Puskesmas Mampu Deteksi Dini Covid-19 | Koran Jakarta
Koran Jakarta | May 30 2020
1 Comment
Wabah Penyakit Menular

Puskesmas Mampu Deteksi Dini Covid-19

Puskesmas Mampu Deteksi Dini Covid-19

Foto : ANTARA/FIKRI YUSUF
TURUNKAN PENUMPANG I Sejumlah penumpang kapal pesiar berbendera Norwegia, Viking Sun bersiap menaiki bus pariwisata di Pelabuhan Benoa, Bali, Minggu (8/3). Kapal pesiar itu diizinkan menurunkan 738 penumpang dan 452 kru di Pelabuhan Benoa setelah dinyatakan sehat berdasarkan dua kali pemeriksaan sesuai protokol kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Juru bicara peme­rintah untuk penanganan Cov­id-19, Achmad Yurianto, mene­gaskan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) di In­donesia mampu melakukan de­teksi dini virus korona jenis baru atau Covid-19.

“Semua puskesmas di se­luruh Indonesia mampu un­tuk melaksanakan deteksi dini masalah ini,” kata Yurianto, di Kantor Presiden, Jakarta, Ming­gu (8/3).

Yurianto menegaskan de­teksi dini yang dilakukan pusk­esmas merupakan wujud ke­mampuan puskesmas dalam menangani Covid-19.

Dia menjelaskan ketika se­seorang mengeluh batuk dan pilek ke puskesmas, maka puskesmas akan menanyakan health alert card untuk kemu­dian dapat segera merujuk yang bersangkutan ke rumah sakit. “Deteksi dini itu menangani. Jadi, menangani itu jangan dikonotasikan keberadaan ru­ang isolasi bertekanan negatif di puskesmas, pasti tidak ada di puskesmas. Jadi menangani bu­kan seperti itu,” jelasnya.

Yurianto mengimbau ma­syarakat untuk tidak panik menyikapi Covid-19 atau geja­la-gejalanya meskipun di dae­rahnya tidak ada rumah sakit besar. “Tidak perlu panik ka­rena di daerahnya tidak ada ru­mah sakit besar karena bukan seperti itu,” tuturnya.

Adapun bagi masyarakat yang ingin mengetahui se­putar Covid-19, pemerintah telah membuka hotline di no­mor 119. Nomor itu dapat di­hubungi siapa pun, sekalipun hanya untuk menanyakan apa itu Covid-19, tanda-tanda Co­vid-19, serta langkah-langkah yang harus dilakukan.

Tambah Dua Orang

Pada kesempatan itu, Yuri­anto mengumumkan kasus po­sitif Covid-19 bertambah dua orang. Kini, kedua orang itu diisolasi di RSPI Sulianti Saroso dan RS Persahabatan. Status positif keduanya diperoleh me­lalui hasil laboratorium Ming­gu siang. “Hari ini dari hasil pemeriksaan laboratorium kita menambah lagi dua kasus po­sitif,” katanya.

Dengan adanya tambahan dua kasus positif, maka jumlah orang positif Covid-19 di Tanah Air menjadi enam orang. Dua orang tambahan yang terkon­firmasi itu diklasifikasi sebagai kasus nomor 5 dan 6.

Yurianto menjelaskan kasus nomor 5 merupakan seorang pria berusia 55 tahun, diketa­hui positif Covid-19 berdasar­kan hasil pemeriksaan lanjutan dari penelusuran klaster Jakar­ta. Sedangkan kasus nomor 6 merupakan pria 36 tahun, im­ported case dari Jepang. Yang bersangkutan terkena Covid-19 pada saat bekerja sebagai anak buah kapal Diamond Princess.

“Kondisi keduanya stabil, tidak butuh oksigen, tidak diin­fus, sadar penuh, tidak demam, tidak batuk dan tidak pilek. Jadi kondisi dalam keadaan baik,” ujar Yurianto.

Sementara itu, terkait kru dan penumpang kapal pesiar ber­bendera Norwegia, Viking Sun, yang diperbolehkan turun di Bali, Yurianto mengatakan hal itu merupakan keputusan pe­merintah daerah berdasarkan pertimbangan dinas kesehatan. “Tidak perlu saya permasalah­kan. Karena itu sudah dibuat keputusannya, dan keputusan gubernur itu berdasarkan per­timbangkan dinas kesehatan,” ujarnya. n Ant/ruf/AR-2

Klik untuk print artikel

View Comments

sukiyaki
Senin 9/3/2020 | 02:41
pingin miliki barang kesukaan tp isi dompet gak pernah tercukupi..
jangan bersedih guys....karena kamu punya partner yang bisa wujudkan impianmu
segera aja ke dupa88,net dan jangan lupa join now yach...
bukan hanya wujudkan impianmu tp juga bisa bikin kamu menjadi jutawan.
<a href="https://dupa88.co/" rel="nofollow noopener" title="dupa88.net">Click Disini</a>

Submit a Comment