Koran Jakarta | July 19 2018
No Comments
Kasus Suap

KPK Tahan Dua Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara

KPK Tahan Dua Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara

Foto : ANTARA/Aprillio Akbar
Usai Diperiksa - Anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014, Tia Isah Ritonga, mengenakan rompi tahanan KPK seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (11/7). KPK menahan Tia Isah Ritonga terkait kasus penerimaan suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menahan dua anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009–2014 setelah dilakukan pemeriksaan, Rabu (11/7). Anggota DPRD Sumut periode 2009–2014 yang ditahan itu adalah Mustofawiyah (MSF) dan Tiaisah Ritonga (TIR).


Keduanya merupakan bagian dari 38 anggota dan mantan anggota DPRD yang terlibat dalam kasus dugaan suap berupa hadiah atau janji dari mantan Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho.

Suap itu terkait fungsi dan kewenangan mereka sebagai anggota dewan pada periode tersebut terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk Tahun Anggaran 2012–2014 oleh DPRD Sumut dan persetujuan Perubahan APBD Provinsi Sumut Tahun 2013–2014 oleh DPRD Sumut.


Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan dua tersangka tersebut merupakan tersangka ke-8 yang ditahan KPK dalam kasus ini.


“MSF (Mustofawiyah) ditahan 20 hari pertama di Rutan Polres Jaktim (Jakarta Timur) dan TIR (Tiaisah Ritonga) ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di belakang Kantor KPK,” ujar Febri.


Lebih lanjut, Febri mengatakan untuk penjadwalan pemeriksaan tersangka lain akan diinformasikan lebih lanjut. Febri meminta kepada tersangka saat proses pemeriksaan selanjutnya untuk bersikap kooperatif dan terbuka. “Jika dipanggil, kami ingatkan agar para tersangka kooperatif datang dan memenuhi panggilan penyidik,” kata Febri.


Mustofawiyah keluar dari Gedung Merah Putih KPK sebelum Tiaisah Ritonga. Mustofawiyah keluar sekitar pukul 15.59 WIB dengan mengenakan rompi tahanan dan membawa jaket berwarna abu-abu.

Pria yang juga menjabat Ketua Komisi E DPRD Sumut periode 2014–2019 ini tak banyak memberikan keterangan kepada awak media. “Belum diperiksa, karena belum ada pengacara,” ujar Mustofawiyah usai diperiksa KPK.


Selanjutnya, sekitar pukul 16.42 WIB, Tia Isah Ritonga juga tak memberikan komentar usai diperiksa penyidik KPK. Mengenakan rompi tahanan berwarna oranye, dia langsung memasuki mobil tahanan. mza/Ant/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment