Koran Jakarta | January 18 2018
No Comments
Intermediasi Perbankan

Pertumbuhan Kredit 2017 Hanya 8,1 Persen

Pertumbuhan Kredit 2017 Hanya 8,1 Persen

Foto : OJK - litbang KJ/and
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Erwin Rijanto mengungkapkan pertumbuhan kredit perbankan sepanjang 2017 sebesar 8,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau year on year (yoy), lebih baik ketimbang capaian pada 2016 sebesar 7,8 persen secara yoy. Realisasi pertumbuhan kredit itu sejalan dengan proyeksi BI di kisaran bawah proyeksi sebesar 8-10 persen.

“Pertumbuhan kredit 2017 sebesar 8,1 persen setahun penuh. Namun, yang luar biasa sekali adalah pembiayaan dari pasar modal juga meningkatnya luar biasa,” ujar Erwin di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta, Jumat (12/1).

Di sisi lain, Erwin menyebutkan pembiayaan yang disalurkan terhadap kegiatan ekonomi melalui instrumen surat utang tumbuh pesat, dan mengkompensasi lambannya pertumbuhan kredit perbankan. Dia menambahkan pertumbuhan pembiayaan di pasar modal sepanjang 2017, melebihi 35 persen. “Sehingga kalau kita jumlah itu akan jauh lebih besar. Kira-kira hampir sekitar 11 persen karena pasar modal kita di atas 35 persen,” ujar dia.

Sayangnya, Erwin belum merinci lebih lanjut pendorong pertumbuhan kredit di akhir 2017.

RBB Meleset

Sementara itu, menurut Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, pertumbuhan kredit 2017, masih berpeluang menyentuh dua digit atau 10 persen. Pasalnya, kata Wimboh, di akhir 2017 atau Desember 2017, pertumbuhan penyaluran kredit menggeliat, mengingat permintaan pembiayaan juga meningkat baik dari korporasi maupun individu.

Wimboh menyebut kredit konsumsi dan kredit modal kerja menjadi penopang pertumbuhan kredit di akhir tahun.

“Tapi memang masih missed (meleset) jika berdasarkan Rencana Bisnis Bank (RBB) yang sebesar 11,8 persen. Tapi masih mendekati dua digit untuk pertumbuhannya,” ujar dia.

BI dan OJK sama-sama memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan akan pulih pada 2018, karena kondisi ekonomi domestik yang membaik dan konsolidasi perbankan yang segera tuntas. Dua regulator tersebut memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan di 2018 sebesar 10-12 persen (yoy). Ant/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment