Koran Jakarta | July 17 2018
No Comments
Pertemuan Internasional I NATO Gelar Sesi Sidang Darurat untuk Bahas Tuntutan Trump

NATO Gagal Sepakati Anggaran

NATO Gagal Sepakati Anggaran

Foto : AFP/ Brendan Smialowski
KTT NATO l (Dari kiri ke kanan) Kanselir Jerman, Angela Merkel, Perdana Menteri Belgia Charles Michel, Sekjen NATO Jens Stoltenberg, Presiden AS Donald Trump, Perdana Menteri Inggris Theresa May, dan Perdana Menteri Estonia Juri Ratas, bersama pimpinan NATO lainnya sedang memperhatikan atraksi helikopter usai foto bersama di KTT NATO di Brussels, Belgia, Rabu (11/7) waktu setempat.
A   A   A   Pengaturan Font

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyatakan bahwa negara-negara anggota NATO telah gagal menyepakati komitmen anggaran. Sementara itu Presiden AS, Donald Trump, mengklaim dirinya telah sukses mendesak negara-negara sekutu Eropa agar mau meningkatkan anggaran bagi NATO.

 

BRUSSELS - Presiden Prancis, Emmanuel Macron, pada Kamis (12/7) menyatakan bahwa negara-negara anggota North Atlantic Treaty Organization (NATO) telah gagal menyepakati komitmen anggaran walau Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengklaim telah berhasil memaksa negara-negara sekutunya di Eropa untu menambah anggaran pertahanan mereka di NATO.

“Komitmen anggaran tak ada perubahan. NATO lebih kuat dari pada Trump. Jangan sampai ada ancaman pada pemimpin negara lain bahwa AS bisa keluar dari persekutuan (NATO),” kata Presiden Macron. “Presiden Trump tahu bahwa NATO adalah bagian sejarah dari AS dan NATO adalah hal terbaik bagi AS,” imbuh Presiden Prancis itu.

Sementara itu Presiden Trump menyatakan telah ada progres yang amat luar biasa saat pertemuan tingkat tinggi NATO dan negara-negara anggota NATO akan meningkatkan komitmen mereka pada jumlah anggaran yang tak pernah terpikirkan sebelumnya oleh mereka.

Sementara itu Presiden Macron menyatakan bahwa hasil komunike jelas-jelas menerangkan bahwa komitmen peningkatan anggaran akan terjadi pada 2024. Sementara Trump mendesak agar penambahan anggaran berlaku secepatnya dan bahkan dua kali lipat dari pada yang telah disepakati.

“Saya minta mereka bahwa saya tak senang dengan apa yang terjadi dan mereka akhirnya mau meningkatkan komitmen mereka dan saya saat ini senang dan yakin NATO akan jadi lebih kuat lagi, lebih kuat dari dua hari lalu,” kata Trump dalam sebuah konferensi pers.

Isu peningkatan anggaran NATO merupakan isu yang paling krusial dalam pertemuan tingkat tinggi yang digelar selama dua hari di Brussels, Belgia, ini. Untuk membahas isu peningkatan komitmen anggaran yang dituntut oleh Trump, Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, segera menggelar sesi sidang darurat yang dihadiri oleh semua delegasi 29 negara anggota.

 

Isu Russia

Selain membahas isu komitmen anggaran, NATO juga membahas kebijakan mereka atas situasi konflik di Suriah dan Afghanistan. Isu konflik ini diangkat setelah NATO khawatir atas terjadinya perpecahan karena sikap Presiden Trump yang mencoba “berbaikan” dengan Russia.

Setelah menghadiri KTT NATO, Trump diagendakan akan melakukan kunjungan ke Inggris dan Finlandia. Di Finlandia, tepatnya di Helsinki, Trump akan melakukan pertemuan dengan Presiden Russia, Vladimir Putin.

Mengomentari rencana pertemuannya dengan Presiden Putin, Trump mengatakan bahwa ia memandang Putin sebagai kompetitor bukan sebagi seorang musuh.

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan ia akan membahas isu konflik di Suriah, termasuk aneksasi Russia atas Crimea. 

 

AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment