Pemerintah Siapkan Strategi Pemberdayaan UKM | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 25 2020
No Comments
Ekonomi Kerakyatan

Pemerintah Siapkan Strategi Pemberdayaan UKM

Pemerintah Siapkan Strategi Pemberdayaan UKM

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Kementerian Koperasi dan UKM segera mengimplementasikan enam program strategis. Implementasi program ini sebagai upaya untuk memperbaiki ekosistem bisnis bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tanah air. Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan hal tersebut usai melakukan rapat terbatas dengan topik pemberdayaan UMKM tahun 2020, di Jakarta, Senin (9/12).

“Ada 6 program strategis yang dibahas. Pertama, perluasan akses pasar produk dan jasa UMKM termasuk proyek pembangunan infrastruktur juga harus diberikan kesempatan kepada UMKM menjadi bagian suplai dari pembangunan infrastruktur. Termasuk belanja kementerian/lembaga dan BUMN agar memprioritaskan produk UMKM,” katanya, kemarin.

Teten mengatakan, dalam upaya meningkatkan keterlibatan UMKM dalam ekonomi nasional, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar ekosistem UMKM diperbaiki. Hal itu juga termasuk di dalamnya perluasan pasar UMKM melalui platform online sekaligus ekspor yang perlu dibangun ekosistem berkelanjutan di dalamnya.

Selanjutnya terkait akselerasi dan kemudahan pembiayaan mulai dari KUR, Presiden meminta agar skema kredit untuk KUR dikaji kembali. “Selain KUR ada juga pembiayaan dana ventura. Lalu ada juga program Mekaar, jadi KUR akan diprioritaskan untuk yang kecil, sedangkan mikro akan difokuskan ke program Mekaar dan UMi di BUMN,” katanya.

Pembiayaan Non KUR

Sementara untuk usaha menengah dimungkinkan pembiayaan non-KUR termasuk dana ventura. “Skema pembiayaan ini Presiden meminta OJK mendampingi. Termasuk porsi KUR mikro ini saja 63 juta pelaku. Yang kira-kira 98,68 persen,” katanya.

Hal ketiga yakni terkait kemudahan dan kesempatan berusaha sehingga perlu diberikan fasilitas dan kemudahan perizinan dan pendukungnya.
Kemudian hal keempat terkait daya saing produk UMKM dimana Presiden meminta adanya peningkatan teknologi bagi para pelaku UMKM dengan permesinan modern.Kelima terkait pengembangan kapasitas modern.

Dan keenam soal konsolidasi semua program UMKM yang selama ini tersebar di 18 kementerian/lembaga dan dimintakan untuk dikoordinasi oleh Kementerian Koperasi dan UMKM dengan kebijakan satu pintu.

Teten mengatakan sampai 2024 sejumlah hal terkait UMKM diharapkan semakin akan terukur pencapaiannya salah satunya ekspor yang meningkat.

“Selain itu kontribusi terhadap PDB meningkat dan rasio kewirausahaan meningkat. Koperasi yang modern meningkat dan UMKM naik kelas meningkat,” katanya. sdk/E-12

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment