Koran Jakarta | December 17 2017
No Comments

Pembubaran Satlak Prima Tunggu Perpres

Pembubaran Satlak Prima Tunggu Perpres

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, menegaskan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) masih bekerja selama belum ada peraturan ter­baru yang menggantikan Peraturan Pres­iden No. 15 tahun 2016 tentang Program Indonesia Emas (Prima).

“Perpres No 15/2016 tentang Prima masih berjalan sebelum ada peraturan terbaru. Apapun kondisi saat ini, kon­sentrasi atlet yang sudah mulai pemusa­tan pelatihan nasional tidak boleh ter­ganggu,” ujar Menpora selepas menemui Asosiasi Olimpian Indonesia (IOA) di Ja­karta, kemarin.

Menpora mengaku belum mengajak semua pimpinan pengurus cabang olah­raga untuk membahas rencana pemerintah terkait penghapusan Satlak Prima sebagai unit kerja di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga itu. “Menpora sebagai komandan harus bekerja sama dengan pimpinan cabang olahraga. Ba­gaimana pun tanggung jawab kami ada­lah prestasi,” kata Menpora.

Menpora mengatakan rencana pe­merintah untuk memangkas birokrasi pembinaan atlet-atlet pelatnas dengan penghapusan Satlak Prima semestinya tidak memengaruhi kondisi psikologis para atlet untuk tetap fokus dengan pro­gram pelatihan jelang Asian Games 2018. “Saya juga sempat mendengar pendapat dari atlet-atlet olimpian kita. Investasi besar dana pemerintah harus sepenuh­nya kepada atlet,” ujar Menpora.

Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Yayuk Basuki, berharap evaluasi terhadap semua Satuan Pelak­sana Program Kemenpora sebaiknya di­lakukan usai gelaran Asian Games 2018 mendatang sekaligus merevisi Undang Undang Sistem Keolahragaan Nasional Tahun 2005.

“Kalau memang harus mengevaluasi, ya sebaiknya setelah Asian Games 2018. Sekarang ini terkalu riskan karena Asian Games sudah dekat,” kata Yayuk, saat di­hubungi Rabu (11/10).

Yayuk menilai pembubaran bukanlah satu langkah yang bijak tetapi dapat me­lakukan evaluasi di internal Kemenpora. fan/S-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment