Koran Jakarta | October 18 2019
No Comments
Data Kependudukan | Masyarakat Dapat Mengakses

Peta Digital Data Kependudukan RI Diakui Dunia

Peta Digital Data Kependudukan RI Diakui Dunia

Foto : ISTIMEWA
TERIMA PENGHARGAAN | Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh mewakili Mendagri Tjahjo Kumolo menerima penghargaan dunia yang diserahkan langsung oleh Jack Dangermond seorang visioner teknologi terkemuka, akhir pekan.
A   A   A   Pengaturan Font
Data kependudukan Indonesia kini sudah tersaji secara elektronik dan sangat rinci memuat data sampai tingkat pedesaan.

 

JAKARTA – Hasil inovasi Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) kembali meraih penghargaan bergengsi tingkat dunia. Geographic Information System (GIS) atau peta interaktif data kependudukan yang dibuat Ditjen Dukcapil meraih juara pertama dalam lomba Map Gallery International.

Direktur Jenderal Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh, mengungkapkan hal itu di Jakarta, Minggu (25/8). Menurut Zudan pada hari Kamis (22/8), ia mewakili Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menerima penghargaan map gallery kategori People’s Choice pada acara ESRI Indonesia User Conference (EIUC). “Ini penghargaan kelas dunia,” katanya.

Perlombaan map gallery itu sendiri kata Zudan, sudah rutin digelar. Penyelenggaranya adalah ESRI International atau Environmental Systems Research Institute. Pemenang lomba ini diumumkan pada acara ESRI User Conference di San Diego Amerika Serikat. “Pemenang Map Gallery International ini secara resmi diumumkan pada saat acara penutupan konferensi Jumat, 12 Juli 2019,” katanya.

Lomba map gallery tahun 2019 lanjut Zudan, diikuti oleh 1.606 peserta dari seluruh dunia, termasuk Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang diwakili Ditjen Dukcapil Kemendagri. Dalam lomba kali ini, Ditjen Dukcapil menyodorkan peta tematik yang berjudul ‘Ratio of Availability of Education Facilities In City of Indonesia on 2018’.

“Alhamdulillah meraih juara pertama dengan perolehan suara sebanyak 1.080 melalui proses voting. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Jack Dangermond seorang visioner teknologi terkemuka serta Presiden dan Pendiri perusahaan raksasa pemetaan global ESRI,” ujarnya.

Prestasi ini adalah penghargaan kali kedua dari ESRI, setelah Dukcapil meraihnya pertama kali pada 22 Nopember 2016 untuk sistem informasi manajemen berbasis GIS.

EIUC merupakan perhelatan analisis geospasial terbesar nasional yang diharapkan mampu menjadi magnet bagi komunitas geospasial yang sedang berkembang di tanah air serta berperan aktif menyoroti bagaimana analitik geospasial mampu menjadi penggerak Making Indonesia 4.0 di masa kini dan nanti.

Geographic Information System (GIS) sendiri adalah penyajian peta data penduduk sampai tingkat desa berbasis kewilayahan. ags/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment