Koran Jakarta | August 20 2018
No Comments

MU Tersungkur, City Juara

MU Tersungkur, City Juara

Foto : AFP/Paul ELLIS
A   A   A   Pengaturan Font

City hanya butuh tiga kemenangan lagi untuk mematahkan rekor 30 kemenangan dalam satu musim yang ditorehkan Chelsea.

LONDON – Manchester City memastikan merebut mahkota sepakbola Inggris, Senin (16/4) dini hari WIB setelah saingan terdekat mereka Manchester United secara mengejutkan kalah 0-1 dari West Bromwich Albion. City unggul 16 poin di atas MU yang berada pada posisi kedua. MU hanya bisa meraih maksimal 15 poin dari sisa pertandingan mereka musim ini.

Mengingat cara mereka mengatasi semua pesaing di Liga Inggris musim ini, hanya masalah waktu bagi City untuk merebut gelar. Sukses merebut gelar lewat tergelincirnya MU yang dilatih rival lama Pep Guardiola, Jose Mourinho, adalah momen manis. Hal itu terutama setelah City kalah dari tetangga mereka pada derby Manchester akhir pekan lalu.

Memenangkan gelar dengan lima pertandingan tersisa membuat City menyamai pencapaian Manchester United pada musim 2000-2001. Itu hanyalah salah satu dari sekian banyak prestasi statistik yang telah mendorong beberapa pihak memberi City berada di antara tim-tim terbaik Liga Inggris.

Namun apakah mereka layak disebut selevel dengan tim MU yang meraih treble winners tahun 1999 atau, Invincibles Arsenal 2004 masih harus dipertanyakan. Tapi City, yang akan menggelar pesta gelar ketika mereka menjamu Swansea akhir pekan ini, memiliki kesempatan untuk membuktikan diri dalam lima pertandingan terakhir.

Didorong oleh performa gemilang Kevin De Bruyne, David Silva, Sergio Aguero dan Raheem Sterling, City membuat rekor baru di Liga Inggris awal musim ini dengan memenangkan 18 pertandingan beruntun.

Catatan rekor poin 95 poin yang ditetapkan Chelsea pada 2004-2005, juga berada dalam jangkauan City jika mereka bisa meraih sembilan poin dari sisa pertandingan mereka. Dengan 28 kemenangan liga sejauh ini, City membutuhkan tiga kemenangan lagi untuk memecahkan rekor 30 kemenangan yang dicatatkan Chelsea dalam satu musim Liga Inggris.

Rekor keunggulan 18 poin di akhir musim saat merebut gelar yang dipegang MU juga bisa jatuh ke tangan City. Tim asuhan Guardiola memenangkan 14 pertandingan tandang musim ini dan hanya butuh dua kemenangan untuk mematahkan rekor 15 pertandingan yang dimiliki Chelsea.

Skuad asuhan Guardiola akan fokus pada target tersebut setelah mereka melakukan perayaan gelar di Manchester akhir pekan ini.

Pesta Telah Dimulai

Setelah menonton laga MU kontra West Brom bersama dengan istri dan ayah mertuanya yang seorang pendukung MU, kapten City Vincent Kompany bergabung dengan rekan satu timnya mengangkat gelas untuk kesuksesan mereka.

“Pertama kali saya berpikir kami akan memenangkan semuanya dan saat pertama kali kalah, saya pikir kami tidak akan pernah memenangkannya lagi. Ini menunjukkan bagaimana sepakbola ada di Manchester. Ada lebih banyak hari baik bagi tim Merah tetapi hari ini adalah untuk tim Biru,” sambungnya.

Tidak seperti Kompany, Guardiola menghabiskan Minggu sore bermain golf bersama dengan putranya dibanding menonton pertandingan MU.

Di musim keduanya bertugas, Guardiola yang dibantu oleh dukungan keuangan dari pemilik klub asal Abu Dhabi, telah menciptakan tim tangguh yang membantunya menjadi pelatih asal Spanyol pertama yang memenangkan di kompetisi papan atas Inggris.

Itu hasil yang jauh lebih baik dari musim pertama tanpa trofi dengan City dan Kompany mengatakan sikap Guardiola membawa mereka ke puncak. “Ada periode adaptasi baginya saat datang ke liga. Dia telah dapat mentransfer pemikirannya ke tim yang haus gelar dan keinginan untuk tidak pernah puas,” sambungnya.

Guardiola yang merupakan mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich tersenyum ketika dia tiba di rumah usai bermain golf. Gelar City adalah trofi ke-24 dalam karier kepelatihannya. ben/AFP/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment