Koran Jakarta | May 26 2018
No Comments
Kader Parpol

Mega Pilih Kader Senior untuk Isi Pimpinan DPR

Mega Pilih Kader Senior untuk Isi Pimpinan DPR

Foto : antara
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Sekretaris Fraksi PDI-P Bambang Wuryanto menyebut sejumlah nama kader senior PDI-P yang berpeluang menjadi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Mereka di antaranya adalah Ketua Fraksi PDI-P Utut Adianto, Wakil Ketua Komisi III Trimedya Pandjaitan, anggota Komisi IV Mindo Sianipar dan anggota Komisi VI Eriko Sotarduga.

“Tapi kewenangan untuk menentukan siapa yang akan menjadi pimpinan DPR dari Fraksi PDI-P itu sepenuhnya ada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri,” tegas Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/2). Hal itu ia sampaikan menanggapi hasil pembahasan revisi Undang-undang No. 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3) soal penambahan kursi untuk Pimpinan DPR dan MPR.

PDI-P perjuangan akan mendapat satu kursi pimpinan di DPR. Selain itu PDI –P bersama Gerindra dan PKB juga mendapat masing-masing satu kursi pimpinan di MPR. Yang pasti, kata Bambang, yang akan menjadi pertimbangan utama Ibu Megawati dalam menentukan atau memilih kader yang akan ditempatkan sebagai pimpinan lembaga legislatif, adalah track record yang bersangkutan, loyatlias ke partai dan kemampuan dalam mengakomodasi kepentingan politik yang ada di DPR.

“Musti bisa bergaul, berdialog, berdiplomasi. Hari ini enggak bisa menang-menangan. Enggak bisa. Nah orang yang kaya gini diukur dari track record,” lanjut dia. Uut, kata Bambang, adalah kader senior yang sudah menjadi anggota DPR semenjak tahun 1999. Demikian juga dengan Trimedya Panjaitan.

Selain tokoh senior, Trimedya juga punya pengalaman yang lama di DPR dan sangat paham dengan masalah hukum. Tetapi Mindo Sianipar dan Eriko juga merupakan calon yang memiliki potensi besar. Apalagi Eriko saat ini menjabat sebagai Wasekjen DPP PDI-P. “Senior seperti Pak Mindo Sianipar adalah anggota Dewan dari 1999, sudah empat periode. Lalu pak Eriko, beliau yang menjabat sebagai wasekjen itu selama ini berputar pada keputusan strategis dan berada di seputaran Ketua Umum,” tegas Bambang.

Nama Bambang sendiri juga sempat disebut-sebut sebagai salah kandidat. Namun dia memilih tidak masuk untuk menjadi calon itu. “Untuk menjadi pimpinan DPR harus mempunyai mental yang kuat, yang berani,. Saya ini mentalnya ngak kuat,”ucap Bambang. Lantas apakah Bambang akan menolak bila ditunjuk Ketua Umum Megawai sebagai pimpinan DPR? “Ibu Ketua Umum sudah sangat paham anak-anaknya, tentang ketidakberanian saya, beliau sudah sangat paham,” jawab Bambang. ril/AR-3

Tags
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment