Koran Jakarta | June 18 2019
No Comments
Pencemaran Limbah

Mal dan Buperta Cibubur Sepakat Tangani Limbah

Mal dan Buperta Cibubur Sepakat Tangani Limbah

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Pihak Bumi Perkemahan Cibubur melakukan mediasi dengan mal terkait pencemaran limbah sisa dapur yang mengalir pada saluran selokan. Keduanya sepakat untuk menangani limbah tersebut.

“Dari hasi mediasi berbagai pihak terkait, setelah saya jelaskan kondisinya Buper itu seperti apa kepada beliau, semuanya menanggapi itu secara positif, bagaimana mencari jalan yang terbaik dan mereka sangat proaktif dalam menangani limbah tersebut,” kata Supriyadi saat dihubungi Koran Jakarta, Jakarta, Selasa (12/2).

Menurut Supriyadi, menangani masalah pencemaran limbah ternyata bukan perkara mudah. Karena berbuntut jebol tembok kolam renang di Buperta di saat hujan lebat. “Setelah selesai pertemuan, sorenya kan banjir, aliran selokan dari arah Mal Junction sampai merobohkan tembok kolam renang saya,” ujarnya.

Intinya, Supriyadi mengaku permasalahannya tidak sama seperti yang kemarin. Saat banjir besar dan hujan deras dapat membahayakan warga perkemahan. “Menurut saya, selokan tersebut dahulunya memang sungai. Jadi begitu ketahuan waktu hujan, berarti harus dibuat pelebaran sungai di sepanjang aliran tersebut agar tidak ada penyimpatan,” jelasnya.

Diakui Supriyadi, selain pelebaran aliran sungai, juga perlu dibuatkan Drainase dan perlu adanya water treatment. “Ya, kami harus dibuatkan kalo tidak maka masalahnya tetap sama,” tuturnya.

Sementara Coorporate & Reputation Manejemen Lippo Malls Indonesia, Nidia N Ichsan, menjelaskan hasil pertemuan kemarin pengelola mal dan pelaku usaha disekitar Buperta bersedia untuk memperbaiki serta mengatasi limbah tersebut. “Kami dengan pelaku usaha di sekitar buperta hadir ke meeting. Hasilnya yuk bareng-bareng kita perbaikin,” jelasnya.

Nindia menambahkan kesepakatan tersebut dibuatkan saluran drainase. Selain itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga sudah hadir dan mengampil sampel limbah itu.

“Kami memperbaiki dengan membangun saluran drainase disana. Lalu DLH juga sudah datang ke tempat kita ambil sampel limbah intinya kalo ada yang salah pasti harus ada perbaikan dan kita siap untuk itu,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Pada Senin (11/2) pihak Buperta melakukan mediasi dengan pihak mal dan mengundang unsur pemerintah setempat, Kepolisian dan TNI untuk menyelesaikan hal ini secara kekeluargaan.

Adapun, sempat beredar foto dan video di grup Whatsapp soal pencemaran limbah yang berada di selauran air di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta).  jon/P-5

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment