Koran Jakarta | August 20 2018
No Comments

Saat Adu Pendapat dengan Bos

Saat Adu Pendapat dengan Bos
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, etiskah jika kita beradu pendapat dengan bos? Bagaimana cara yang bijak menyampaikan pendapat kita yang berbeda dengan bos?

Jawaban:

Dalam dunia kerja, anda dituntut untuk memberikan kontribusi terbaik bagi lem­baga tempat anda bekerja. Salah satu caranya adalah dengan menyumbangkan saran dan pendapat anda bagi kemajuan perusahaan. Semua pasti setuju bahwa berbeda pendapat adalah hal biasa. Karena tentu anda me­miliki pendapat pribadi yang berbeda dengan pendapat rekan anda yang lain.

Tetapi bagaimana bila berbeda pendapat dengan bos atau atasan anda? Bos maunya A sementara anda berpendapat B. Namun anda sendiripun merasa tidak enak hati bila tidak menyetujui pendapat bos. Memang sela­ma ini yang terjadi, staf atau anak buah cenderung manut dan menyetujui pendapat atasannya.

Menurut Linda Carpenter, Psikolog dan Pelatih Ekse­kutif di Portland, rata-rata staf di perusahaan selalu bilang ‘ya’ terhadap pendapat bosnya hanya untuk diang­gap karyawan yang baik. Padahal, menurut Linda, anda tidak harus selalu setuju dengan bos. “Jika anda selalu setuju akibatnya justru akan fatal, anda akan kehilangan kredibilitas,” kata Linda.

Cara yang paling bijak menanggapi pendapat bos, berikan persetujuan anda jika anda memang setuju. Tetapi belajarlah untuk berdi­plomasi jika anda berbeda pendapat dengan bos. Misal­nya dengan berkata, “Pada dasarnya saya setuju, teta­pi….” . Ingat, sesungguhnya seorang bos memang merasa senang jika pendapatnya di­sepakati oleh anak buahnya. Karena tentu ia merasa me­miliki otoritas penuh dalam mengeluarkan pendapatnya. Apalagi jika saran dan pen­dapatnya disertai dengan pujian, “Hebat sekali….!"

Namun, anda pun berhak tidak setuju. Sejauh ini, tidak ada peraturan yang memuat sanksi hukuman bagi para staf yang berbeda pendapat dengan atasannya. Karena mengeluarkan pendapat ada­lah hak asasi setiap insan di alam demokrasi ini. Namun, yang paling penting, jika anda memang tidak sepen­dapat dengan bos, tawarkan­lah ide lain sebagai solusinya.

Perlu anda waspadai, ja­ngan sekalipun melecehkan pendapat bos yang berbeda dengan anda. Siapapun tidak suka jika dilecehkan, apa­lagi dia seorang bos, atasan anda! Maka sekalipun anda berbeda pendapat, kemuka­kanlah dengan penuh sikap hormat.

Percayalah, berbeda pen­dapat dengan bos, tidak akan menyebabkan anda dipecat. Nah sekarang, nggak per­lu takut berbeda pendapat dengan bos. Asal anda bisa menyikapinya dengan bijak dan hormat, why not? Toh pada akhirnya akan ada ke­sepakatan dalam menyikapi perbedaan ini.

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment