Koran Jakarta | August 26 2019
No Comments
“Event” Internasional

Presiden Dukung Pelaksanaan Balap Mobil Formula E

Presiden Dukung Pelaksanaan Balap Mobil Formula E

Foto : ANTARA/ DESCA LIDYA NATALIA
LAPOR KE PRESIDEN I Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (13/8). Anies melaporkan tentang rencana Provinsi DKI Jakarta sebagai tuan rumah balap mobil Formula E pada 2020.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (13/8). Anies mengatakan kedatangannya menghadap Jokowi guna mem­bahas perkembangan soal inte­grasi transportasi di Jakarta.

“Tadi pertemuan dengan Pak Presiden melaporkan perkembangan tentang proses in­tegrasi transportasi di Jakarta. Langkah-langkah yang sudah kita lakukan, kami update ke Presiden,” kata Anies, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Selain soal integrasi trans­portasi, Anies juga mengaku melaporkan soal rencana pelaksanaan balap mobil For­mula E. Mantan Menteri Pen­didikan dan Kebudayaan itu menyebut pelaksanaan balap mobil itu direncanakan bakal dilaksanakan pada 2020.

“Beliau memberikan du­kungan dan apresiasi, dan in­sya Allah akan kami finalisasi­kan,” ujarnya.

Anies mengatakan dirinya menyampaikan bahwa balapan mobil Formula E itu bisa mem­berikan dampak perekonomi­an yang positif bagi Jakarta dan Indonesia umumnya. “Dalam istilah beliau, ada manfaat fae­dah tangible dan ada faedah yang non-tangible,” ucap Anies.

Menurut Anies, faedah non-tangible adalah Indonesia dan Jakarta terekspos, sedangkan faedah tangible adalah keun­tungan ekonomi yang didapat­kan Jakarta.

“Yang tangible, dia meng­gerakkan perekonomian karena meskipun penyeleng­garaan itu tentu ada biaya, tapi pergerakan perekonomiannya dalam proyeksi konservatif saja, itu diperkirakan 1,2 triliun rupiah,” ucap Anies.

Anies juga menjelaskan bahwa dana yang harus dibayar Pemerintah Provinsi (Pem­prov) DKI Jakarta kepada pe­nyelenggara Formula E sekitar 24,1 juta dollar AS atau sekitar 345 miliar rupiah untuk men­jadi tuan rumah Formula E.

Sementara itu, Dewan Per­wakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta telah menyetujui anggaran belanja langsung yang diajukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk pe­nyelenggaraan ajang Formula E di Jakarta. Anggaran itu di­setujui dalam pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Plafon Prioritas Ang­garan Sementara (KUPA-PPAS) untuk rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Dae­rah Perubahan (APBD-P) 2019 pada Selasa (13/8) sore. Ang­garan yang disetujui sebesar 360 miliar rupiah atau 20,79 juta poundsterling.

Dana yang dikeluarkan akan sebanding dengan penghasilan yang didapatkan, sehingga pemerintah tidak mengeluar­kan dana percuma.

“Jadi, kita keluarkan biaya, tapi akan dapat 1,2 triliun triliun. Itu baru prediksi kon­servatif. Apalagi kalau asumsi penonton dan lain-lain, sangat konservatif sekali. Supaya kita lebih hati-hati. Jadi, insya Al­lah bisa lebih besar lagi,” kata Anies. fdl/pin/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment