Koran Jakarta | October 18 2019
No Comments

Menemukan “Why” demi Mencapai Kesuksesan

Menemukan “Why” demi Mencapai Kesuksesan
A   A   A   Pengaturan Font

Judul : Find Your Why
Penulis : Simon Sinex, dkk
Penerbit : Gramedia
Cetakan : Pertama, 2019
Tebal : xx+302 halaman
ISBN : 978-602-06-3137-0

Semua berhak bangun pagi dan bersemangat berangkat bekerja, nyaman di kantor, dan pulang de­ngan perasaan puas. Buku ini mengajak pembaca berproses menuju ke situasi tersebut dengan memahami alasan se­seorang mengerjakan sesuatu.

Konsep “mengapa” adalah sebuah perjalanan pribadi mendalam yang terlahir dari penderitaan. Penulis menemukan gagasan tersebut ketika sedang kehilangan semangat bekerja. Semua nasihat tidak banyak mem­bantu. “Kerjakan yang kamu sukai, Cari sesuatu yang membuatmu bergairah. Pertahankan semangatmu.” Semua benar, tetapi sama sekali tidak bisa dilakukan.

Secara teori, dia setuju dengan saran-saran itu, tapi tak tahu yang musti di­ubah. Ia tidak tahu yang harus dilakukam secara berbeda tiap hari. Itulah sebabnya harus menemukan jawaban atas perta­nyaan “mengapa (why)” dan menjadi­kannya kekuatan besar (halaman xi).

Selain membarui gairah, menemu­kan mengapa juga memberi sebuah filter untuk membuat keputusan-keputusan lebih baik. Jawabannya mampu memberi lensa baru dalam memandang dunia secara berbeda. In­dividu dan organisasi yang mengenali mengapa mereka, bisa menikmati kesuksesan lebih besar dan lama. Ini mengundang kepercayaan dan kesetia­an lebih besar di antara para karyawan serta pelanggan. Dia juga membuat mereka berpikiran lebih maju serta inovatif. Buku ini dirancang untuk me­nemukan mengapa setiap orang.

Dua bab pertama berisi informasi mendasar untuk menemukan me­ngapa kita. Bab 3 proses selangkah demi selangkah individu baik peng­usaha atau karyawan, untuk mengapa personal mereka. Sementara itu, bab 4 menerangkan yang diperlukan un­tuk menyiapkan cara menemukan mengapa sebuah tim, organisasi, atau kelompok.

Pada bab 5 dibahas isi bab 4 dan menjelaskan cara mengajak sebuah kelompok menjalani proses penemuan mengapa. Bab 6 berbicara “bagai­mana” sebagai jalan menuju mengapa. Bab 7 menjelaskan cara menularkan mengapa pada orang lain dan cara memulai hidup berdasarkan mengapa dalam praktik.

Buku mengutip Southwest Air­lines sebagai contoh organisasi yang berpikir, bertindak, dan berkomu­nikasi dengan mengapa sebagai titik awal. Maskapai penerbangan tersebut membangun bisnisnya di seputar keyakinan akan peduli ke­pada karyawan-karyawannya yang akhirnya peduli pada para pelanggan (halaman 260).

Agar mengapa tetap hidup sejalan dengan waktu, orang harus membuat­nya tetap di depan dan mengomu­nikasikannya. Orang perlu berkomit­men menjalankannya dengan kuat agar mengapa tak melemah, memu­dar, apalagi terlupakan. Setiap per­kembangan, pertumbuhan, atau hasil organisasi dapat diukur menggunakan sumbu waktu dan standar acuan lain (biasanya pendapatan).

Ketika sebuah organisasi didirikan, “apa” yang dikerjakannya terikat erat dengan “mengapa” organisasi itu, bahkan seandainya perusahaan itu tidak dapat mengungkapkan men­gapanya dengan kata-kata. Ketika organisasi tumbuh, apa dan mengapa nya juga tumbuh secara bersamaan (halaman 261).

Find Your Why menunjukkan cara menerapkan gagasan supaya pembaca bisa menemukan lebih banyak in­spirasi di tempat bekerja. Akhirnya juga menginspirasi orang lain di sekitar. Diresensi Wakhid Syamsudin

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment