Mantan Dirkeu AP II Divonis Dua Tahun Enam Bulan Penjara | Koran Jakarta
Koran Jakarta | May 30 2020
No Comments
Proyek Bagasi Bandara

Mantan Dirkeu AP II Divonis Dua Tahun Enam Bulan Penjara

Mantan Dirkeu AP II Divonis Dua Tahun Enam Bulan Penjara

Foto : ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA
Andra Agussalam
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Mantan Di­rektur Keuangan PT Angkasa Pura II (Persero), Andra Agus­salam (AYA), divonis Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dua tahun enam bulan penjara. Ia juga dihukum untuk membayar denda 100 juta rupiah dengan subsider tiga bulan kurungan penjara. Hakim menyatakan Andra telah terbukti menerima suap terkait pengerjaan proyek semi Baggage Handling System (BHS) di PT AP II.

“Menyatakan terdakwa An­dra Y Agussalam telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi,” kata Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Fahzal Hendri, saat membacakan amar putusan, Rabu (8/4).

Namun, hakim meminta jaksa penuntut umum (JPU) KPK untuk membuka tiga rekening Andra karena tidak berhubungan dengan perka­ra yang menjeratnya. Andra dinilai telah terbukti melang­gar Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 ten­tang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP sebagaima­na dalam dakwaan ketiga.

Dalam perkara ini, Andra di­yakini telah menerima suap se­cara total 71 ribu dollar Amerika Serikat (AS) dan 96.700 dollar Singapura dari mantan Direktur Utama (Dirut) PT INTI Persero, Darman Mappangara, dan Staf PT PT Industri Telekomuni­kasi Indonesia (Persero), Tas­win Nur (TSW). Uang tersebut diberikan agar Andra mengupayakan PT INTI (Persero) menjadi pelaksana pekerjaan dalam pengadaan dan pema­sangan semi Baggage Handling System (BHS) di Kantor Cabang PT Angkasa Pura II (Persero) antara PT Angkasa Pura Prop­ertindo (APP) dan PT INTI.

Putusan hakim ini hanya setengah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) KPK yakni lima tahun penjara dan denda 200 juta rupiah dengan subside lima bulan kurungan. Untuk itu, JPU KPK yang terdi­ri dari Haerudin, Ikhsan F, dan Putra Iskantar menyatakan untuk pikir-pikir. n ola/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment