Memastikan Dapat Bansos | Koran Jakarta
Koran Jakarta | May 30 2020
1 Comment
PERSPEKTIF

Memastikan Dapat Bansos

Memastikan Dapat Bansos

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Presiden Joko Widodo kembali meminta jajarannya segera menyalurkan program jaring pengaman sosial kepada masyarakat dalam rangka menjaga daya beli di tengah tanggap darurat virus korona jenis baru atau Covid-19. Presiden juga ingin penyaluran program jaring pengaman sosial ini benar-benar tepat sasaran, yakni berdasarkan data kelompok calon penerima, melibatkan RT/RW, pemerintah desa, dan pemerintah daerah.

Selain itu, Presiden juga minta mekanisme penyaluran jaring pengaman sosial dibuat efisien, praktis, dan tidak berbelit-elit agar tidak menyulitkan masyarakat. Artinya, mekanismenya mesti melibatkan sektor usaha mikro dan kecil, pedagang sembako di pasar, dan jasa transportasi ojek sehingga bisa mengikutsertakan usaha-usaha yang di bawah.

Diketahui, pemerintah telah menyiapkan dana sekitar 110 triliun rupiah untuk jaring pengaman sosial bagi masyarakat lapisan bawah agar tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok dan berbelanja untuk menjaga daya beli. Program yang dimaksud yakni memperluas jumlah penerima dan nilai manfaat untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dari sebelumnya sebanyak 9,2 juta penerima menjadi 10 juta penerima manfaat. Nilai manfaatnya juga dinaikkan kurang lebih 25 persen dan penyaluran dipercepat, yakni dari tiga bulan sekali menjadi sebulan sekali.

Lalu, Kartu Prakerja yang akan segera diimplementasikan mulai tanggal 9 April 2020. Anggaran untuk program Kartu Prakerja sendiri telah ditingkatkan dari sebelumnya 10 triliun rupiah menjadi 20 triliun rupiah dengan penerima manfaat sebanyak 5,6 juta orang. Program ini terutama untuk yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), pekerja informal, serta pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak Covid-19.

Selanjutnya, program Kartu Sembako yang juga dinaikkan dari 15,2 juta penerima menjadi 20 juta penerima manfaat. Nilainya juga dinaikkan 30 persen dari 150 ribu rupiah menjadi 200 ribu rupiah dan diberikan selama sembilan bulan.

Khusus untuk masyarakat lapisan bawah yang ada di DKI Jakarta, pemerintah menyiapkan program bantuan sosial untuk kurang lebih 3,7 juta penerima. Dari jumlah ini, sebanyak1,1 juta penerima disiapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan 2,6 juta penerima disiapkan oleh pemerintah pusat selama dua bulan sesuai dengan masa tanggap darurat yang ditetapkan oleh Satgas Covid-19.

Presiden juga telah memerintahkan Menteri Sosial untuk segera mendistribusikan 200.000 paket sembako untuk wilayah Jabodetabek dengan durasi selama tiga bulan. Presiden juga sudah menyetujui adanya Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang akan dilakukan selama tiga bulan dengan indeks besaran juga 600 ribu rupiah per keluarga.

Para penerima bantuan sembako adalah seluruh keluarga yang ada di dalam data terpadu yang belum menerima bansos seperti PKH, BPNT, ataupun nanti Kartu Prakerja. Sedangkan para penerima BLT adalah seluruh keluarga yang ada di data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ditambah data tambahan dari pemda-pemda tersebut yang selama ini atau saat ini pun tidak terima bansos, seperti PKH, BPNT, atau Kartu Prakerja.

Untuk DKI Jakarta, sasaran program bantuan ini adalah keluarga miskin yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), penerima manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP), guru kontrak kerja, guru honorer, penghuni rumah susun (rusun), dan pekerja harian yang tinggal di Ibu Kota. Untuk wilayah Bodetabek datanya hanya mengacu pada DTKS milik Kemensos. DTKS inilah satu-satunya data yang kredibel saat ini.

Keseriusan pemerintah menyalurkan program jaring pengaman sosial guna menjaga daya beli di tengah tanggap darurat Covid-19 patut diapresiasi. Apalagi, pemerintah juga tampak selalu berada di tengah masyarakat. Namun, kita berharap sejumlah produk bantuan yang akan disalurkan tidak tumpang tindah, hanya untuk daerah tertentu saja, dan menimbulkan kecemburuan sosial.

Kita berharap ada transparansi sehingga program jaring pengaman sosial menjadi tepat sasaran. Di sinilah pentingnya aparat pemerintah pusat maupun daerah untuk selalu mengedepankan kepentingan masyarakat daripada sekadar mengejar target.

Klik untuk print artikel

View Comments

Emmaa
Sabtu 11/4/2020 | 23:50
Jangan lewatkan kesempatan menjadi Milyarder ! Caranya sangat mudah, hanya bergabung di poker165.co dengan TCoin Atau ikuti babak kualifikasi untuk memenangkan tiketnya 😎 Untuk info lebih lanjut kunjungi roadto1billion.com

Submit a Comment