Presiden: Segera Mungkin Salurkan Bantuan Sosial | Koran Jakarta
Koran Jakarta | May 30 2020
1 Comment
Program Jaring Pengaman Sosial

Presiden: Segera Mungkin Salurkan Bantuan Sosial

Presiden: Segera Mungkin Salurkan Bantuan Sosial

Foto : BPMI SETPRES/KRIS
PIMPIN RATAS I Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas (ratas) membahas efektivitas penyaluran program jaring pengaman sosial melalui telekonferensi dari Istana Merdeka di Jakarta, Selasa, (7/4).
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta jajarannya segera me­nyalurkan program jaring pengaman sosial kepada masyarakat dalam rang­ka menjaga daya beli di tengah tang­gap darurat virus korona (Covid-19).

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas (Ratas) Efektivitas Penyaluran Pro­gram Jaring Pengaman Sosial mela­lui video telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/4).

“Karena program-program ini pen­ting bagi rakyat, saya ingin menekan­kan agar penyalurannya (dilakukan) sesegera mungkin, secepat mungkin, tepat dan cepat,” ucap Presiden.

Presiden juga ingin penyaluran pro­gram jaring pengaman sosial ini benar-benar tepat sasaran. Caranya, melalui data-data kelompok bagi calon peneri­ma manfaat program tersebut.

“Saya ingin by address sehingga te­pat dan akurat. Juga melibatkan RT/ RW, pemerintah desa dan pemerin­tah daerah sehingga betul-betul ban­tuan ini bisa tepat,” jelas Presiden.

Selain itu, Presiden juga minta mekanisme penyaluran jaring penga­man sosial ini dibuat secara efisien, praktis, dan tidak berbelit-belit se­hingga menyulitkan masyarakat.

Di awal pengantarnya, Presiden kembali merinci sejumlah kebijakan bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat lapisan bawah lewat pro­gram jaring pengaman sosial.

“Dalam mengatasi dampak sosial ekonomi penyebaran Covid-19, kita pemerintah telah menyiapkan dana sekitar 110 triliun rupiah yang dialo­kasikan untuk jaring pengaman sosial bagi masyarakat lapisan bawah agar tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok dan berbelanja untuk menjaga daya beli,” kata Presiden.

Program yang dimaksud yakni memperluas jumlah penerima dan nilai manfaat untuk Program Ke­luarga Harapan (PKH) dari sebelum­nya 9,2 juta penerima menjadi 10 juta penerima manfaat. “Juga memper­besar nilai manfaat yang dinaikkan kurang lebih 25 persen dan penya­luran dipercepat, yakni dari tiga bu­lan menjadi sebulan sekali,” ujarnya.

Lalu, Kartu Prakerja diimplemen­tasikan tanggal 9 April 2020 dengan anggaran 20 triliun rupiah untuk pe­nerima manfaat 5,6 juta orang. “Ter­utama yang terkena PHK, pekerja in­formal, serta pelaku usaha mikro dan kecil terdampak Covid-19,” tutupnya.

Selanjutnya, program Kartu Sem­bako y dinaikkan dari 15,2 juta pene­rima menjadi 20 juta penerima man­faat. “Nilainya (juga) dinaikkan 30 persen dari 150 ribu rupiah menjadi 200 ribu rupiah dan diberikan selama sembilan bulan,” tutur Presiden.

Khusus masyarakat lapisan bawah di DKI Jakarta, pemerintah sedang menyiapkan program bantuan sosial untuk 3,7 juta penerima. “Untuk 1,1 juta (penerima) disiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan 2,6 juta (pe­nerima) disiapkan oleh pemerintah pusat selama dua bulan sesuai dengan masa tanggap darurat yang ditetapkan oleh Satgas Covid-19,” lanjutnya. fdl/AR-2

Klik untuk print artikel

View Comments

angelina caroline
Rabu 8/4/2020 | 15:49
Aplikasi yang bisa membantu anda menghasilkan penghasilan sampingan dengan mudah , penasaran? ayuk klik disini http://bit,ly/aaTT4PP (tanda koma di ganti tanda titik)

Submit a Comment