Koran Jakarta | May 25 2019
No Comments

Permintaan Tepung Kelapa Sulut ke Tiongkok Tinggi

Permintaan Tepung Kelapa Sulut ke Tiongkok Tinggi

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

MANADO – Permintaan produk tepung kelapa asal Su­lawesi Utara (Sulut) dari Tiongkok pada awal April 2019 cu­kup tinggi, menyusul kualitas produk tersebut telah diakui pasar internasional.

“Selama ini, Tiongkok merupakan pasar potensial untuk produk tepung kelapa, karena hampir setiap bulan puluhan ton dikirim ke negara Tirai Bambu itu,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Su­lut Jenny Karouw di Manado, Selasa (17/4).

Dia mengatakan pada awal April tepung kelapa yang diekspor ke Tiongkok sebanyak 26 ton dan mampu meng­hasilkan devisa bagi negara sebesar 38.050 dollar Amerika Serikat (AS).

Jenny mengatakan tepung kelapa merupakan produk turunan kelapa yang sudah merambah hampir semua ben­ua baik Asia, Amerika, Eropa, dan Afrika.

“Ke depan, kami akan terus mencarikan pasar baru bagi pengekspor di Sulut,” katanya.

Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Sulut Darwin Muksin mengatakan selama ini hampir 100 persen produksi tepung kelapa dari provinsi itu diekspor.

Pihaknya terus melakukan pengawasan dan imbauan kepada pengekspor Sulut, agar memberikan produk yang terbaik kepada pembeli.

“Jangan sampai mengecewakan pembeli, hanya karena tidak tepatnya waktu pengiriman,” katanya.

Soal kualitas barang, katanya, sudah melalui serang­kaian uji dan diakui oleh pasar internasional. Ant/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment