Koran Jakarta | September 20 2018
No Comments

RI-Palestina Siapkan Skema PTA

RI-Palestina Siapkan Skema PTA

Foto : ANTARA/Puspa Perwitasari
Penghapusan Bea Masuk I Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kanan) dan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun (kedua kanan) usai penandatanganan Nota Kesepahaman terkait pengaturan bea masuk kurma dan minyak zaitun Palestina ke Indonesia di Jakarta, Senin (6/8). Penghapusan bea masuk itu bentuk dukungan Indonesia pada sektor ekonomi Palestina.
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Indonesia dan Palestina sepakat meningkatkan kerja sama perdagangan dengan mempersiapkan kerangka Preferential Trade Agreement (PTATA) setelah kedua negara menyepakati penghapusan tarif untuk komoditas kurma dan minyak zaitun murni.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (6/8), mengatakan kesepakatan tersebut muncul setelah kedua negara menandatangani Pengaturan Pelaksanaan atau Implementing Arrangement (IA) pada Nota Kesepahaman (MoU) tentang pemberian preferensi penghapusan tarif bea masuk nol persen bagi dua produk tersebut.

“Dalam pembicaraan tadi dengan Duta Besar Palestina di Jakarta, Zuhair Al-Shun, kami berdua setuju untuk meningkatkan dan mempersiapkan PTATA antara Indonesia dan Palestina,” kata Enggartiasto.

Enggartiasto mengatakan, list produk serta barang yang akan masuk dalam PTATA tersebut akan diberikan oleh pemerintah Palestina. Hal tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah Indonesia terhadap Palestina, dan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

Indonesia dan Palestina telah menandatangani Pengaturan Pelaksanaan atau Implementing Arrangement (IA) pada Nota Kesepahaman (MoU) tentang pemberian preferensi penghapusan tarif bea masuk nol persen bagi produk kurma dan minyak zaitun murni dari Palestina.

 

Ant/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment