Koran Jakarta | April 21 2019
No Comments
Perangkat Komputasi

Mini PC Bertenaga untuk Kelas Pekerja

Mini PC Bertenaga untuk Kelas Pekerja

Foto : koran jakarta/imantoko
A   A   A   Pengaturan Font

Ada banyak keunggulan sebenarnya dari perangkat kerja komputasi rumahan. Selain spesifikasi yang mumpuni, desain dan ukurannya pun kian minimalis.

Sebelumnya perangkat kerja komputasi atau PC rumahan, dan juga perkantoran pada umumnya berukuran besar dengan untaian ruwet kabel dibelakangnya untuk terhubung ke monitor, speaker dan mouse.

Gambaran itu memang sudah umum terlihat, tetapi seiring perkembangan perangkat ini hadir dengan penuh keringkasan, setidaknya hal ini terlihat Mini PC LIVA One Plus dan Z2 series.

Kedua perangkat komputasi ini merupakan generasi teranyar dari seri Mini PC LIVA yang menjawab kebutuhan produsen, pengembang profesional dan digital content creator yang membutuhkan PC hemat ruang dan hemat energi dengan performa tangguh yang akan hadir dan bersaing di pasar PC Indonesia.

“LIVA Mini PC memperhatikan kebutuhan pengguna yang makin menginginkan kepraktisan. PC yang dirancang berukuran mungil namun bertenaga, memiliki kemampuan sistem tak kalah dengan PC pada umumnya, yang memiliki poin keunggulan seperti tanpa bising, biaya, dan efisiensi,” kata Roger Chen, Section Bussiness Elitegroup Computer Systems (ECS) Taiwan, saat acara peluncuran di Jakarta, belum lama ini.

Tersedia dalam 3 pilihan prosesor Intel GeMini Lake untuk berbagai kebutuhan kerja, LIVA Z2 series ini mengusung storage bay 2.5 dengan optional eMMC 32/64GB, 3 slot USB 3.0, 2 slot USB 2.0 dan konektor high speed USB tipe C. Khusus untuk LIVA Z2 dilengkapi dengan port HDMI 2.0 untuk kebutuhan bandwith yang tinggi sedangkan LIVA Z2V tersedia port HDMI 1.4 dan D-sub port.

Yang menarik dari perangkat Mini PC LIVA Z2 juga mudah di-upgrade seperti PC konvensional lainnya. Keunggulan lainnya ada pada daya, LIVA Mini PC ini hanya 6 watt dan sangat pas digunakan sebagai thin client untuk operasi berbasis jarak jauh dan cloud, workstation, atau sistem server Mini.

Kemudian untuk LIVA One Plus sendiri, tersedia dalam pilihan prosesor, yaitu Intel Core 8, Pentium dan Celeron untuk berbagai kebutuhan pengguna konten digital.

Perangkat ini juga dirancang bagi pengguna PC yang membutuhkan kapasitas memori besar untuk produktivitas kerja yang berat, LIVA One Plus didukung 2 slot DDR4 SO-DIMM hingga 32 GB. Lalu ruang penyimpanan mini PC ini maksimum bisa mencapai 4 TB HDD 2,5 dan performa penyimpanan SSD yang cepat untuk mendorong kinerja efisiensi tinggi.

“Perangkat ini juga sudah memiliki resolusi HDMI hingga 4K UHD (4096 x 2160) menawarkan bisnis, kreativitas dan produktivitas yang lebih maksimal. LIVA One Plus memberikan kecepatan transfer disk superior hingga 1 GB per detik, memberikan nilai tambah bagi digital content creator untuk bermain game, streaming, pengeditan video berkualitas tinggi serta encoding video secepat kilat,” tandas Roger.

Harga jual dari kedua perangkat mini PC terbaru ini sekitar berkisar 2 hingga 5 jutaan rupiah, tergantung spesifikasi dan sesuai kebutuhan pengguna.  ima/R-1

Pilihan Seru Lainnya

Selain mini PC LIVA One Plus dan Z2 series, sebenarnya sudah ada beberapa produk yang mengusung konsep serupa, berikut beberapa diantaranya.

1. Chromebox CXI 3

Perangkat ini memiliki tiga opsi prosesor Intel Core: Intel Celeron 3865U, Intel Core i3 (sevenh-gen) 7130U, atau Intel Core i5 (eighthgen) 8250U. Versi basic memiliki RAM 4GB, tetapi kamu dapat memilih hingga RAM 16GB.

Kemudian perangkat yang dijual sekitar 4 jutaan rupiah ini memiliki tiga port USB 3.0, dua port USB 2.0, dan satu port USB-C 3.0. Namun alat ini juga dilengkapi dengan beberapa port lain seperti port untuk kabel HDMI, LAN untuk Gigabit Ethernet, headphone/ mikrofon, dan slot kartu microSD.

2. NUC Mini PC

Mini PC yang memiliki kuran 4x4 inci merupakan NUC Mini PC pertama Intel dengan grafis terpisah (AMD Radeon 540 dengan memori GDDR5 2 GB). Selain itu, sistem tersebut dilangkapi dengan prosesor Intel Core i3 10 nm, mirip dengan yang digunakan pada Lenovo IdeaPad 330-151CN. Prosesor tersebut mengonsumsi tenaga sebesar 28-Watt, yang berarti lebih besar dari chip NUC terdahulu di 15-Watt.

Komponen grafis Intel Iris Plus Graphics 655 di sana mempunyai kecepatan dasar di 300MHz, tapi varian Core i7 memiliki kecepatan maksimal tertinggi, mencapai 1.200MHz. Harga jual dari perangkat ini, juga mulai dari 4 jutaan rupiah sesuai spesifikasi.

3. Mac Mini

Setelah empat tahun, Apple merilis kembali versi terbaru dari Mac Mini. Dari segi tampilan Mac Mini teranyar ini tak jauh beda dibanding sebelumnya, gawai seharga 12 jutaan rupiah itu memiliki prosesor quad-core Intel yang bisa ditingkatkan menjadi sixcore.

Gawai ini juga memiliki empat porta USB-C Thunderbolt 3 dan HDMI. Selain itu, Apple menjamin gawai ini lima kali lebih cepat dibanding pendahulunya.  ima/R-1

Roadshow Seminar SDGs

Pada kesempatan berbeda, Surabaya, salah satu kota di Indonesia yang telah mengantongi banyak penghargaan nasional maupun internasional untuk keberhasilannya menyongsong keberlanjutan. Untuk itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ikut hadir memberikan apresiasi terhadap PTTEP dan Universitas Trisakti atas upayanya untuk terus membangun kemitraan multi-pihak untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

“Saya merasa yang harus diapresiasi atas pembangunan kota ini bukanlah saya, tapi masyarakat Surabaya,” ujar Risma.

Wahid Wahyudi, selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah, Provinsi Jawa Timur menuturkan, ini merupakan rangkaian seminar yang dilaksanakan di lima kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Makassar, Palembang dan Medan.

“Tujuan SDGs yaitu untuk mengakhiri kemisikinan, melindungi Bumi dan memberikan kedamaian serta kesejahteraan untuk masyarakat. Pemerintah Daerah Jawa Timur telah melaksanakan pembangunan pelabuhan di kota-kota yang memiliki potensi agar kota-kota lain di sekitarnya bisa menikmati fasilitas yang setara untuk seluruh aspek masyarakat,” ujar Wahid.

Adapun dampak yang bisa dinikmati masyarakat adalah pengurangan harga bahan pokok, peningkatan daya saing, beserta efisiensi dalam rantai distribusi untuk kebutuhan-kebutuhan primer.

Selain seminar, diadakan juga lokakarya pada 13 dan 14 Desember 2018 yang bertujuan untuk melatih LSM lokal tentang bagaimana cara terlibat secara profesional dan efektif dalam bermitra dengan sektor swasta dan pemerintah. Lokakarya ini akan dipimpin oleh instruktur dari Universitas Trisakti MM-Sustainablity.

Di pengujung acara Seminar di Surabaya, PTTEP juga menyerahkan donasi senilai 30 juta rupiah yang merupakan hasil dari pengumpulan uang pendaftaran lokakarya membangun kemitraan berkelanjutan di lima kota.  ima/R-1

 

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment