Koran Jakarta | June 22 2018
No Comments
suara daerah

Semarang, Pemda dengan Kinerja Tertinggi

Semarang, Pemda dengan Kinerja Tertinggi

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Baru-baru ini, Kemen­terian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menetapkan Pemkot Semarang sebagai pemerintah daerah de­ngan kinerja tertinggi di Indone­sia pada tahun 2018 ini.

Kepedulian Pemkot Sema­rang salah satunya dengan program yang peduli terhadap masyarakat yakni program rehab rumah tidak layak huni. Program tersebut bagian dari program besar penanganan wi­layah kumuh di Kota Semarang.

Untuk mengetahui lebih lanjut apa yang diupaya Pemkot Semarang untuk memajukan dan mengembangkan Kota Semarang, wartawan Koran Jakarta, Henri Pelupessy, berkesempatan mewawancarai Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, beberapa waktu lalu. Berikut petikannya.

Bisa dijelaskan sejumlah inovasi yang dilakukan untuk mengembangkan, memba­ngun, dan menyejahterakan masyarakat?

Saya mengucapkan teri­ma kasih kepada warga Kota Semarang yang telah mendu­kung Pemkot dalam memba­ngun Kota Semarang ini. Salah satu inovasi yang dilakukan, di antaranya inovasi layanan kesehatan, menjadikan warga Kota Semarang sebagai masya­rakat dengan angka harapan hidup tertinggi di Indonesia. Kota Semarang dinobatkan sebagai daerah dengan Kese­hatan Ibu dan Anak (KIA) terbaik di Indonesia. Dengan menginisiasi program GIAT(Gerakan Ibu dan Anak Se­hat) melalui deteksi dini ke­sehatan menjadi tolok ukur penting dalam penghargaan tersebut. Saya mengucap­kan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Indonesia Healthcare Forum.

Apa yang menjadi tolok ukur penghargaan inovasi pe­layanan kesehatan ini?

Data BPS, Angka Harapan Hidup (AHH) Kota Semarang pada tahun 2017 adalah sebe­sar 77,21 tahun, dan capaian tersebut menjadi tertinggi di Indonesia.

Tingginya Angka Harapan Hidup Kota Semarang tersebut juga menjadi kontribusi terbe­sar penyumbang capaian AHH Provinsi Jateng pada tahun 2017 yang tercatat sebesar 74,08 tahun, serta AHH Indonesia dengan capaian sebesar 71,06 tahun.

Apa arti penghargaan yang diberikan ini?

Saya rasa apresiasi ini bukan hanya menjadi penambah motivasi kami, tetap juga daerah-daerah lain untuk dapat berkonsentrasi pada pemba­ngunan kesehatan warganya. Hal ini penting karena kesehat­an menjadi salah satu kom­ponen penting pembangunan manusia yang membutuhkan komitmen tinggi dalam pemba­ngunannya.

Baru–baru ini, Pemkot Semarang juga men­dapatkan penghargaan dari Ke­mendagri, atas pemerintah daerah de­ngan kinerja tertinggi di Indonesia?

Pada bulan Januari lalu, Kemenpan-RB memberikan penghargaan sebagai Kepala Daerah Terbaik di Indonesia dalam urusan pelayanan pub­lik. Predikat tersebut sendiri menjadi kali ke-2 sebagai Kepa­la Daerah Terbaik di Indonesia oleh Kemenpan-RB, yang mana didapatkannya dalam tahun yang berurutan, yaitu tahun 2017 dan 2018. Tidak hanya pelayanan publik, Kemendagri juga menetapkan Pemkot Semarang sebagai pemerintah daerah dengan kinerja tertinggi di Indonesia pada tahun 2018 ini. Predikat itu juga didapat­kan pada tahun sebelumnya, yaitu di tahun 2017.

Dengan adanya sejumlah penghargaan yang diberi­kan, sebuah bentuk apresiasi terhadap kinerja yang telah dilakukan ?

Tolok ukur kinerja sebenar­nya ada pada kesejahteraan rakyat, saya rasa penghargaan hanyalah simbol, tapi kesejah­teraan masyarakat tetap jadi representasi utama, apakah kinerja kami memang yang terbaik atau tidak. Maka ketika Indeks Pembangunan Manu­sia Kota Semarang beberapa tahun terakhir sudah mening­kat tajam, penghargaan ini menjadi sebuah simbol penting untuk terus memotivasi kami di Pemkot Seamrang untuk ber­upaya lebih baik lagi. Maka dari itu saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kemen­terian Dalam Negeri.

SM/E-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment