 15 Juli.

Ketiganya turun saat bermain dalam cuaca dingin bulan lalu mencengkeram Eropa. “Kami kehilangan pemain kunci karena cedera setiap bulan,” ujar Cher­chesov. ben/AFP/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment