Koran Jakarta | September 21 2018
No Comments

Ramen, Sajian Mie Berkuah ala Jepang

Ramen, Sajian Mie Berkuah ala Jepang

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Ciri khas dari ramen adalah mie tipis berwarna kuning. Mie ini disajikan dalam kuah yang diracik dari aneka kaldu serta bumbu serta aneka topping yang menyempurnakan rasa dan tampilannya.

Di Indonesia, ramen men­jadi salah satu dari ba­nyak kuliner Jepang yang cukup familiar di lidah masyarakat. Ini cukup bisa dipahami sebab masyarakat Indonesia yang pada dasarnya penyuka sajian mie.

Ramen sendiri adalah masakan mie kuah Jepang yang sebenarnya berakar pada kuliner China. Di Je­pang, Sajian ramen adalah kombi­nasi dari mie yang direbus kemudi­an di ceburkan ke dalam mangkuk kuah kaldu dan diberi berbagai topping mulai chasiu, menma atau rebung, sayuran hijau, nori hingga telur rebus.

Salah satu cara terbaik menikmati ramen adalah dengan menyeruput kuah ramennya yang legit di lidah. Pasalnya kelezatan sajian ramen justru terletak pada kuah kaldunya. Barulah, memadukannya dengan mie ramen yang kenyal lembut serta aneka topping-topping yang ada di dalamnya.

Kuah untuk ramen sendiri sebe­narnya cukup beragam, namun jika merujuk pada ramen di negara asal­nya, di Jepang, kuah ramen identik dengan rasanya yang legit, kental dan cukup pekat. Kuah ramen yang khas inilah yang membuat ramen sebenarnya berbeda dengan olahan mie pada umumnya.

Kuah ramen umumnya terbuat dari air kaldu yang dimasak bersama dengan bumbu-bumbu rempah Jepang. Proses pemasakannya cu­kup lama untuk menjadi kuah yang benar-benar khas sebagaimana yang diinginkan yakni legit dan gurih.

Kaldu asli untuk ramen Jepan memang dibuat dari tulang dan lemak babi.Namun perlahan, seiring dengan meluasnya ramen ke ber­bagai negara, kaldu untuk ramen­pun semakin bervariasi.

Tidak hanya menggunakan tulang dan juga lemak babi. Tetapi menggunakan ayam ataupun sea food seperti udang. Biasanya bagian yang digunanakan untuk kaldu ini adalah bagian tulang atau cangkang udang.

Termasuk ramen-ramen yang ada di Indonesia. Sebagian besar, resto-resto yang menyediakan pilihan menu ramen dengan kaldu berasal dari ayam atau udang. Seperti menu chicken ramen di IPPUDO, misal­nya. Menu ini sengaja di tujukan khusus untuk konsumen di Indone­sia yang manyoritas muslim.

Resto ini menyajikannya de­ngan mangkuk, sumpit, sendok dan perlatan masak yang berbeda untuk memastikan ke halalannya. Resto ini juga menyediakan area dapur khusus untuk mengelola chicken ramen ini.

“Tapi soal rasa tetap tidak akan meninggalkan rasa otentik dari ra­men Jepang,”’ kata Amanda Sihom­bing saat peluncuran gerai baru IP­PUDO di Grand Indonesia beberapa waktu lalu. nik/E-6

Ragam Rasa, Ragam Kelezatan

Untuk jenisnya, setidaknya ada tiga jenis kuah untuk ramen. Semua sangat bergantung dari bahan dasar yang digunakan. Kuah shoyu misalnya.
Dalam bahasa Indonesia shoyu berarti kecap asin. Kuah ini merupakan kuah ramen dengan tampilan kecoklatan tapi sedikit transparan.

Sementara kuah selanjutnya adalah miso. Kuah ramen miso menggunakan miso atau tauco sebagai bahan dasarnya. Kuah ramenya lebih kental dan berwarna kecoklatan. Adapun kuah ramen lainnya adalah shio atau garam. Kuah ramen ini cenderung lebih bening.

Selain urusan kuah yang beragam, mie ramen rupanya juga cukup beragam jenisnya. Semua tinggal di sesuaikan dengan selera.

Biasanya mie ramen adalah mie yang tipis dengan tekstur lurus. Namun, ada juga mie ramen dengan tekstur yang cukup tebal atau sedikit keriting.

Mie ramen biasanya adalah hasil buatan tangan. Ada juga buatan mesin. Bahan mie umumnya adalah tepung terigu dengan kadar gluten cukup tinggi di tambah dengan beberapa bahan tambahan yang membuat hasil akhir mie terasa kenyal lembut dan warna kuningnya.

Oh, iya, untuk pilihan kematangan, semua tinggal di sesuai dengan selera. Matang sempurna atau setengah matang. Semua sesuai selera. nik/E-6

Aneka Ramen Otentik Jepang di Jakarta

 

 Ramen menjadi satu dari banyak kuliner Jepang yang cukup di gemari masyarakat Indonesia. Menu ramen banyak di sajikan dari tingkat restoran bahkan hingga warung-warung tenda.

Salah satu restoran Jepang yang menawarkan menu ramen adalah IPPUDO. Restoran ramen Je­pang ini benar-benar menyajikan menu-menu ramen otentik Jepang bagi pencinta remen di Indonesia. Khususnya di Jakarta.

“Yang jelas kita mencoba mem­bawa ramen otentik Jepang dengan sajian spesial. Lebih banyak topping yang lebih lengkap, potongan daging dengan premium new rolled belly dan pork loin ditambah dengan shio tamago dan nori,” kata Amanda Sihombing,direktur IPPODO Indo­nesia saat membuka gerai IPPODO terbaru di Grand Indonesia.

Gerai IPPUDO Grand Indonesia sendiri merupakan gerai ke IPPODO ke tiga setelah Pacific Place Mall dan Central Park Mall.

Dengan nuansa modern dan interior yang minimalis serta deko­rasi khas IPPODO seperti peralatan makan, lampion dan lain sebagainya membuat acara makan bersama kiah meriah dan menyenangkan. Belum lagi pilihan menu IPPODO yang penuh inovasi dan menggugah selera.

Salah satunya adalah chicken ramen yang khusus diracik untuk konsumen IPPODO Indonesia. Ini adalah sajian ramen dengan kuah kaldu berasal dari ayam yang dimasak lama hingga benar-benar menjadi kaldu yang gurih.

Tambahan aneka bumbu rempah Jepang membuat rasa sajian chicken ramen ini sangat khas. Dan yang pasti di jamin kehalalanya. “Kami memiliki dapur yang terpisah untuk menjamin bahan-bahan ini tidak tercampur dengan bahan lain yang non halal,” tambah Amanda.

Pilihan ramen lain tentu sama nikmatnya dan banyaknya. Tapi dua menu terbaru IPPODO yang layak di coba adalah chicken nanban seba­gai makanan pembuka dan matcha tiramisu untuk mengakhiri santapan anda di IPPODO. “Kami juga me­nyediakan menu dengan porsi kecil juga,” ujar Amanda. nik/E-6

 

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment