Koran Jakarta | July 17 2018
No Comments
Juara Dunia Atletik U-20

Sejumlah Penghargaan Menanti Zohri Tiba di Tanah Air

Sejumlah Penghargaan Menanti Zohri Tiba di Tanah Air

Foto : IAAF
Juara Dunia - Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri berhasil menjuarai nomor lari 100 meter pada ajang IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia, Rabu (11/7). Zohri mencatatkan waktu 10,18 detik.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Keberhasilan pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, meraih gelar juara dunia lari 100 meter putra U-20 di Tampere, Finlandia, Rabu malam (11/7) waktu setempat, merupakan sejarah baru bagi Indonesia karena belum ada satu pun sprinter nasional yang berhasil mempersembahkan emas pada kejuaraan yang sama.

Presiden Joko Widodo bahkan menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang ditorehkan Zohri. “Saya kira tidak saya saja, tapi seluruh rakyat Indonesia tentu senang dan bangga,” kata Jokowi, Kamis (13/7).

Selain itu, rasa bangga dan haru juga dirasakan keluarga dan warga Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

“Kami merasa bangga dan haru. Tapi semua itu kembali atas kehendak Tuhan. Maka kami wajib menggelar syukuran sederhana di rumah kami,” ujar Fazilla, kakak Zohri.

Lebih dari itu, sejumlah menteri dan pejabat juga menjanjikan penghargaan dan bonus untuk Zohri. “Kami akan jemput nanti di bandara dan kami juga siapkan bonus paling tidak bonus beasiswa, kita sadar betul bahwa Zohri perlu kehadiran pemerintah,” ujar Menpora Imam Nahrawi.

Bupati Lombok Utara, Najmul Ahyar, juga berjanji membantu memperbaiki rumah Zohri dan menjadikannya pegawai. “Sebagai bentuk apresiasi, Insya Allah akan kami wujudkan dalam bentuk kebijakan.

Saya akan bicara dengan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) terkait dengan rumahnya. Selain, seandainya pemerintah daerah berhak mengangkat menjadi CPNS, saya bisa pastikan merekrut Lalu Muhammad Zohri.

Tetapi bukan daerah yang punya wewenang,” ujar Najmul. Sementara itu Danrem 162/ WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan TNI AD akan memberikan peluang dan prioritas kepada Zohri menjadi anggota TNI.

“TNI AD akan memberikan peluang dan perioritas kepada Zohri setelah lulus SMA melalui jalur khusus sebagai Bintara TNI AD,” kata Ahmad Rizal.

Tak cuma itu, berbagai bonus juga menanti Zohri tiba di Tanah Air, di antaranya membelikan rumah, modal usaha, dan beasiswa sekolah.

Seperti diketahui, meski berhasil mencatatkan sejarah sebagai juara dunia, ternyata Zohri masih tinggal di sebuah rumah renta di kampung halamannya, Dusun Karang Pangsor, Kabupaten Lombok Utara, NTB.

“Iya, sampai sekarang kondisi rumah masih sama,” kata kakak Lalu, Fazilah ketika dihubungi di Jakarta, Kamis.

Fazilah mengatakan rumah yang berlokasi di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara itu selalu ditinggali Zohri ketika kembail ke kampung halamannya. “Kami sudah pernah mengajukan bantuan ke Kepala Desa dulu.

Tapi, nama kami tidak pernah keluar,” katanya tentang kondisi rumah peninggalan kedua orang tuanya itu.

Meskipun masih menempati rumah itu, anak bungsu dari empat bersaudara itu sesekali juga tinggal bersama saudaranya yang lain. Putra pasangan almarhum Lalu Ahmad Yani dan almarhumah Saeriah itu bercita-cita memperbaiki rumah itu jika telah mencapai kesukesan. Ant/S-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment