Koran Jakarta | January 19 2019
No Comments
Perang Dagang - AS Siap Bidik Produk Tiongkok Lainnya

Tiongkok Balik Ancam AS Lakukan Tindakan Balasan

Tiongkok Balik Ancam AS Lakukan Tindakan Balasan

Foto : AFP/NICOLAS ASFOURI
Saling Ancam - Foto ini diambil saat Presiden AS, Donald Trump bersama Presiden Tiongkok, Xi Jinping di Balai Besar Rakyat Beijing, Tiongkok, 9 November 2017. Dua pemimpin negara besar ini saling mengancam melakukan perang tarif.
A   A   A   Pengaturan Font
Beijing berharap Presiden Donald Trump bisa memperbaiki keputusannya sebelum tenggat waktu 24 September mendatang.

 

BEIJING - Tiongkok berjanji akan melakukan tindakan balasan kepada Amerika Serikat (AS) jika pekan depan menerapkan tarif 10 persen terhadap produk impor dari Tiongkok senilai 200 miliar dollar AS.


“Untuk melindungi hak dan kepentingan sah, serta ketertiban perdagangan bebas internasional, Tiongkok tidak punya pilihan selain membalas dengan cara yang sama.

Langkah Amerika Serikat memaksakan tarif impor naik telah membawa ketidakpastian baru untuk negosiasi perdagangan bilateral.

Tiongkok berharap Amerika Serikat akan mengakui konsekuensi negatif dari tindakannya, dan mengambil langkah-langkah pasti untuk memperbaiki dalam waktu yang tepat waktu,” kata Kementerian Perdagangan Tiongkok, di Beijing, Selasa (18/9).


Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Tiongkok juga akan melakukan tindak balasan yang pantas kepada AS, namun tak menyebut kapan melakukan langkah tersebut. “Kami akan umumkan nanti pada saatnya,” kata Menteri Luar Negeri Tiongkok, Geng Shuang.


Beijing berharap Presiden Donald Trump bisa memperbaiki keputusannya sebelum tenggat waktu 24 September mendatang.


Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengumumkan akan menerapkan tarif tambahan 10 persen untuk produk Tiongkok yang masuk ke AS senilai 200 miliar dollar AS yang berlaku akhir bulan ini dan tarif ini dipastikan meningkat menjadi 25 persen per 1 Januari 2019.


Tak cuma itu, Trump mengatakan AS siap membidik produk Tiongkok lainnya jika Presiden Tiongkok Xi Jinping melancarkan aksi balas dendam.

“Jika Tiongkok mengambil langkah balas dendam terhadap petani atau industri kami, kami akan segera memberikan tarif tahap ketiga, untuk sekitar 267 miliar dollar AS produk Tiongkok lainnya,” kata Trump di Gedung Putih, Washington.


Diperoleh informasi, produk-produk seperti jam tangan pintar Apple, Fitbit, dan kursi mobil untuk bayi lolos dari tarif impor tambahan AS yang terakhir.

Namun, jika pemerintahan Trump memberlakukan ancaman tarif terbaru, maka seluruh produk impor AS dari Tiongkok seperti iPhone dan merek lain akan ikut terkena.


Bulan lalu, Tiongkok mengumumkan produk-produk AS yang masuk daftar tarif impor tambahan senilai 60 miliar dollar AS, mulai gas alam cair sampai pesawat jika Washington mengaktifkan kebijakan tarif impor tambahan senilai 200 miliar dollar AS.


Ketegangan perdagangan AS-Tiongkok telah membuat nilai tukar sejumlah negara berkembang, seperti rupiah Indonesia turun. Padahal, rupiah sepekan sebelumnya cukup stabil sehingga pemerintah optimistis mampu menjaganya hingga akhir tahun.


Kirim Delegasi


Pemerintah Tiongkok sedang mempertimbangkan untuk mengirim delegasi ke Washington untuk membahas keputusan AS tersebut.


Wakil Ketua Badan Regulasi Sekuritas Tiongkok, Fang Xinghai, mengatakan aksi dagang AS terhadap Tiongkok tidak akan berhasil karena negara itu memiliki banyak alat kebijakan fiskal dan moneter untuk mengatasi dampaknya.


“Presiden Trump adalah seorang pengusaha yang suka menyerang, dan dia mencoba untuk menekan Tiongkok agar AS mendapat konsesi dari perundingan dengan kami.

Saya pikir taktik semacam itu tidak akan berhasil ke Tiongkok,” ujarnya pada wartawan, di Kota Pelabuhan, Tianjin.


Sejauh ini, AS telah memberlakukan tarif senilai 50 miliar dollar AS untuk menekan Beijing agar mengubah sebagian besar praktik perdagangannya, seperti transfer teknologi dan kebijakan subsidi industri berteknologi tinggi. AFP/SB/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment