Koran Jakarta | May 27 2017
No Comments

Triyaningsih Gagal Persembahkan Medali di ISG

Triyaningsih Gagal Persembahkan Medali di ISG

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

BAKU - Pelari marathon putri Indonesia, Triyaningsih, gagal mempersembahkan medali pada Lari Marathon 5000 M Putri pada Islamic Solidarity Games (ISG) IV di Baku, Aderbaijan, Kamis (18/5) kemarin.

Pelari marathon andalan Indonesia ini hanya berhasil menempati posisi kedelapan setelah mencatatkan waktu 17:56,53 detik. Medali emas nomor ini diraih pelari Bahrain, Jabet Ruth dengan catatan waktu 14:53;41 detik. Sedangkan perak direbut pelari Turki, Yasimin Cah dengan waktu 14:53;50 detik dan Daria Maslova dari Kazakhstan meraih perunggu dengam waktu 15:00;42 detik.

Nasib yang sama juga dialami pelari putra Budiman Hole yang turun di nomor 800M. Budiman yang mencatat waktu 1:53,03 detik tersingkir di babak penyisihan. Hasil catatan waktu yang diraih Budiman Hole ini masih di bawah catatan waktu terbaiknya yakni 1:51; 43 detik.

Sekjen Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Tigor Tandjung mengatakan hasil yang diperoleh Tim Atletik di ISG akan dievaluasi agar bisa lebih ditingkatkan lagi pada saat tampil di SEA Games Malaysia 2017. “Budiman memang belum mencapai waktu terbaiknya. Tetapi, Budiman itu pelari potensial," kata Tigor Tandjung.

Sementara itu, Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) puas dengan pencapaian atlet renang pada ajang ISG 2017 karena mempermudah untuk menentukan tim inti yang bakal turun di SEA Games 2017 Malaysia.

Di ISG 2017, tim renang Indonesia mampu meraih tiga medali emas, 17 perak dan 13 perunggu. Pada kejuaraan ini juga ada enam rekor nasional yang mampu dipecahkan. "Secara keseluruhan hasil ISG cukup memuaskan. Catatan waktu anak-anak dalam trend positif meski masih banyak yang harus secepatnya diperbaiki," kata Wakil Ketua Umum PB PRSI Harlin Rahardjo melalui pesan layanan singkat.

 Setelah ISG ini, kata dia, pihaknya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh karena hasil di kejuaraan itu menjadi acuan untuk menentukan tim inti timnas Indonesia yang bakal turun di SEA Games 2018 Malaysia, 19-31 Agustus mendatang.

Jika tim inti terbentuk, lanjut Harlin, atlet selanjutnya akan menjalani uji coba di Prancis dan sebagian akan mengikuti kejuaraan dunia di Budapest, Hungaria. Hal ini dilakukan untuk mematangkan teknis serta mengasah mental dan fokus bertanding bagi atlet terpilih. Ant/S-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment