Koran Jakarta | September 19 2019
No Comments
VARIA

Kepala BKKBN Usulkan Kespro Masuk Kurikulum Pendidikan

Kepala BKKBN Usulkan Kespro Masuk Kurikulum Pendidikan

Foto : ISTIMEWA
Hasto Wardoyo
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Kepala Badan Kependu­dukan dan Keluarga Berencana Nasio­nal (BKKBN), Hasto Wardoyo, meng­usulkan agar pembelajaran kesehatan reproduksi (kespro) masuk dalam kurikulum pendidikan nasional. Pen­didikan kespro dinilai sangat penting karena bisa mencegah penyakit berbahaya seperti kanker ra­him agar tidak menyerang para siswa ketika dewasa.

“Saya sudah bicara dan menyampaikan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendik­bud) untuk memasukan kespro dalam kurikulum pendidikan. Konten kespronya yang jelas bukan pendidikan seksual, tapi memiliki muatan pengetahuan yang penting dan bermanfaat untuk diketahui anak dan remaja,” jelas Hasto kepada Koran Jakarta, di Jakarta, Minggu (25/8).

Hasto mengatakan, saat ini ada dua mata pelajaran (ma­pel) yaitu Biologi dan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) yang mewadahi pendidikan kespro, namun materi yang disampaikannya masih sangat kurang.

Hasto menyarankan agar proses pengerjaan kurikulum kespro melibatkan banyak pihak, mulai dari kementerian atau lembaga terkait sampai pemuka agama. Menurutnya, pendidikan kespro perlu dikemas dengan baik dan ilmi­ah, tapi tidak menimbulkan kontroversi dan menimbulkan multitafsir. ruf/E-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment