Koran Jakarta | August 21 2019
No Comments

Perusahaan Konstruksi Ekspansi Bisnis

Perusahaan Konstruksi Ekspansi Bisnis

Foto : istimewa
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Danang Parikesit (kanan) menyerahkan surat penetapan pemenang pada pelelangan pengusahaan jalan tol kepada Direktur Strategi Korporasi & HCM Perseroan, M Aprindy, di Jakarta, Jumat (19/07). PT PP (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia (“Perseroan”) berhasil memenangkan tender proyek investasi Tol Semarang-Demak.
A   A   A   Pengaturan Font

PT PP (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia (“Perseroan”) berhasil memenangkan tender proyek investasi Tol Semarang-Demak. Hal ini sesuai dengan surat penetapan pemenang pada pelelangan pengusahaan jalan tol, yang diserahkan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit kepada Direktur Strategi Korporasi & HCM Perseroan M. Aprindy.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah menetapkan Konsorsium PT PP (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., dan PT Misi Mulia Metrical sebagai pemenang lelang jalan tol tersebut melalui surat Nomor PB.02.01-Mn/1347 tanggal 17 Juli 2019 dengan komposisi pemegang saham PT PP (Persero) Tbk sebesar 65 persen, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebesar 25 persen dan PT Misi Mulia Metrical sebesar 10 persen.

“Hal ini merupakan amanah yang besar untuk Perseroan dan kami pastikan proses selanjutnya berjalan sesuai dengan timeline. Dengan adanya surat penetapan ini, kami akan segera melakukan tahapan selanjutnya yaitu membentuk BUJT dan mempercepat proses penandatanganan PPJT,” ujar M. Aprindy, Direktur Strategi Korporasi & HCM Perseroan.

Proyek Jalan Tol Semarang-Demak sepanjang 27 kilometer yang menelan biaya investasi sebesar 15,3 triliun rupiah ini akan terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut Kota Semarang yang terbagi menjadi 2 seksi, seksi I Kota Semarang dan seksi II Kabupaten Demak. Konsorsium bertugas menggarap seksi II sepanjang 16,31 kilometer dengan total investasi 5,6 triliun rupiah dengan masa konsesi selama 35 tahun. hay/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment