Koran Jakarta | August 20 2018
No Comments

Misi Penyelamatan di Gua Thailand Diangkat ke Layar Lebar

Misi Penyelamatan di Gua Thailand Diangkat ke Layar Lebar

Foto : AFP/ROYAL THAI NAVY
A   A   A   Pengaturan Font

Misi untuk me­nyelamatkan 12 anak laki-laki dan pelatih sepak bola mereka dari gua di Thailand akan diadaptasi sebuah rumah produksi Hollywood Pure Flix untuk kemudian dijadi­kan film.

Managing partner Pure Flix Michael Scott, yang tinggal di Thailand dan berada di lokasi penyela­matan di Chiang Rai saat anak-anak tersebut berhasil dievakuasi ke tempat aman, membuat pengumuman tersebut pada Selasa (10/7) malam melalui Twitter.

“Saya sangat bersema­ngat. Kisah ini sangat ber­arti bagi saya karena saya mengikutinya di Thailand musim panas ini,” katanya dalam sebuah video yang difilmkan di lokasi tersebut.

“Istri saya benar-benar tumbuh bersama Angkatan Laut Thailand yang tewas di dalam gua tersebut. Melihat seluruh keberanian heroik di dalam gua itu, dan untuk mengeluarkan seluruh pe­nyelam, itu adalah peristiwa yang menyentuh hati dan sangat pribadi bagi saya,” tambahnya.

Sejumlah rekaman video merilis tim sepak bola anak “Wild Boars”, yang berusia 11 hingga 16 tahun, di­selamatkan dari gua Tham Luang menggunakan tandu, yang menjadi sebuah keber­hasilan dari proses penye­lamatan yang berlangsung selama tiga hari.

Sebuah papan memper­lihatkan “Selamat datang di rumah, anak-anak” terlihat setelah usaha penyelamatan sudah dimulai untuk 12 mu­rid dan pelatih sepakbola mereka yang terjebak di gua Tham Luang, di Chiang Rai, Thailand, Senin (9/7).

Diketahui, istri Scott ter­libat dengan perencanaan pemakaman Saman Kunan, mantan tentara penyelam yang tewas pada 6 Juli saat membantu memasang tangki oksigen sebagai persiapan untuk operasi pe­nyelamatan tersebut. “Kami di sini benar-benar melihat ini sebagai film yang dapat menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia,” ujar Scott.

“Dan kami di sini menyaksikan berbagai peristiwa, mengumpulkan beberapa kontak dan sega­lanya, untuk benar-benar menceritakan sebuah kisah tentang upaya internasional, seluruh dunia berkumpul untuk menyelamatkan anak-anak yang terperang­kap di gua Thailand ini.”

Pendiri Pure Flix, David AR White mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa perusahaan yang berada di belakang trilogi “God’s Not Dead” pada 2014-2018 ini sedang berbicara dengan para aktor, penulis, dan calon inves­tor. “Pure Flix bergabung dengan seluruh dunia untuk berterima kasih kepada Tuhan karena menjawab doa untuk menyelamatkan orang-orang yang terperang­kap di gua di Thailand,” kata perusahaan itu dalam sebu­ah pernyataan. AFP/S-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment