Koran Jakarta | November 22 2018
No Comments

Tips Perbaiki Format Resume

Tips Perbaiki Format Resume
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, saya ingin mem­perbarui resume yang sudah lama saya buat. Bagaimana agar resume saya berbeda dari ribuan pelamar kerja yang lain?

Jawaban:

Kapan terakhir kalinya kamu meng-update format, layout dan desain resume­mu? Sebagian besar orang hanya focus pada konten resume saat meng-update, tanpa memperhatikan format dan tampilan secara keselu­ruhan. Sementara teknologi sudah mempermudah kita untuk mencari dan melamar pekerjaan, pada saat yang bersamaan mempersulit pelamar untuk menonjol karena HRD dibanjiri ratusan lamaran pekerjaan.

Mengingat hal di atas, menjadi penting untuk mereview dan memperbarui resume secara berkala untuk memastikannya tetap relevan dan efektif agar tidak dikesa­mpingkan bersama dengan resume biasa lainnya.

#1 Buat yang singkat dan manis

Menurut Times, “HRD rata-rata memerlukan 6 detik untuk mereview setiap resume”. Enam detik. Cuma itu yang kamu punya. Betul, ini didukung oleh survey yang aktual. Yang terpenting adalah bagaimana membuat HRD tertarik dengan isi yang terdapat di dalamnya.

Di samping jumlah kata, cara menyajikan juga mem­buat perbedaan besar. Hin­dari paragraph yang panjang – terlalu banyak teks akan membuat pembaca kehilang­an minat. Gunakan kalimat yang pendek dan bentuk daftar agar informasi lebih mudah dibaca dan dicerna.

Kalau kamu merasa ke­sulitan, gunakan jasa profe­sional untuk membuatnya.

#2 Mulai dengan “Me­ngapa”

Kunci dari komunikasi yang efektif adalah dengan menempatkan diri sebagai pembaca. Pertanyaan ter­penting yang harus dijawab adalah “Mengapa kamu?” Re­sumemu merupakan sebuah alat untuk memperkenalkan diri, keterampilan dan kelebi­hanmu pada HRD. Kamu harus bisa membuat HRD tertarik untuk mengundang interview.

Itulah sebabnya resume­mu harus diawali dengan pernyataan singkat tapi kuat untuk mem-branding dirimu. Ingat, waktumu hanya 6 detik. Tidak yakin bagaimana caranya membuat pernya­taan untuk branding? Sekali lagi, gunakan jasa profesional agar resumemu berbeda dari yang lain.

#3 Kuncinya adalah tam­pilan

Dengan terus menerus berinteraksi dengan internet dan media social, selera kita dalam memandang hal yang berhubungan dengan tam­pilan suatu konten semakin meningkat. Akses tak terbatas ke platform konten visual seperti Pinterest, Instagram dan Youtube telah mengubah standar visual kita dengan cara yang tidak pernah kita duga.

Internet juga merupakan alat online gratis yang tak ter­hitung jumlahnya, termasuk contoh resume berkualitas tinggi yang dapat didownload tanpa biaya sedikitpun. Jadi pastikan resumemu tampak menarik.

#4 Buat menjadi personal

Ini bukan hanya tentang mengisi resume dengan fakta dan gambar lagi. Meskipun penting untuk menunjukkan bahwa kamu memiliki rekam jejak yang solid, HRD akhir-akhir ini juga tertarik dengan kepribadian kandidat.

Daripada menonjolkan pencapaianmu dengan cara yang kaku, lebih baik kamu menceritakan secara singkat kepribadian dan soft skillmu. Hal ini memungkinkan HRD untuk terhubung denganmu sebagai pribadi, bukan nada dingin dan bisnis yang biasa.

#5 Go digital

Manfaatkan sepenuh­nya alat digital yang kamu inginkan. Ini menunjukkan pada HRD bahwa kamu cer­das secara teknologi. Sebagai permulaan, gunakan hyper­link sebagai referensi lang­sung dan mudah digunakan untuk informasi pendukung, yang membantu menghemat kata-kata.

Jika kamu punya situs web atau blog yang relevan dengan pekerjaanmu, lebih baik lagi. Jika tidak, kamu bisa selalu membuat porto­folio digital dengan menyim­pan dokumen dan file yang relevan di Cloud, menggu­nakan layanan gratis seperti Dropbox dan Google Drive.

Enam detik. Hanya itu yang kamu punya. Pastikan resumemu mampu me­nyampaikan pesan kunci di dalam peluang kecil itu. Ingat, sedikit itu lebih, jadi buat yang sederhana. Jangan menyulitkan para HRD untuk mengakses informasi yang mereka cari.

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment