Koran Jakarta | April 19 2019
No Comments
Pembakaran Polsek

Polisi Selidiki Video Perusakan Polsek Ciracas

Polisi Selidiki Video Perusakan Polsek Ciracas

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Kepolisian menelusuri video perusakan Polsek Ciracas untuk mengungkap kasus tersebut. Penelusuran video ini bertujuan untuk mengungkap pembakaran Mapolsek Ciracas.

“Foto dan video yang beredar di media itu nanti akan diverifikasi dari sumbernya, nanti bisa dijadikan petunjuk untuk mengungkap secara jelas peristiwa tersebut,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Kepolisian Indonesia Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, di Jakarta, Kamis (13/12).

Selain video, pihaknya hingga kini mengumpulkan alat bukti dan menganalisis barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) di Mapolsek Ciracas.

Barang bukti kasus penyerangan dan pembakaran Polsek Ciracas oleh massa yang telah terkumpul antara lain mobil terbakar dan rusak serta kantor dalam kondisi porak poranda.

Selanjutnya, semua barang bukti tersebut sedang dianalisis untuk menemukan jejak pelaku perusakan dan mengungkap peristiwa yang terjadi pada Rabu (12/12) dini hari itu.

“Apabila sudah jelas, penyidik mampu mengungkap lengkap kemudian pembuktian ilmiah sampai kesimpulan siapa orang terlibat aktif melakukan pengrusakan dan pembakaran secara sistematis,” ucap Dedi.

Terkait penganiayaan yang dilakukan sekelompok orang terhadap korban anggota TNI, empat orang tersangka telah ditangkap dan satu tersangka berinisial D masih dinyatakan buron.

Tersangka berinisial D itu memiliki ciri-ciri kulit berwarna kuning langsat, rambut berwarna hitam, pendek dan lurus serta mata cenderung sipit.

Kasus penyerangan dan pembakaran Polsek Ciracas oleh massa diduga dipicu sekelompok orang yang tidak puas dengan penanganan pengeroyokan terhadap dua anggota TNI di halaman parkir ruko Arundina, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, beberapa hari sebelumnya.

Sekelompok orang berjumlah sekitar 200 orang merangsek markas Polsek Ciracas untuk mencari tahanan yang diamankan karena diduga mengeroyok rekannya.

Terkait dengan pengeroyokan anggota TNI, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, pihaknya menangkap dua pelaku yakni pasangan suami istri IH dan SR dilakukan di Jalan Raya Citayam Gang Laskar, Kecamatan Cipayung, Kota Depok sekitar pukul 13.30 WIB, Kamis (13/12).

Argo menjelaskan, hingga saat ini, polisi telah menangkap empat tersangka pengeroyokan dua anggota TNI, Kapten TNI AL Komarudin dan Prajurit Satu Rivo Nanda di sebuah lahan parkir kawasan Arundina, Cibubur, Jakarta Timur.

Walau demikian, satu tersangka berinisial D masih dinyatakan buron. Kombes Pol Argo mengimbau agar pelaku segera menyerahkan diri sebelum ditangkap petugas.

Tersangka terakhir D, memiliki ciri-ciri kulit berwarna kuning langsat, rambut berwarna hitam, pendek dan lurus, mata cenderung sipit.  Ant/P-5

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment