Koran Jakarta | August 20 2018
No Comments
suara daerah

Surabaya Intensif Bina Kepribadian Anak-anak

Surabaya Intensif Bina Kepribadian Anak-anak

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Anak adalah aset bagi masa depan suatu bangsa. Apa yang terjadi terhadap anak-anak akan me­mengaruhi masa depan negara itu ke depannya. Untuk itu, perlu upaya nyata melindungi dan memenuhi hak atas anak, hingga dapat tumbuh dan berkembang serta berpartisi­pasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan.

Setelah pertama kali diperkenalkan di tahun 2006 mengenai konsep Kota Layak Anak, sejak 2011 Indonesia te­lah memiliki 302 kabupaten/kota yang siap memperbaiki diri menjadi kabupaten/kota layak anak. Dari 302 kabu­paten/kota itu, 77 di antaranya telah memperoleh penghar­gaan Kota Layak Anak dari pemerintah. Tiga kota dengan penghargaan tertinggi adalah Denpasar, Solo, dan Surabaya.

Untuk mengetahui apa saja yang telah dan akan dilaku­kan jajaran Pemerintah Kota Surabaya untuk menuju level utama Kota Layak Anak di Indonesia, wartawan Koran Jakarta, Selocahyo, berkesem­patan mewawancarai Wali Kota Surabaya, Tri Rismahari­ni, di Surabaya, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Bisa dijelaskan soal lomba Kota Layak Anak yang diikuti Surabaya?

Beberapa hari yang lalu kami mendapat kunjungan dari Tim Evaluasi Nasional Kota Layak Anak. Tim juri ada lima orang, mereka menda­tangi sejumlah tempat, seperti Puspaga, CC Room 112, dan Koridor Co-Working Space.

Bagaimana soal kesiapan menjadi Kota Layak Anak?

Kami optimistis. Berdasar­kan pengalaman sebelumnya, Surabaya sudah masuk level Nindya dengan telah memiliki beberapa wilayah layak anak. Wilayah tersebut misalnya kecamatan layak anak atau puskemas layak anak. Dinas-dinas yang terlibat telah mem­persiapkan semua kriteria untuk Kota Layak Anak. Mulai dari menyediakan berbagai fasi­litas untuk anak-anak, hingga bagaimana menyelesai­kan masalah anak-anak yang men­ga­la­mi kasus hukum.

Apa saja fasilitas yang te­lah disediakan?

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk membentuk kepribadian anak ke arah yang lebih baik, seperti mengajar­kan hal-hal yang sederhana dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar, mendeka­tkan diri kepada Tuhan yang Maha Esa, dan lain-lain. Kami punya berbagai fasilitas un­tuk menampung anak-anak menyalurkan hobinya, dan berbagai fasilitas pendukung untuk sekolah mereka.

Fasilitas lainnya apa?

Kami punya taman baca masyarakat (TBM), broadband learning center (BLC), rumah bahasa, dan berbagai fasilitas olahraga di Surabaya. Pemkot membangun perpustakaan di setiap RW. Perpustakaan buka dari pukul 09.00–21.00, supaya semua anak, baik yang sekolah pagi maupun siang, bisa meng­akses buku-buku secara gratis.

Adakah pembimbing di perpustakaan tersebut?

Di perpustakaan ini ada kakak-kakak yang dibayar se­cara profesional, untuk mem­bimbing adik-adiknya. Kami mengusahakan untuk membangun lahan-lahan kosong di masing-masing RW menjadi lapangan olahraga atau futsal yang bisa digunakan oleh anak-anak.

N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment