Koran Jakarta | December 13 2017
No Comments

Tantangan Kendaraan Listrik

Tantangan Kendaraan Listrik

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Kendaraan listrik dengan beberapa kelebihan dibandingkan kendaraan konvesional, sangat mendesak untuk diwujudkan dalam produk masal. Kendaraan listrik memiliki kelebihan pada emisi karbon yang rendah, efisiensi, ramah lingkungan, ringan, senyap, dengan perawatan mudah.

Menurut pengamat otomotif Dewa Yuniardi, mobil listrik sebaiknya dimulai dari sekarang. “Pertama yang perlu dilakukan dengan melakukan edukasi dan kampanye tentang perlu dan manfaat menggunakan energi elternatif, yaitu listrik pada kendaraan,” ujar Dewa, Kamis (16/11). 

Dengan edukasi yang baik masyarakat akan tertarik. Selanjutnya para produsen perlu memasarkan produknya ke masyarakat. Adanya produk yang ada di pasaran ditambah dengan insentif berupa keringanan pajak dan lainnya akan membuar harga kendaraan menjadi lebih terjangkau.

Selanjutnya, tambah Dewa,  pemerintah perlu mendorong agar dibangun infrasktur pengisian bahan bakar. Langkah PLN dan Pertamina bersama dengan sepeda motor listrik Gesits dalam menyediakan infrastruktur pengecasan baterai dan penggantian baterai perlu diapresiasi dan terus didorong perluasannya.

Setasiun pengisian baterai yang membutuhkan daya tinggi perlu dibangun hingga ke pelosok wilayah. Hal ini untuk memberikan dukungan kepada pemilik kendaraan listrik yang melakukan perjalanan jauh dapat mengisi baterai dengan mudah. 

Para agen pemegang merek dan produsen juga perlu membangun jaringan pemasaran dan layanan purna jual. Dengan layanan purna jual hingga tersebar luar membantu pemilik kendaraan dalam melakukan servis dan juga pembelian suku cadang.

Namun diakui mendorong penggunaan kendaraan listrik tidak mudah. “Selama ini bahan bakar bensin murah dan dapat dibeli di mana-mana. Mungkin nanti kalau bensin sudah mahal orang bisa dengan sukarela pindah ke kendaraan listrik,” kata dia.

Penggunaan mobil listrik di Indonesia, kata Dewa, masih jauh. Selain para produsen mobil listrik belum memasarkan produk jadi ke pasar, kendaraan listrik masih memiliki kelemahan dari sisi teknologi. “Penyebah utamanya adalah pada jangkauan dan waktu pengisian baterai yang lama,” ungkapnya.

Kelemahan lain kendaraan listrik adalah pada saat hujan dan banjir. Pada kondisi ini mobil listrik bisa mengelami konslet, sehingga membahayakan penumpang, dan merusak sistem kelistrikan mobil tersebut, apalagi baterai kendaraan listrik tidak murah. 

hay/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment