Penghormatan Terakhir untuk Pemadam Kebakaran yang Gugur Saat Bertugas | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 25 2020
No Comments

Penghormatan Terakhir untuk Pemadam Kebakaran yang Gugur Saat Bertugas

Penghormatan Terakhir untuk Pemadam Kebakaran yang Gugur Saat Bertugas

Foto : ISTIMEWA
Kebakaran Australia
A   A   A   Pengaturan Font

MELBOURNE – Para petugas pemadam kebakaran, keluarga dan warga kota kecil Australia Holbrook memberi pujian dan penghormatan terakhir kepada sukarelawan pemadam kebakaran yang gugur, Samuel McPaul, dalam pemakaman yang hikmat Jumat (17/1).

Prosesi pemakaman itu diwarnai hujan yang lama dinantikan dan mulai membantu meredakan kebakaran hutan yang mematikan setelah berkobar selama berbulan-bulan.

McPaul, 28, tewas pada bulan Desember saat berjuang memadamkan kobaran api di dekat kota kelahirannya Holbrook di negara bagian New South Wales selatan.

Sebanyak 29 orang dan jutaan hewan telah tewas dalam kebakaran sejak September. Kebakaran telah menghancurkan lebih dari 2.500 rumah dan meratakan area sekitar sepertiga ukuran Jerman.

McPaul meninggal ketika kobaran api membalikkan truk pemadam kebakarannya.

"Sam adalah seorang pemuda luar biasa yang kehilangan nyawanya sebagai pahlawan di komunitas lokalnya," Shane Fitzsimmons, komisaris Dinas Pemadam Kebakaran Pedesaan New South Wales (NSW), mengatakan pada pemakaman itu.

"Dia selalu bersedia memberi pertolongan kapan pun dibutuhkan, tidak peduli dalam situasi apa pun."

Janda McPaul, Megan, yang menunggu kelahiran anak pertama mereka di Mei, menerima medali keberanian suaminya saat pemakaman.

Sebelum upacara tersebut, petugas pemadam kebakaran berseragam membawa helm yang dipakainya, demikian berita ABC melaporkan.

Perdana Menteri Scott Morrison, yang telah banyak dikritik karena kepemimpinan yang buruk selama krisis kebakaran hutan, ikut menghadiri pemakaman.

Badai petir hebat dengan hujan lebat membasahi beberapa kebakaran hutan di pantai timur Australia dalam beberapa hari terakhir, tetapi masih ada sekitar 100 titik api belum teratasi di New South Wales dan Victoria. Ant/S-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment