Koran Jakarta | August 21 2019
No Comments

Leclerc Bertekad untuk Lebih Agresif di GP Inggris

Leclerc Bertekad untuk Lebih Agresif di GP Inggris

Foto : AFP/ ANDREJ ISAKOVIC
A   A   A   Pengaturan Font

SILVERSTONE - Pebalap Ferra­ri, Charles Leclerc akan “mengatur ulang” agresivitasnya di balapan GP Inggris akhir pekan nanti se­telah kehilangan podium juara di Austria.

Di Spielberg, Leclerc, yang memimpin hampir sepanjang lomba, mendapati Max Verstappen (Red Bull) lolos dari penalti setelah manuver di dua lap terakhir hingga kedua pebalap itu bersenggolan. Leclerc yang disalip di lap-lap akhir itu pun mengaku merasa frustasi hanya bisa finis runner-up, namun melihat bala­pan GP Austria secara positif.

“Melihat ke belakang, aku se­nang karena sekarang kami bisa membalap seperti ini,” kata sang pebalap asal Monako seperti diku­tip laman resmi Formula 1. “Seba­gai pebalap, kami selalu mencoba mengikuti aturan yang membatasi kami, jadi aku pastinya akan mengubah sedikit dan mengatur ulang agresiku,” kata Leclerc.

“Aku tak punya masalah dengan insiden itu dan mudah bagiku un­tuk menatap ke depan. Yang aku inginkan hanyalah konsistensi. Aku merasa ada insiden di masa lalu yang tidak terlalu besar, na­mun dikenai penalti.”

“Jika kami bisa membalap se­perti itu sekarang, aku lebih se­nang untuk membalap demikian. Aku rasa itu bagus untuk Formula 1. Aku rasa itu yang diinginkan pe­balap, tapi kita harus tahu apa yang bisa terjadi, dan itu lah kenapa kami membutuhkan konsistensi terkait penalti.” kata Leclerc yang saat ini berada di peringkat lima klasemen itu.

Sebastian Vettel tahun lalu mengemas kemenangan di Silver­stone untuk Ferrari. Ferrari pun akan menantikan sang rival, Mer­cedes, yang akan tampil lebih kuat di Inggris ketika pebalapnya, Lewis Hamilton turun di depan pub­lik tuan rumah untuk mengincar kemenangan ke enam kalinya di kandang.

Sementara itu, pembalap Mer­cedes Lewis Hamilton bertekad bangkit dengan memenangkan ke­juaraan Formula 1 di negeri sendiri pada Grand Prix Inggris akhir pe­kan ini di Sirkuit Silverstone yang jika berhasil bakal menjadi catatan keberhasilan keenamnya.

Setelah tercecer finis urutan ke­lima pada Grand Prix Austria dua pekan lalu, sang juara dunia dan timnya Mercedes diperkirakan ba­kal naik podium kembali dengan memenangkan sirkuit yang sudut-sudutnya lebih lebar dan kondisi sirkuit lebih dingin ketimbang Sirkuit Austria yang dilalui para pe­balap Formula 1 dua pekan silam.

Kemenangan keenam dan ke­lima dalam enam tahun terakhir di trek yang dia sukai ini bisa menjadi kemenangan ketujuh Hamilton da­lam 10 balapan yang sudah disele­saikan tahun ini dan sekaligus bisa memperlebar jarak kepemimpinan menjadi 31 poin dari penguntit ter­dekat yang juga rekan satu timnya, Valtteri Bottas.

“Ini adalah balapan yang telah menjadi event yang paling ditung­gu-tunggu musim ini bagi saya dan ini akhir pekan yang selalu paling saya nikmati,” kata Hamil­ton yang menyambut kontrak baru lima tahun yang memastikan GP Inggris masuk kalender Formula 1 sampai 2024.

Jika menang lagi di Silverstone, Hamilton akan melampaui rekor Jim Clark yang juga dari Inggris dan Alain Prost dari Prancis yang saat ini sama-sama bersama diri­nya memegang rekor lima kali juara di GP Inggris. Ant/S-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment