Koran Jakarta | January 21 2019
No Comments

Performa “Off Road” Mobil Kabin Ganda

Performa “Off Road” Mobil Kabin Ganda

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Mobil kabin ganda dengan kapasitas angkut  besar menjadi pilihan individu atau  komersial. Dengan kemampuan off road  dan fitur keamanan, membuat mobil ini  semakin handal dan nyaman.

Mitsubishi Triton/ L200 telah diluncurkan di Bangkok Thailand pada Jumat (9/11). Mobil yang dulu dikenal dengan Strada Trition ini selanjutnya akan dipasarkan di 150 negara di dunia, termasuk tentu saja di Indonesia. New Triton/L200 merupakan versi teranyar dari model kendaraan yang merayakan ulangtahun ke- 40 di tahun ini. Mobil yang nantinya akan diimpor dari Thailand ini diproduksi di pusat perakitan Laem Chabang Plant yang dioperasikan oleh Mitsubishi Motors Thailand. Menurut CEO Mitsubishi Motors Corporation (MMC), Osamu Masuko mengungkapkan, model baru tersebut membawa peningkatan durabilitas, kehandalan, dan kenyamanan yang dikembangkan selama lebih dari 40 tahun sejak pertama kali diperkenalkan.

“Saya sangat yakin bahwa mobil ini dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan dari para pelanggan kami di seluruh dunia,” ujar dia dalam siaran pers. Inti dari pembaruan Triton adalah pada konsep dynamic dhield, dengan peningkatan performa pada sistem penggerak empat roda jenis 4WD untuk mendukung performa offroad, dan fitur keamanan aktif aktif untuk membantu pengemudi. Dari sisi penampilan Triton direvitalisasi dengan konsep “Rock Solid” yang memancarkan kekuatan yang menyatu antara luar dan dalam. Dari tampak depan desain mobil ini terlihat mirip desain Xpander, terutama pada lampu dan gril, dengan kap mesin tinggi.

Sistem penggerak 4WD dilengkapi dengan fitur Fitur Super-Select dan Easy-Select sistem 4WD. Fitur Super-Select 4WD, yang memberikan traksi optimal dan karakteristik handling berbeda untuk setiap permukaan jalan tertentu. Sedangkan Fitur Easy-Select 4WD menyederhanakan perpindahan antara mode pada permukaan jalan. Fitur Super-Select dan Easy-Select sistem 4WD menggunakan mode baru off-road dengan pilihan pengaturan sesuai kondisi jalan seperti Gravel, Mud/ Snow, dan Rock. Ketika digunakan, mode off-road secara integral akan mengontrol tenaga mesin, transmisi dan pengereman.

Langkah ini untuk mengatur jumlah slip roda, agar performanya dapat tetap maksimal di semua medan, termasuk lumpur dan salju. Triton terbaru dilengkapi dengan Hill Descent Control. Fitir ini mengatur kecepatan kendaraan secara elektris saat pengemudi berhadapan dengan kondisi pegunungan dengan lereng curam atau licin untuk menjaga keamanan. Fitur keamanan lainnya berupa Forward Collision Mitigation (FCM), yang dapat mendeteksi kendaraan dan pejalan kaki di depan.

Blind Spot Warning (BSW dengan Lane Change Assist /LCA), yang dapat membantu menghindari tabrakan kendaraan lain ketika berpindah jalur dengan mendeteksi kendaraan di belakang, dengan peringatan suara atau lampu kedip pada spion. Rear Cross Traffic Alert (RCTA), yang terpasang untuk membantu pengemudi menghindari tabrakan saat memutar balik. Ultrasonic Misacceleration Mitigation System (UMS) yang mengurangi kecelakaan dari penggunaan akselerator yang tidak tepat saat bergerak atau mundur di tempat parkir dan ruang terbatas lainnya.

“Memberikan bantuan driver yang mudah digunakan pada Multi Around Monitor, yang menghasilkan gambar pandangan mata burung dari area di sekitar kendaraan, dan Sensor Parkir,” ujar Osamu. Truk ringan ini ditawarkan dengan dua pilihan mesin yaitu 2.5 liter empat silinder turbodiesel, dengan tenaga maksimum mencapai 134 tenaga kuda dan torsi 324 Nm.

Sedangkan model lebih tinggi menggunakan mesin 4N15 2.4 liter MIVEC turbodiesel, yang menghasilkan tenaga 179 tenaga kuda pada 3.500 rpm dan torsi maksiumum 430 Nm pada 2.500 rpm. Dengan tenaga yang melimpah dan dirancang mampu membawa muatan yang banyak, Triton didukung dengan peningkaan pengereman tertutama pada cakram roda depan yang lebih besar dan kaliper piston.

Osamu mengungkapkan, MMC berencana untuk menjual sekitar 180.000 unit model baru ini pada tahun fiskal ini. Mobil ini akan menjadi model inti strategis global dan merupakan penjual terbesar kedua MMC, menyusul model SUV berukuran menengah, Outlander, di jajaran MMC tahun fiskal lalu. hay/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment