Koran Jakarta | June 18 2018
No Comments

Mobil Baru Beragam Model di Semua Segmen

Mobil Baru Beragam Model di Semua Segmen

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Mobil apa yang bakal meluncur pada awal 2018? Beberapa APM (agen pemegang merek) telah menyebutkan bakal meluncurkan model baru dan pembaruan dari model lama.

Pada segmen MPV (mobil keluarga multifungsi), mobil baru Daihatsu akan meluncurkan mobil konsep DN Multisix dalam bentuk nyata. Mobil yang hadir pada GIIAS 2017 lalu itu, dirancang untuk bersaing dengan Mitsubishi Xpander.

Mobil serba guna ini memiliki 6 kursi dengan dimensi panjang 4.310 mm, lebar 1.720 mm dan panjang 1.695 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2,620 mm dan ground clearance 250 mm. Mesinnya menggunakan jenis bensin empat silinder 1,5 liter.

Mobil yang dirancang selama 9 bulan oleh insinyur Jepang dan Indonesia ini, menurut Vice President Director PT ADM Sudirman MR, merupakan contoh kendaraan masa depan Daihatsu. “Mobil konsep ini ingin menampilkan desain mobil masa depan Daihatsu,” kata Sudirman.

Selanjutnya mobil ini akan menjadi senjata baru Daihatsu pada segmen MPV, yang dihuni oleh Xenia dan Sigra. Kedigdayaan Xpander, akan dilawan dengan DN Multisix yang memiliki beberapa kelebihan.

Perusahaan otomotif di bawah Astra sepertinya tidak ingin ada segmen yang bolong pada segmen MPV. Oleh karenanya pada 2018 APM ini juga akan meluncurkan pembaruan duet maut Xenia dan Avanza dalam bentuk facelift.

Masih pada segmen MPV, merek Tiongkok Wuling juga akan menghiasi pasar mobil baru pada 2018, dengan Wuling Cortez. Jika Wuling Confero berhadapan dengan Avanza, Xenia dan Ertiga maka Wuling Cortez diposisikan sebagai pesaing Toyota Innova. “Wuling Cortez hadir sebagai pilihan baru untuk pelanggan di kelas MPV di Indonesia,” kata Wakil Predisen VSSM Wuling Motors Cindy Cai.

Cortez bakal dijual pada rentang harga 180-200 juta rupiah memiliki dimensi panjang 4.780 mm, lebar 1.816 mm dan tinggi 1.755 mm, cukup lega untuk mengakut tujuh penumpang. Keunggulannya memiliki fitur berlimpah yang tidak dimiliki Innvova seperti Automatic Vehicle Holding (AVH), ESC, ABS, EBD, BA, dan Sun Roof.

Untuk segmen MPV premium, Toyota bakal meluncurkan Alphard dan Vellfire baru, mobil satu platform yang berbeda dalam penampilan. Perubahan paling kentara pada Alphard ada pada bagian depan, seperti pada lampu utama yang kini dibekali tambahan kemasan hitam, yang sekaligus menjadi pemisah bagian atas dan bawah dengan bumpernya terlihat lebih ringkas.

Lebih Gaya

Pada segmen LCGC, mobil yang bakal meluncur adalah Datsun Go Cross. Sejak hadirnya Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, LCGC Daihatsu teruma Datsu Go+ merupakan salah satu yang sangat terpukul.

Datsun Go Cross telah muncul pada GIIAS 2017 dalam bentuk mobil konsem Datsun Go Live. Mobil ini dirancang khusus untuk pecinta otomotif yang mengharapkan mobil yang lebih personal dan tampil gaya. Datsun Go Live dirancang lebih ekpresif, dinamis, dan terkesan bebas. Meski baru tampil dapan bentuk konsep namun DatDatsun Go Live telah menunjukkan beberapa perubahan yang cukup berarti.

Direktur Eksekutif Desain Datsun, Kei Kyu, mengatakan Datsun Go Live diciptakan untuk menunjukkan kebebasan berekspresi dari kaum muda Indonesia, yang berpadu dengan karakter Go yang beragam. “Go Live menyenangkan, dinamis dan trendi,” ujar dia.

Pada segmen Low MPV akan hadir Toyota C-HR yang akan bersaing dengan Honda HR-V. Beberapa waktu lalu mobil C-HR kepergok sedang melakukan uji coba di jalananan Indonesia. Tentu saja mobil ini bakal menjadi pesaing berat HR-V yang selama ini tidak memiliki lawan sepadan.

Namun Honda tidak membiarkan C-HR meluncur begitu saja. Pada 2018 Honda juga bakal melakukan pembaruan pada HR-V, untuk mengantisipasi terjadinya kekalahan dalam persaingan, apalagi selama ini penjualannya tidak terkejar.

Pada segmen MPV pabrikan Tiongkok akan meluncurkan ke pasar Sokon Glory, yang telah dikenalkan pada September lalu. Mobil ini akan bersaing dengan Honda CR-V, Nissan X-Trail, Kia Sportage, Hyundai Tucson, Mazda CX-5 dan lainnya dengan harga lebih terjangkau, yaitu antara 300 juta sampai 350 juta rupiah.

Sokon Industry Group Deputy Chairman of The Board, Zhang Xingming, mengatakan pihaknya menjamin produk yang dibuat di pabrik Sokonindo telah memenuhi kualitas yang baik. Model Sokon Glory 580 merupakan mobil setir kanan yang diproduksi pertama oleh Sokon untuk pasar Indonesia dan dunia. “Di masa depan kami akan menambah investasi, dan menjadikan Indonesia pusat ekspor,” ujar Zhang.

Ia mengungkapkan, produk Sokon Glory 580 memiliki kelebihan pada ruang kabin yang lapang, dengan material berkualitas. Dimensi panjangnya mencapai 4.680 mm, dengan lebar 1.858 mm dan tinggi 1.715 mm untuk memuat 7 penumpang. hay/E-6

 

 

Persaingan Sengit Skutik Premium

Yamaha bakal tak lagi sendirian bersaing di skutik premium. Gurihnya penjualan 20.000-an unit per bulan yang dinikmati oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dari penjualan Yamaha NMax tampaknya akan terganggu dengan hadirnya All New Honda PCX 150.

Betapa tidak? Harga PCX terbaru yang dibuat di Indonesia telah turun harga menjadi hanya 27.000.000 rupiah untuk tipe CBS dan 32.000.000 rupiah untuk tipe ABS. Padahal sebelum dirakit di Indonesia harga PCX cukup fantastis yaitu mencapai 39.800.000 rupiah. Sementara pesaingnya NMax dibanderol pada harga 29.100.000 rupiah untuk tipe ABS dan 25.200.000 rupiah untuk tipe non ABS.

“Kami sangat mengapresiasi konsumen setia di Indonesia yang menunggu cukup lama untuk memiliki motor impiannya ini yang didatangkan dari luar negeri. Namun akhirnya All New Honda PCX 150 diproduksi langsung di AHM yang tentunya hadir dengan harga semakin terjangkau dengan penyematan konsep dan fitur premium,” ujar President Director AHM Toshiyuki Inuma pada peluncuran All New PCX 150 di Jakarta barubaru ini.

Honda PCX, kata Inuma, dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pengendara dengan beragam gaya hidup di berbagai Negara.

Model motor Honda yang mewah dan elegan ini pun diterima dengan positif oleh konsumen di berbagai belahan dunia dari Asia hingga Eropa dan Amerika. AHM memperkenalkan Honda PCX pada tahun 2010 untuk pasar Indonesia dan menjadi pionir skutik premium di Tanah Air.

Kelebihan lain PCX 150 adalah pada fitur keyless alias tanpa kunci manual untuk mencegah pencurian. Sama dengan NMax pada rem belakang skutik ini telah menggunakan rem cakram, untuk pengereman lebih pakem dan terlihat canggih.

All New Honda PCX menggunakan sistem pengereman yang memadukan penggunaan Antilock Brake System (ABS) dan Combi Brake System (CBS). Namun, ABS yang dipakai PCX masih single channel. Honda memadukan sistem ABS dan CBS pertama kali pada skuter matic di All New Honda PCX. Pada versi ABS terdapat rem ABS namun pada versi CBS tidak terdapat rem ABS.

Kelebihan lain adalah pada kapasita bahan bakar. Tangki skutik premium ini memiliki kapasitas hingga 8 liter bensin dari kapasitas 6 liter sebelumnya. Dengan demikian motor ini sanggup melakukan perjalanan jauh tanpa terkendala pengisian bahan bakar.

Pada mesin dilengkapi dengan Enhanced Smart Power (eSP) teknologi minim gesekan dan efisiensi pendinginan, serta transmisi yang menghadirkan performa mesin terbaik. Untuk menunjang kenyamanan, model ini telah dilengkapi DC socket untuk power charger yang disematkan di konsol box sisi depan.

Model ini juga dilengkapi seat stopper yang menahan posisi jok agar tidak tertutup saat sedang menyimpan atau mengeluarkan barang.

Sensasi berkendara sempurna hadir dengan posisi berkendara yang memanjakan ditambah dengan suspensi ganda yang nyaman di bagian belakang. All New Honda PCX 150 dipasarkan dengan pilihan warna hitam, putih, merah dan emas. hay/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment