Koran Jakarta | October 16 2018
No Comments
Kongres ISEI l Gubernur BI Perry Warjiyo Terpilih sebagai Ketua ISEI Periode 2018–2021

Sektor Informal Butuh Dukungan

Sektor Informal Butuh Dukungan

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Dibutuhkan tindakan harmonisasi sektor formal dan informal, bukan memaksakan UMKM menjadi perusahaan besar.

 

BANDUNG – Produktivitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat dimaksimalkan untuk membantu menggerakkan mesin perekonomian negara. Karena itu, kekuatan sektor UMKM perlu ditingkatkan, termasuk dengan menyinergikannya dengan usaha skala menengah ke atas.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Perry Warjiyo, menyatakan produktivitas menjadi kunci keberhasilan ekonomi untuk maju. Untuk itu, meningkatkan kekuatan sektor informal atau UMKM perlu ditingkatkan dan sinergikan dengan sektor formal atau bisnis skala sedang dan besar.

“Akses dan kesempatan harus diberikan kepada sektor informal untuk memperoleh fasilitas sumber pembiayaan, fasilitas pendidikan dan keterampilan, dan fasilitas untuk bekerja sama dengan sektor formal, termasuk dalam hal ekonomi digital (e-commerce),” ujar Perry saat pidato penutupan Kongres ISEI XX, di Bandung, Jawa Barat, Jumat (10/8).

Menurutnya, digitalisasi ekonomi bersifat cair (fluid), tidak ada perbedaan yang jelas antara usaha besar-sedang (sektor formal) dan usaha mikro-kecil (sektor informal). Untuk itu, yang dibutuhkan adalah tindakan harmonisasi formal dan informal bukan memaksa informal menjadi formal.

Selanjutnya, digitalisasi ekonomi tidak terbatas hanya pada kegiatan e-commerce saja, tetapi juga harus didorong ke kegiatan produksi dan operasional untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah.

Perry yang juga Gubernur BI menambahkan hambatan utama dalam kebijakan perdagangan dalam negeri, termasuk sektor informal, meliputi regulasi, infrastruktur, pertanahan, perizinan usaha, perpajakan, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Untuk itu, solusi yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan adalah pengurusan SIUP dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) secara simultan, penghapusan pendaftaran ulang Surat Izin Usaha Perusahaan (SIUP), penyederhanaan pembuatan TDP, dan pelayanan secara elektronik (SIPO).

Upaya lain untuk meningkatkan perdagangan domestik adalah revitalisasi pasar tradisional, baik fisik dan SDM, menyediakan pasar e-commerce, regulasi perdagangan elektronik (PP) dan menyiapkan roadmap perdagangan dalam negeri. Upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan sektor informal, termasuk dalam penguasaan teknologi digital, akan berujung pada produktivitas dalam berusaha.

Dia menilai UMKM harus diberi ruang untuk berkembang lebih cepat, khususnya dengan memperkuat pasar melalui peningkatan jumlah dan kualitas SDM yang mampu menerapkan teknologi informasi secara luas, dukungan faktor modal dan kelembagaan yang kuat sehingga mampu meningkatkan produktivitas perekonomian secara keseluruhan.

Dalam kongres itu, Perry secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat ISEI periode 2018–2021, menggantikan pendahulunya Muliaman D Hadad.

 

Perbaikan SDM

Pengusaha Chairul Tanjung sebelum penutupan konggres memberikan sedikit paparan terkait tanggung jawab ISEI terhadap ekonomi nasional. Menurutnya, ISEI harus memberikan masukan terkait upaya peningkatan produktivitas pekerja di Indonesia. Menurutnya, angkatan kerja saat ini sekitar 40 persen adalah lulusan sekolsah dasar.

Sementara itu, ekonom yang juga pengurus ISEI, Aviliani menambahkan ISEI ingin memperkuat harmonisasi antara sektor usaha formal dan infomal dengan memberikan perhatian agar sektor usaha informal yang jumlahnya besar dan dominan dapat secara benahap naik kelas. 

 

tgh/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment