Koran Jakarta | October 22 2017
No Comments
Pembangunan Infrastruktur

Presiden Resmikan Tol Palembang-Pemulutan

Presiden Resmikan Tol Palembang-Pemulutan

Foto : ANTARA/Nova Wahyudi
A   A   A   Pengaturan Font

PALEMBANG-Presiden Joko Widodo meresmikan jalan tol Palembang-Indralaya seksi I yaitu ruas Palembang-Pemulutan sepanjang 7,75 kilometer. Ini merupakan jalan tol pertama di Sumatera Selatan. “Saya perlu ke sini karena perlu semangat itu dan saya sangat senang sekali ini jalan tol pertama yang ada di Sumatera Selatan,” kata Presiden Jokowi di gerbang tol Palembang-Pemulutan, Palembang, Kamis (12/10).

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan itu Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi,Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Direktur Utama Hutama Karya I Gusti Ngurah Putra dari pihak kontraktor.

Tol Pelembang- Indralaya terdiri atas 3 seksi, yaitu seksi I ruas Palembang-Pemulutan sepanjang 7,75 kilometer; seksi II Pemulutan-Kota Terpadu Mandiri (KTM) sepanjang 4,9 kilometer dan seksi III KTMSimpang Indralaya sepanjang 8,5 kilometer sehingga total selesai lebih dari 21 kilometer.

“Tadi waktu di mobil Pak Gubernur bisik-bisik ke saya, Pak Presiden, tol ini sudah diimpiimpikan sejak zaman Belanda, saya tidak percaya masa mimpi kok dari zaman Belanda? Tapi setelah masuk ke sini tadi saya betul-betul kaget,” tambah Presiden. Presiden mengaku sudah 4 kali datang mengunjungi ruas tol tersebut.

Presiden sengaja empat kali memantau pengerjaan tol ini karena medan tol Palembang-Indralaya ini sangat berat, penuh rawa-rawa dan memerlukan konstruksi khusus. “Waktu itu saya lihat penyedotan air dari bawah untuk dibuang. Jadi ini pekerjaan yang sangat-sangat sulit tapi alhamdulilah ini seksi pertama selesai dari Palembang sampai Pemulutan,” ungkap Presiden.

Tujuan lain kedatangan Presiden Jokowi adalah untuk memberi semangat motivasi kepada kontraktor. Karena 2-3 bulan lalu Presiden masih mendengar ada pembebasan tanah yang belum selesai. “Tapi tadi saya masuk, bertanya ke Bu Menteri BUMN, dilaporkan sudah. Apa artinya? Kalau sering kita datangi yang membebaskan tanah juga lebih cepat kalau tidak sering didatangi maka yang membebaskan (tanah) kadang bisa cepat (membebaskan) kadang tidak cepat (membebaskan lahan),” jelas Presiden.

Dengan pengalaman seperti itulah makan Presiden berupaya sesering mungkin mengunjungi proyek-proyek besar yang sedang berjalan agar persoalan dapat segera diselesaikan. Setelah meninjau jalan tol Palindra, Presiden Jokowi dan rombongan bermalam di Kota Palembang untuk melanjutkan agenda kunjungan kerja pada Jumat (13/10). 

 

Ant/fdl/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment