Presiden Instruksikan Dukungan Anggaran Penanganan Covid-19 | Koran Jakarta
Koran Jakarta | May 30 2020
1 Comment
Antisipasi Penyebaran Covid-19 I Seluruh Rakyat Diminta untuk Tetap Tenang dan Tidak Panik

Presiden Instruksikan Dukungan Anggaran Penanganan Covid-19

Presiden Instruksikan Dukungan Anggaran Penanganan Covid-19

Foto : ADEK BERRY/AFP
CEGAH VIRUS DI MONAS I Seorang anggota Palang Merah Indonesia menyemperotkan disinfektan di Monumen Nasional (Monas) di Jakarta, Minggu (15/3). Monas dan tempat wisata di Jakarta ditutup sementara selama 14 hari guna mencegah penyebaran virus korona jenis baru atau Covid- 19.
A   A   A   Pengaturan Font

>> Pemerintah memberikan insentif kebijakan ekonomi untuk menjaga kegiatan usaha berjalan biasa.

>> Ketersediaan kebutuhan bahan pokok di dalam negeri dipastikan tercukupi untuk masyarakat.

 

BOGOR – Presiden Joko Widodo me­merintahkan jajarannya untuk mem­berikan dukungan anggaran yang memadai untuk digunakan dalam pena­nganan kasus infeksi virus korona jenis baru atau Novel Coronavirus (Covid-19)

Menurut Presiden, berdasarkan Un­dang-Undang Nomor 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana, pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Pemda) dapat memprioritaskan penggunaan anggaran secara cepat. “Kementerian Keuangan sudah mengeluarkan per­aturan dan pedoman untuk penyediaan anggaran yang dibutuhkan oleh seluruh kementerian/lembaga dan pemda serta gugus tugas percepatan penanganan Covid-19,” katanya di Istana Presiden, Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3).

Jokowi menyebut regulasi tersebut memberikan landasan hukum kepada seluruh pihak untuk menggunakan dan mengajukan anggaran penanganan pe­nyebaran virus.

Jokowi mengatakan pandemi virus korona jenis baru telah memperlambat ekonomi dunia secara masif dan signifi­kan, termasuk Indonesia. Kendati begitu, pemerintah memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok di dalam ne­geri tetap tercukupi untuk memenuhi ke­butuhan masyarakat.

Pemerintah juga te­lah memberikan insen­tif kebijakan ekonomi beberapa waktu lalu. Langkah itu dinilai un­tuk menjaga kegiatan usaha agar tetap berja­lan seperti biasa. Pre­siden meminta kepala daerah untuk mendu­kung kebijakan ini dan melakukan upaya yang memadai di daerah. “Saya dan jajaran di kabinet terus bekerja ke­ras untuk menyiapkan dan menjaga Indonesia dari penyebaran Co­vid-19 dan meminimal­kan implikasinya terha­dap terhadap ekonomi Indonesia,” terang Jokowi.

Pada kesempatan itu, Kepala Negara meminta kepada seluruh kepala daerah baik gubernur, bupati, serta wali kota untuk terus memonitor kondisi daerah dan terus berkonsultasi dengan pakar medis dalam menelaah situasi terkait pencegahan penyebaran virus korona atau Covid-19. “Terus berkonsultansi dengan Badan Nasional Penanggulang­an Bencana (BNPB) untuk menentukan status siaga darurat ataukah tanggap darurat bencana nonalam,” katanya.

Berdasarkan status kedaruratan dae­rah tersebut, lanjut Presiden, jajaran Pe­merintah Daerah (Pem­da) dibantu TNI dan Polri serta dukungan dari pemerintah pusat untuk terus melakukan langkah efektif dan efisien mena­ngani penyebaran dan dampak virus korona.

Caranya, dengan membuat kebijakan tentang proses belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa, mem­buat kebijakan tentang sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa be­kerja di rumah dengan menggunakan interaksi dalam jaringan (online), dengan tetap meng­utamakan pelayanan yang prima kepada ma­syarakat. “Menunda kegiatan-kegiatan yang melibatkan peserta banyak orang dan meningkatkan pelayanan pengete­san infeksi Covid-19 dan pengobatan se­cara maksimal, dengan memanfaatkan kemampuan rumah sakit daerah dan bekerja sama dengan rumah sakit swas­ta, serta lembaga riset dan pendidikan tinggi, yang direkomendasikan oleh Ke­menterian Kesehatan,” ucap Presiden.

Bekerja Lebih Keras

Selanjutnya, Presiden dan seluruh jajaran kabinet juga akan terus bekerja keras untuk menyiapkan dan menjaga Indonesia dari penyebaran Covid-19 dan meminimalkan implikasinya terhadap perekonomian Indonesia. “Sebagaimana kemarin telah disampaikan bahwa salah satu menteri kami terdeteksi positif ter­infeksi Covid-19. Langkah-langkah anti­sipatif pun telah dilakukan, dan saya ya­kinkan para menteri tetap bekerja penuh seperti biasa,” ungkap Presiden.

Bahkan, para menteri bekerja lebih keras, walaupun sebagian dilakukan de­ngan cara online, untuk mengatasi isu kesehatan dan mengatasi dampak per­ekonomian akibat Covid-19. “Kepada seluruh rakyat Indonesia, saya minta tetap tenang, tidak panik, dan tetap pro­duktif dengan meningkatkan kewaspa­daan agar penyebaran Covid-19 bisa kita hambat dan kita setop,” kata Presiden.

Presiden pun menyarankan rakyat melakukan aktivitas di rumah. “Dengan kondisi ini, saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah. Inilah saatnya bekerja bersama-sama, saling tolong-menolong, dan bersatu padu, gotong royong, kita ingin ini men­jadi sebuah gerakan masyarakat agar masalah Covid-19 ini bisa tertangani de­ngan maksimal,” tutup Presiden. fdl/AR-2

Klik untuk print artikel

View Comments

jessi
Senin 16/3/2020 | 13:11
Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik Net sarana Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
untuk teman teman yang ingin bergabung bersama yang kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik Net paling best ya guys...

Submit a Comment