KPK Belum Bisa Dinilai Gagal Temukan Buron | Koran Jakarta
Koran Jakarta | April 9 2020
1 Comment
Pencarian DPO

KPK Belum Bisa Dinilai Gagal Temukan Buron

KPK Belum Bisa Dinilai Gagal Temukan Buron

Foto : ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY
KEBERADAAN DPO KPK | Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menunjukkan dua buah Iphone 11 untuk pemberi informasi keberadaan DPO KPK Harun Masiku dan Nurhadi di Gedung KPK, baru-baru ini. MAKI menitipkan kedua Iphone tersebut kepada KPK untuk diberikan kepada siapa saja yang memiliki informasi valid terkait keberadaan dua orang DPO KPK tersebut.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah kepemimpinan Firli Bahuri Cs belum bisa dikatakan telah gagal dalam menemukan para tersangka sejumlah buron karena pencarian masih dilakukan. KPK terus mencari keberadaan para daftar pencarian orang (DPO) sekalipun ada bencana wabah virus korona.

“Sampai sejauh ini KPK terus mencari keberadaan para DPO sekalipun ada bencana wabah virus korona. Tentu, petugas di lapangan ada penyesuaian dengan tetap mewaspadai terhadap penyebaran virus tersebut,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, kepada Koran Jakarta, Rabu (25/3).

Seperti diketahui saat ini pimpinan KPK sudah memasuki 100 hari bekerja. Hal ini mendapat sorotan dari Indonesian Corruption Watch (ICW).

Menurut peneliti ICW, Kurnia Ramadhana, lembaga antirasuah itu minim prestasi dan surplus kontroversi. Menurut Kurnia, ICW mencatat terdapat tujuh kontroversi publik, salah satunya yakni gagal menemukan tersangka buron yaitu mantan Kader PDI Perjuangan, Harum Masiku; mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi (NH); menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono (RHE) dan pihak swasta, Multicon Indrajaya Terminal (MIT), Hiendra Soenjoto (HS).

Cinta Pada KPK

Ali meyakini kritik dan penilaian kerja KPK dari ICW tersebut karena atas dasar kepedulian dan cinta terhadap KPK dan pemberantasan korupsi di Indonesia. Ia menambahkan bahwa semua kritik, saran, dan masukan yang disampaikan oleh pihak manapun termasuk dari ICW, tentu KPK terima sebagai perbaikan kerja-kerja mendatang.

“KPK terus berikhtiar dan berkarya semaksimal mungkin bersama penegak hukum lain dan masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi agar negeri yang kita cintai bersama ini terbebas dari korupsi,” ungkap Ali.

Diketahui sebelumnya, dalam catatan ICW, Kurnia mengatakan KPK penuh dengan kontroversi di bawah kepemimpinan Firli. Selain dianggap gagal dalam menemukan tersangka buron, Komisioner KPK dianggap tidak memberikan informasi yang transparan terkait penanganan perkara kepada publik.

Kemudian, tambah Kurnia, Komisioner KPK terlihat bertindak sewenang-wenang terhadap pegawainya sendiri. Komisioner KPK juga berniat memotong kompas proses hukum atas Harun Masiku. ola/N-3

Klik untuk print artikel

View Comments

jessi
Kamis 26/3/2020 | 13:00
Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik Net sarana Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
untuk teman teman yang ingin bergabung bersama yang kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik Net paling best ya guys...


Submit a Comment