Koran Jakarta | August 22 2018
No Comments
Pilgub Lampung - Mahkamah Konstitusi Tolak Permohonan Gugatan Ridho-Herman

KPU Lampung Segera Tetapkan Pasangan Arinal-Nunik

KPU Lampung Segera Tetapkan Pasangan Arinal-Nunik

Foto : ANTARA/Ardiansyah
Gubernur terpilih Pilkada Lampung Arinal Djunaidi menyalami petani yang datang dalam acara Halalbilhahal di kediamannya di Bandar Lampung, Lampung, Minggu (01/08). Dalam pesannya Gubernur terpilih hasil hitung cepat Pilkada Lampung Arinal Djunaidi berkomitmen untuk menjalankan Program Kartu Petani Berjaya untuk tersedianya benih, pupuk, pestisida, bantuan modal dan beasiswa bagi anak patani.
A   A   A   Pengaturan Font
Proses panjang pemilihan Gubernur Lampung telah tuntas dan dalam waktu dekat pasangan terpilih akan ditetapkan KPU.

Bandar Lampung – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Lampung merencanakan jadwal penetapan pasangan calon atau Paslon terpilih dalam Pilgub Lampung 27 Juni lalu yaitu pasangan Arinal Djunaidi- Chusnunia (Nunik).

“KPU Lampung akan menetapkan Paslon terpilih selambat- lambatnya 3 hari setelah pembacaan putusan,” tegas Ketua KPU Provinsi Lampung Nanang Trenggono di Bandar Lampung, Jumat (10/8). Penegasan Ketua KPU Lampung ini menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri dan Herman HN-Sutono atas putusan dismissal perselisihan hasil pemilihan kepala daerah 2018.

Putusan MK ini dibacakan oleh Ketua MK Anwar Usman di Kantor MK, Jumat. Nanang Trenggono menerangkan untuk melakukan penetapan Arinal-Nunik pada Minggu (12/8). “Kami rencanakan Minggu karena hari Senin sudah masuk jadwal sengketa pencalonan legislatif di Bawaslu Lampung,” tuturnya.

Kuasa hukum Arinal Djunaidi- Chusnunia, Andi Syafrani mengatakan, putusan MK telah dibacakan Hakim MK yang dipimpin Ketuanya Anwar Usman mulai pukul 10.05 hingga pukul 10.30 WIB. “MK menyatakan tidak dapat menerima permohonan karena para pemohon tidak memiliki legal standing sesuai ketentuan Pasal 158 UU 10/2016 tentang ambang batas persentase selisih hasil perolehan suara pemohon dengan pihak terkait,” ungkap Andi.

Dengan putusan ini, kata Andi, harusnya tidak ada lagi alasan yuridis mempersoalkan hasil Pilkada Lampung. “Paslon Arinal-Nunik telah sah secara hukum sebagai Paslon terpilih dalam Pilgub Lampung. Setelah ini, KPU Lampung akan mengeluarkan SK Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung terpilih 2019-2024,” ujarnya.

Lebih lanjut Andi Syafrani mengatakan, kini tinggal menunggu jadwal pelantikan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung setelah periode Gubernur sekarang berakhir berdasarkan SK Presiden melalui mendagri.

“MK tolak permohonan Ridho dan Herman. Ini merupakan kemenangan Rakyat Lampung. Lupakan Pilgub. Ayo bersama Arinal Nunik membangun Lampung ke depan,” tuturnya.

Selain putusan MK, Badan Pengawasan Pemilu atau Bawaslu RI juga menolak memori keberatan yang diajukan oleh pelapor Mingrum Gumay-Herman HN (Herman HN-Sutono) dan Fajrun Najah Ahmad-Levi Tuzaidi (M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri) terkait putusan pemeriksaan pelanggaran administrasi terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) oleh Bawaslu Lampung.

Dalam surat putusan yang terdiri dari dua poin yakni Bawaslu RI menolak keberatan pelapor dan menyatakan menguatkan putusan Bawaslu Provinsi Lampung, Nomor: 002/ TSM.UM.GBW/BWSL.08.00/ VII/2018 pada tanggal 19 Juli 2018. Putusan ditandatangani langsung oleh Ketua Bawaslu RI Abhan atas nomor register 004/KB/BWSL/2018.

Bawaslu RI juga menolak keberatan nomor register 003/ KB/BWSL/2018 pelapor Fajrun Najah Ahmad dan Levi Tuzaidi dengan dua poin yakni Bawaslu RI menolak keberatan pelapor dan menyatakan menguatkan putusan Bawaslu Provinsi Lampung, Nomor: 001/TSM. UM.GBW/BWS L . 0 8 . 0 0 / VII/2018. Atas putusan itu upaya Herman HN-Sutono dan M Ridho-Bachtiar untuk menolak hasil Pilgub 2018 telah kandas.

 

Tuntaskan Seluruh Urusan

 

Kuasa Hukum Arinal Djunaidi- Chusnunia, Andi Syafrani mengatakan putusan Bawaslu RI ini menuntaskan seluruh urusan sengketa Pilgub Lampung dan menegaskan kemenangan Arinal-Nunik biasa pasangan ini disapa sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung terpilih. “Pilgub sudah final,” tegas Andi, Jumat.

Andi menerangkan KPU Lampung tinggal membuat SK penetapan paslon terpilih karena semua dasar hukum telah kuat dengan putusan MK dan Bawaslu. “Jumat ini jadi hari yang penuh berkah bagi rakyat Lampung karena jadi momen penting penegasan status hukum Pilgub Lampung,” bebernya. 

 

sur/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment