Koran Jakarta | August 26 2019
No Comments
Kebahagiaan dalam Bekerja

Menciptakan Lingkungan Pekerjaan yang Menyenangkan

Menciptakan Lingkungan Pekerjaan yang Menyenangkan

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Sebuah observasi atas peran dinamis lingkungan pekerjaan dalam mempengaruhi pengalaman karyawan.

Akhir tahun lalu, LinkedIn melakukan survei mendalam terhadap 2.000 karyawan pro­fesional tentang sebuah topik mengenai “kebahagiaan di tempat kerja” yakni suatu kondisi yang kita per­juangkan, tetapi tidak selalu tercapai. Perusahaan impian, gelar terhormat, gaji sejahtera, fasilitas makanan gratis, serta cuti liburan tanpa batas mungkin membuat orang bahagia pada awalnya, tetapi setelah beberapa bulan, efek tersebut pelan-pelan memudar.

Saat ini, terdapat suatu pengalaman baru yang mewabah di berbagai peru­sahaan maju yang menghargai sumber daya manusia (SDM) seperti layaknya pelanggan, yaitu fokus baru terhadap pengalaman karyawan (Employee Ex­perience atau EX) yang mencengkeram perhatian banyak pengelola tenaga kerja (HRD) di seluruh dunia.

Pengalaman karyawan mengam­bil bentuk berupa prestasi karyawan, hubungan erat dan solidaritas sesama anggota, aplikasi teknologi, serta tun­jangan hidup bermanfaat yang difasili­tasi oleh ruang kerja perusahaan. Siklus pengalaman karyawan tersebut mulai dari proses perekrutan,ke hari pertama karyawan, kemudian segala sesuatu yang terjadi di masa karir, hingga akhir masa jabatan mereka. Mutu dari setiap interaksi yang terjadi antara karyawan dan perusahaan diperhitungkan saat mengukur nilai relasi mereka.

Dari banyak lapisan interaksi peru­sahaan-karyawan yang menjadi faktor penting dalam pengalaman karyawan, aspek ruang kerja jauh lebih berat dari­pada aspek lainnya. Ruang kerja fisik merupakan jajaran elemen yang dapat disentuh, dilihat, dan bahkan dicium oleh karyawan. Elemen tersebut terdiri dari denah kantor, pemilihan furnitur, gaya dekorasi, serta kekayaan demo­grafi karyawan perusahaan. Elemen lain yang juga penting adalah fasilitas dengan manfaat peningkatan mutu hidup, seperti keanggotaan gym gratis, makanan enak, dan area ramah tamah di mana karyawan dapat bersantai setelah seharian bekerja.

Kembali ke survei yang diadakan oleh LinkedIn, ditemukan bahwa orang yang benar-benar menikmati pekerjaan mereka memiliki satu kesamaan se­rupa, yaitu mereka meluangkan waktu untuk belajar di tempat kerja. Ini bisa berarti mereka mengikuti kursus online, berpartisipasi dalam webinar (semi­nar yang disiarkan oleh sebuah situs), membaca, atau mengambil proyek baru di tempat kerja yang akan membantu memperluas keahlian mereka. Jum­lahnya sangat signifikan, yaitu 47 pers­en mengurangi potensi stres, 39 persen responden merasa lebih produktif dan sukses, 23 persen siap untuk mengam­bil lebih banyak tanggung jawab, dan 21 persen responden merasa lebih percaya diri dan lebih bahagia.

“Mulai dari gambar denah lokasi perdana GoWork, kami memahami pentingnya kebahagiaan pribadi se­bagai pemicu kuat kreativitas dan bagaimana pengalaman karyawan me­mainkan peran penting bagi kesejahter­aan perusahaan. GoWork senantiasa berkomitmen untuk memberikan ke­mudahan dan kenyamanan bermanfaat bagi karyawan dalam segala pengambi­lan keputusan kami - tidak hanya dari segi gaya rancang, tetapi juga dalam kegiatan komunitas member, kemajuan teknologi, serta pemilihan lokasi strat­egis,” ungkap Vanessa Hendriadi, CEO dan Co-Founder, GoWork.

Dalam mengubah pengalaman karyawan konvensional yang hingga kini mengandalkan struktur tradisi sosial yang berpusat pada pengalaman kerja tradisional di Indonesia, GoWork berupaya untuk memimpin perubahan paradigma ruang kerja bagi perusa­haan raksasa melalui solusi intuitif dan terpadu bagi perusahaan di berbagai lokasi strategis di Indonesia.

Di GoWork, para pemimpin tim dan eksekutif perusahaan startup dan blue-chip terkemuka didorong untuk menemukan tata letak kantor, pera­latan, dan fasilitas terbaik guna mem­bantu karyawan mereka berkembang. Hal tersebut dicapai dengan membantu perusahaan tersebut menyediakan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk menciptakan pengalaman karyawan terbaik melalui solusi ruang kantor terpadu; termasuk diantaranya ruang sosial kolaborasi yang mendorong pelu­ang belajar silang sembari menjunjung tinggi privasi bisnis.

Teknologi yang memberdayakan GoWork dirancang untuk mening­katkan pengalaman pintar anggota di atas sebatas ruang kerja fisik saja. Aplikasi seluler yang dikembangkan khusus menyediakan wadah digital bagi komunitas bisnis untuk terhubung, berbagi, dan berkolaborasi, sekaligus berfungsi sebagai pasar layanan bisnis. Aplikasi seluler pintar GoWork juga menyediakan akses untuk pemesanan ruang kerja, pembelian tiket acara, dan penagihan, cukup dengan satu tombol saja.

Adidaya Bisnis dan Ekonomi

“Ketika perusahaan menjadi penyewa di GoWork, mereka mendaf­tarkan alamat resmi mereka di salah satu alamat terkemuka lokasi GoWork untuk kepentingan hukum dan surat menyurat, tetapi perusahaan tersebut sebenarnya memiliki fasilitas untuk menikmati cabang lain juga. Ini berarti bahwa dengan membuka kantor di GoWork, praktis membuka 11 ‘kantor cabang’ lainnya. Kondisi ini memicu kreativitas dan mencegah kebosanan bagi karyawannya. Saat ini, kami mengoperasikan 11 coworking di lokasi yang telah kami evaluasi dengan cer­mat sehingga para anggota kami dapat menikmati kemudahan dan kenya­manan lokasi GoWork mana pun,” urai Vanessa.

Di Jakarta, lanjutnya, ada 11 ruang kerja GoWork yang dekat dari banyak stasiun MRT, seperti Plaza Indonesia (MRT Bundaran HI), Chubb Square (MRT Dukuh Atas), Sahid Sudirman, Citylofts, Setiabudi One, dan Millennium Centennial Center (MRT Setia­budi Astra), Menara Rajawali (MRT Bendungan Hilir), Pacific Place (MRT Istora Mandiri), fX Sudirman dan Senayan City (MRT Senayan), dan Pondok Indah (MRT Haji Nawi).

“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk men­jadi mitra properti perusahaan-perusahaan, tetapi juga untuk membantu mempercepat pertumbuhan kuat bagi berbagai jenis perusahaan, karena kami berusaha untuk menyediakan ekosistem dan jaringan dukungan bisnis yang penting bagi wirausahawan dan perusahaan dalam berbagai jenis dan ukuran, saya mendorong calon penyewa atau anggota un­tuk mengakses semua informasi tentang GoWork melalui situs kami, go-work.com,” pung­kas Vanessa. yzd/R-1

Perhatikan 5 Cara Ini

Kebahagiaan dan kepuasan bekerja me­miliki dampak langsung pada produk­tivitas bekerja. Berikut ini beberapa cara diantaranya.

  1. Bahagia itu pilihan

Bahagia itu pilihan, dan Anda bisa memilih untuk mendapatkannya. Caranya dengan mengubah cara pandang Anda.

  1. Buatlah perubahan gaya hidup

Jika Anda belum mampu mengubah diri menjadi orang positif, lakukan beberapa perubahan gaya hidup. Cobalah untuk ber­syukur, memupuk optimisme, dan temukan tujuan.

  1. Perbaiki hubungan

Peningkatan produktivitas melalui sikap positif juga mengandalkan bagaimana inter­aksi Anda dengan rekan kerja yang lain.

  1. Tertawa itu penting

Tawa canda bisa membantu mengatasi situasi stres di kantor, sekaligus membuat alur pekerjaan lebih mudah mengalir.

  1. Menjadi pendengar yang baik

Mereka yang bekerja sama dengan baik dalam tim tahu bagaimana cara belajar untuk saling mendengarkan. yzd/R-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment