Koran Jakarta | April 21 2019
No Comments
Listrik

Pasokan Listrik di Jawa dan DIY saat Natal Dipastikan Aman

Pasokan Listrik di Jawa dan DIY saat Natal Dipastikan Aman

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

SEMARANG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengunjungi PLN Area Pengatur Beban Jawa Tengah–Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis pagi (13/12) . Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui keandalan pasokan listrik dan memastikan kecukupan listrik di Jawa Tengah dan DIY sebagai salah satu tujuan wisata menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Penting untuk mengetahui kecukupan serta keandalan listrik di Jawa Tengah dan DIY. Hal ini demi memastikan kenyamanan konsumen listrik di daerah tersebut, terlebih baik Jawa Tengah dan DIY merupakan salah satu tujuan wisata Natal dan Tahun Baru,” ujar Jonan dalam keterangannya, Kamis (13/12).

Saat libur natal dan tahun baru, katanya, banyak industri yang libur atau mengurangi aktivitasnya, cadangan tersebut bisa digunakan untuk tambahan pasokan listrik untuk kegiatan natal dan tahun baru. Dia juga menegaskan bahwa pasokan energi listrik di Jawa- Bali dalam keadaan aman “Cadangan yang tersedia saat ini sebesar 30 persen dari pasokan keseluruhan.

Cadangan listrik secara standar dan disepakati minimal 30 persen, jadi apabila ada perbaikan pembangkit maupun kebutuhan yang sifatnya insidental seperti Natal, Tahun Baru, ataupun Lebaran, pasokan listrik tetap terjaga,” ungkap Jonan.

Pada kunjungan ini Menteri ESDM didampingi Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN Amir Rosidin.

Sejalan dengan apa yang diungkapkan Menteri ESDM, selain menjaga kehandalan pasokan listrik, PLN juga akan memberlakukan petugas siaga yang standby selama 24 untuk mengamankan pasokan selama Natal dan Tahun Baru.

“Jadi untuk petugas itu kami standby-kan di pusat – pusat GI kita dan nanti juga pada saat acara (Natal dan Tahun Baru). Selain itu terkait sistem Jawa-Bali bebannya sekitar 70 persen, jadi beban total untuk Jawa dan Bali sekitar 27.700 MW,” kata Amir Rosidin

Amir menambahkan PLN juga sudah melakukan pemeliharaan jaringan pada H-5 Natal dan Tahun Baru dan akan dilanjutkan pada H+5. “Nantinya untuk jaringan Transmisi, Gardu Induk, dan Distribusi tidak ada pemeliharaan. Pemeliharaan tersebut dilakukan pada H-5 dan H+5 Natal dan Tahun Baru”, tambahnya.

Menghadapi Natal dan Tahun Baru, daya listrik UP2B Jateng dan DIY akan dipasok dari beberapa pembangkit yang dikelola PT Indonesia Power, PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB), PLTU Tanjung Jati B, perusahaan listrik swasta (Independent Power Producer/ IPP) dan transfer daya listrik dari sistem lain, dengan total Daya Mampu Netto sebesar 9.815,7 MW.  pin/P-5

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment