Koran Jakarta | October 22 2017
No Comments
DISKONTO

Pemahaman Produk Jasa Keuangan Masih Rendah

Pemahaman Produk Jasa Keuangan Masih Rendah

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

SUKA BUMI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 2 Jawa Barat (Jabar) menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami fungsi dari produk jasa keuangan yang ada saat ini. Kurangnya pengetahuan tentang literasi produk jasa keuangan warga Jabar, khususnya Sukabumi itu berimbas ke akses untuk mendapatkan produk tersebut juga rendah. Berdasarkan hasil survei kepada 100 orang, 68 persen diantaranya sudah memanfaatkan produk jasa keuangan.

Dari jumlah tersebut, hanya 38 persen saja yang memahami fungsi dari produknya. “Banyak jenis produk jasa keuangan saat ini, salah satunya Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit tanpa maupun dengan agunan tetapi sayangnya fungsinya belum bisa dipahami baru hanya sebatas memanfaatkan saja,” kata Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat Sarwono di Sukabumi, Jabar, Kamis (12/10). Menurutnya, jika masyarakat tahu fungsi utamanya maka tidak menutup kemungkinan jumlah debitur baru akan bertambah di sejumlah perbankan seperti mengajukan kredit untuk menambah modal usahanya.

“Dengan rendahnya literasi yang dimiliki masyarakat tentang produk jasa keuangan tersebut, kami terus berupaya memberikan sosialisasi ke berbagai daerah di Jabar agar tingkat penyerapan bisa meningkat,” tambahnya. Sarwono mengatakan pemahaman tentang produk jasa keuangan harus ditingkatkan di masyarakat khususnya bagi warga yang ingin membangun usahanya. Sebab manfaatnya sangat besar dan tidak akan lagi kesulitan dalam mencari bantuan pinjaman keuangan. Dengan pemahaman semakin meningkat dipastikan masyarakat tidak lagi memilih pinjam uang ke rentenir atau lintah darat yang bunganya sangat tinggi. bud/Ant/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment