Syarifuddin: Mari Bekerja Keras Tingkatkan Kinerja MA | Koran Jakarta
Koran Jakarta | May 30 2020
No Comments
Lembaga Peradilan

Syarifuddin: Mari Bekerja Keras Tingkatkan Kinerja MA

Syarifuddin: Mari Bekerja Keras Tingkatkan Kinerja MA

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Ketua Mah­kamah Agung ( MA) periode 2020–2025 yang baru saja terpilih, Muhammad Syari­fuddin, berterima kasih ke­pada semua pihak yang telah memilihnya dalam proses pemilihan Ketua MA, Senin (6/4). Ia berharap setelah res­mi terpilih, tidak ada lagi per­bedaan pendapat di dalam lembaga MA.

“Mulai hari ini, selesai su­dah demokrasi kecil ala Mah­kamah Agung. Saya harapkan mulai hari ini pula tidak ada lagi perbedaan pendapat, du­kung-mendukung di antara kita,” kata Syarifuddin di Ge­dung MA, Jakarta, Senin (6/4).

Syarifuddin mengatakan kini saatnya MA untuk terus bekerja keras untuk mening­katkan kinerja MA dan pera­dilan yang lebih baik lagi. Karena itu, ia berharap tidak ada lagi perbedaan pilihan di lembaga MA yang memenga­ruhi kinerja.

“Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini,” ucapnya.

Syarifuddin menggantikan Hatta Ali yang akan pensiun pada Selasa (7/4). Syarifud­din, yang sebelumnya men­jabat sebagai Wakil Ketua MA bidang Yudisial, terpilih sebagai Ketua MA setelah me­lalui dua putaran pemilihan. Pada putaran pertama, ia ber­hasil unggul dari lima hakim yang mendapat perolehan suara untuk menjadi Ketua MA dengan 22 suara. Total hakim yang memiliki hak pilih dan dipilih berjumlah 47. Karena putaran pertama tidak ada hakim yang memenuhi syarat 50 persen tambah satu suara dari para pemilih, maka dua hakim dengan perolehan suara terbanyak, yakni Syarifuddin dan Andi Samsan Nganro, harus ikut pemilihan putaran kedua. Pada putaran kedua, Syarifuddin berhasil unggul lagi dari Andi dengan 32 suara, sedangkan Andi mendapatkan 14 suara.

Hatta Ali yang memimpin sidang paripurna khusus pe­milihan Ketua MA mengesah­kan terpilihnya Syarifuddin. Hatta menuturkan berdasar­kan Pasal 7 huruf 1, ketentuan keputusan Ketua MA, Nomor 96/KMA/SK/IV/2020 tentang Peraturan Tata Tertib Pemilihan Ketua Mahkamah Agung, calon yang mendapatkan suara terbanyak dalam putaran kedua langsung ditetapkan sebagai Ketua MA terpilih.

“Maka calon ketua MA terse­but ditetapkan sebagai Ketua MA terpilih,” kata Hatta yang kemudian mengetuk palu. n ola/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment