Koran Jakarta | April 20 2019
No Comments

Peluncuran Buku The Boring Speech

Peluncuran Buku The Boring Speech

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Bertempat di Auditorium Perpustakaan Nasional Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, pada Jumat (7/9) diluncurkan buku karya Erwin Parengkuan berjudul The Boring Speech.

Buku yang membahas bagaimana seharusnya melakukan sebuah pidato yang benar dan menarik di susun oleh Erwin atas dasar keprihatinannya melihat situasi yang berkembang saat ini. “ Saya sengaja memilih judul buku ini se suai dengan banyaknya pidato yang saya lihat, mewakili kenyataan bahwa pemimpin di negeri ini berpidato dengan membosankan,” kata Erwin.

Sebagai praktisi komunikasi yang sudah 30 tahun berkarir itu merasa tergerak untuk menularkan virus komunikasi yang benar kepada para pemimpin. Alasan nya karena merekalah corong organisasi. “Pembenahannya dilakukan deng an cara top down, bukan sebaliknya,” ungkap Public Speaking Coach & Personal Branding Spesialist ini.

Dalam kesempatan itu, Erwin sekaligus memberikan workshop secara cuma-cuma kepada yang hadir. Disajikan bagaimana melihat ketimpangan yang diperlihatkan oleh para pemimpin negeri ini dibanding dengan pemimpin dunia.

Begitu menyedihkan dengan apa yang terjadi, dimana saat berpidato menampilkan bahasa tubuh yang tidak sesuai, membaca teks dan melupakan audience, sementara teks Peluncuran Buku The Boring Speech juga dibuat oleh orang lain. Struktur yang melebar, keluar dari sasaran, suara yang datar, penampilan yang jadul. Celana terlalu besar, baju motif kuno sehingga layaknya melihat Indonesa di era 80an.

Buku ini memberikan banyak pengaruh berpidato yang sesuai dengan kaidah dunia modern saat ini. “Tidak mudah memang untuk membongkar isi kepala seseorang, apalagi grup. Pernah ada seorang leader yang saya latih membutuhkan waktu dua tahun untuk membantunya terbuka dan berubah. Tapi ada juga yang hanya satu kali pertemuan sudah beres,” kata Erwin.

Tercatat ada beberapa top leader yang pernah mendapat sentuhan dari Erwin diantaranya R. Gunung Sardjono Hadi, President Director Pertamina Hulu Energi, Tuti Wahyuningsih Irman, Konsul Jenderal RI di Vancouver Canada, Edwin Soeryadjaya Chairman of Saratoga Capital, Hasnul Suhaimi Former President Director of XL dan masih banyak lagi. ars

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment