Koran Jakarta | August 26 2019
No Comments

Perlu Kejujuran Saat Mendesain Interior

Perlu Kejujuran Saat Mendesain Interior

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Terkesan janggal. Namun kejujuran menjadi pijakan awal dalam mendesain. Sikap tersebut menjadi salah satu cara untuk mewujudkan desain ruang yang nyaman sebagai hunian.

Kebiasaan bahkan khawatir dengan omongan orang lain tanpa terasa mempengaruhi pilihan desain. Alhasil, desain ruang tidak sesuai dengan kebutuhan. “Di sini, kebanyakan kurang jujur,” ujar Reza Herdadi Wahyudi, desainer interior, yang ditemui di kawasan Slipi, Jakarta.

Banyak masyarakat yang mendesain ruangan tergantung dengan kebiasaan dan khawatir mendapat cemoh dari orang lain. Sebagai contoh ruang tamu, saat ini ruang tersebut menjadi ruang yang jarang dipergunakan. Alasannya karena, tidak setiap hari penghuni akan menerima tamu. Akibatnya, ruang hanya sebagai pajangan semata.

Di sisi lain, kehidupan yang makin mobilitas menjadikan kebanyakan orang lebih sering bertemu dengan kolega di ruang komersil, seperti pusat perbelanjaan maupun kafe. Namun, keberadan ruang tamu masih sulit ditinggalkan. Ruang tersebut semacam menjadi prasyarat keberadan ruang di dalam sebuah hunian.

Padahal, penyambutan tamu tidak selalu harus di ruang tamu. Mereka dapat diterima di pantry maupun ruang keluarga. Ruang yang sekaligus menjadi aktifitas keseharian penghuni rumah. Dengan begitu, pemilik rumah tidak memerlukan ruang khusus untuk menyambut tamu.

Bagi Reza, hunian nyaman adalah hunian yang sesuai dengan kebutuhan pemiliknya. “Rumah sesuai kebutuhan kita,” ujar desainer interior yang senang merangcang desain secara playful ini.

Terlebih, rumah memiliki biaya perawatan, ruang yang tidak terpakai akan menambah biaya perawatan maupun saat pembuatannya.

Harga tanah yang terus melonjak menjadikan hunian makin kecil. Untuk itu, penghuni perlu selektif dalam membuat ruang di dalam tempat tinggalnya. Tujuannya tidak lain, supaya ruang dapat mengakomodasi kebutuhan hidupnya dan menjadi hunian yang nyaman.

Jujur pada diri sendirinya merupakan kunci dalam setiap mendesain. Karena, para penghuni rumah yang akan tinggal sehari-hari dan mempergunakan setiap ruang. Bukan malah memikirkan, orang lain yang hanya bertandang sesekali bahkan belum tentu bertandang setahun sekali. din/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment