Koran Jakarta | December 13 2017
No Comments
Pilkada Jatim 2018

Khofifah Sudah Lapor Presiden Soal Pencalonan

Khofifah Sudah Lapor Presiden Soal Pencalonan

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

BOGOR – Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa sudah melapor kepada Presiden Joko Widodo terkait keinginannya maju pada pemilihan gubernur Jawa Timur 2018 mendatang. “Jadi, secara lisan Ibu Kofifah sudah menyampaikan kepada presiden. Dan itu sudah pernah ditanggapi,” kata Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/11).

Meski begitu, Ia mengaku masih belum mengetahui apakah Khofifah juga sudah menyerahkan pengunduran diri melalui surat. “Nemang sampai pekan lalu belum ada surat resmi. Mekanismenya seperti apa, ya kalau dia sudah resmi nyalon ya dia tak bisa merangkap jadi menteri,” ucap Johan. “Intinya, minggu lalu belum (ada surat).

Kalauo ll minggu ini saya belumm cek. Resmi dalam bentuk surat belum ada,” sambung Johan. Saat disinggung mengenai siapa nantinya yang akan mengganti tempatnya Khofifah jadi Mensos, Johan menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi. “Ini kan wilayah yang menjadi hak dan kewenangan presiden.

Itu kamu nanya sesuatu yang belum terjadi dua tahap. Karena surat pengunduran dirinya saja belum, “ tutup Johan. Diketahui, Mensos Khofifah Indar Parawansa sudah mendeklarasikan diri maju menjadi cagub Jatim 2018. Terkait keinginan maju sebagai Cagub, Khofifah sudah didukung Tim17 yang diketuai oleh KH Sholahudin Wahid (Gus Solah) dan Partai Demokrat.

Sementara itu, Khofifah, pada Selasa siang berada di kediaman Ketua umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama bakal calon pendampingnya, Emil Dardak yang kini masih menjabat Bupati Trenggalek. Selain itu Ketua Tim 9 KH Salahudin Wahid dan beberapa tim. Di Sana, Khofifah dan Emil mendapat dukungan penuh dari Demokrat untuk maju sebagai pasangan cagub-cawagub.

“Iya (Demokrat resmi usung Khofifah-Emil Dardak),” kata Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari, Selasa. Sedangkan Ketua Tim 9 Gus Solah mengatakan, salah satu alasan dipilihnya Emil karena usianya yang masih muda, yakni berusia 33 tahun “Dia (Emil) anak muda yang bagus ya.

Kita perlu anak yang muda,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jatim itu. “Dia (Emil) anak muda yang bagus ya. Kita perlu anak yang muda,” kata Gus Solah. Gus Sholah yakin, duet Khofifah- Emil yang didukung Partai Nasdem, PPP, Partai Golkar, Partai Hanura, dan Partai Demokrat akan mengalahkan pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Abdullah Azwar Anas yang didukung PDI Perjuangan dan PKB. sur/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment